Pelatihan TPA Bappenas – Mengenal TesPotensi Akademik

Pelatihan TPA Bappenas – Mengenal TesPotensi Akademik

 

 

Tes Potensi Akademik bisa dibilang adalah sebuah tes bertujuan untuk mengetahui bakat & kemampuan seseorang di bidang keilmuan atau akademis. Sehingga, TPA ini sering dihubungkan dengan kecerdasan seseorang. Tes Potensi Akademik merupakan suatu standar tes yang bertujuan untuk mengukur potensi akademik calon mahasiswa dengan membandingkan potensi satu calon mahasiswa dengan mahasiswa lain secara lebih obyektif, baik itu calon mahasiswa S1, S2, dan S3. TPA masuk ke SNMPTN untuk S1 sejak tahun 2012. Bahkan juga, TPA digunakan pada Tes Calon Penerimaan Pegawai Negeri Sipil namun sering dipanggil sebagai psikotest.

Pelatihan TPA Bappenas – Mengenal TesPotensi Akademik

Pelatihan TPA Bappenas – Mengenal TesPotensi Akademik

Yang paling umum dipakai biasanya masuk CPNS atau beasiswa S2/S3 keluar negeri, contohnya dari Depkominfo (min skor: 550), walaupun ada juga yang bukan beasiswa dan bukan OTO Bappenas yang mensyaratkan skor TPA minimum sebelum masuk institusinya, seperti di UI. Untuk S2/S3 biasanya nilai minimal untuk lulus adalah 600.

Penyelenggara Tes Potensi Akademik (TPA)

TPA biasanya diselenggarakan oleh :

  1. Program Pascasarjana Universitas tertentu secara independen.
  2. Unit Pelayanan Penyelenggaraan Tes Potensi Akademik (UPP-TPA) Bappenas bekerja sama dengan Program Pascasarjana Universitas. Untuk itu TPA sering disebut sebagai TPA OTO Bappenas.
  3. Kementerian Pendidikan Nasional RI.

Permasalahan Seputar Tes Potensi Akademik

Ketika menjelang TesPotensi Akademik (TPA), pada umumnya calon peserta TPA menghadapi problematika :

  1. Tes Potensi Akademik (TPA) bukanlah suatu mata pelajaran atau matakuliah yangdiajarkansecarakhusus di institusi pendidikan formal. Sehingga, banyak calon peserta TPA merasa mengalami kesulitan, kebingungan, bahkan stress dalam menghadapi ujian Tes Potensi Akademik (TPA).
  2. Asumsi bahwa untuk meraih skor tinggi di Tes Potensi Akademik (TPA) diharuskan menghapalkan banyak rumus. Tidak semua orang menyukai dan harus menyukai matematika. Kepandaian matematika hanyalah satu jenis dari kepandaian yang dimiliki manusia.
  3. Anggapan bahwa proses ujian Tes Potensi Akademik (TPA) itu susah dan menegangkan laksana momok menakutkan di malam hari.
  4. Banyaknya buku persiapan TPA yang beredar di Toko Buku tanpa isi kredibel. Tapi kita tidak tahu buku yang manakah yang benar-benar dapat membantu persiapan TPA kita. Silahkan anda membeli beberapa buku TPA di Toko Buku terdekat. Jangan kaget jika anda akan menemukan isi buku-buku TPA tersebut isinya hampir sama, hanya beda cover, nama penulis, dan penerbit.
  5. Isi buku persiapan TPA yang sangat berbeda dengan ujian TPA sesungguhnya. Anda tidak akan dapat mengetahui kebenaran isi buku persiapan TPA sebelum mengikuti ujian TPA sesungguhnya. Saya telah membeli beberapa buku persiapan TPA, dan sangat kecewa dengan isinya karena simulasi buku TPA jauh berbeda dengan ujian TPA asli.

Untuk mempermudah anda dalam menghadapi Tes Potensi Akademik, ada baiknya anda mengikuti Pelatihan TPA Bappenas.Mungkin bagi sebagian orang, mengikuti pelatihan TPA Bappenas adalah hal yang tidak penting.Tetapi sebenarnya pelatihan TPA Bappenas sangat bermanfaat. Karena saat mengikuti Pelatihan TPA Bappenas, anda akan mendapatkan trik dan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawab soal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat. Lalu dengan mengikuti Pelatihan TPA Bappenas kita akan diberikan materi-materi yang harus kita hafal.

Nahh, untuk Anda yang ingin mengikuti tes potensi akademik, Anda perlu belajar dulu supaya menguasai betul-betul materi tes dengan cara mengikuti Pelatihan TPA Bappenas.

Mengapa Pelatihan TPA  Bappenas Penting ?

Pada umumnya calon peserta Tes TPA yang telah lama meninggalkan bangku kuliah di perguruan tinggi mempunyai skor TPA yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan peserta yang baru lulus dari pendidikannya; peserta yang telah memasuki usia 35 tahun atau lebih punya kecenderungan skor yang diperolehnya relatif lebih rendah dari mereka yang lebih muda; peserta yang berlatar belakang pendidikan non eksakta mempunyai skor yang relatif lebih rendah bila dibandingkan peserta dengan latar belakang eksakta; dan peserta yang tinggal di luar Jawa rata-rata mengalami hal yang sama bila dibandingkan dengan peserta yang ada di Pulau Jawa.

Karena secara umum potensi akademik merupakan potensi seseorang yang tidak ada korelasinya dengan latar belakang baik perbedaan usia, jenis kelamin, suku, wilayah, dll, maka kegiatan pelatihan TPA Bappenas ini dianggap penting agar semua calon peserta tes disegarkan kembali ingatannya dan memiliki persepsi maupun memahami aturan main tes yang sama sehingga potensi akademisnya dapat terukur dengan tepat.

 

Pelatihan TPA Bappenas – Mengenal Tes Potensi Akademik

Pelatihan TPA di Jakarta

Pelatihan TPA di Jakarta

 

Pelatihan TPA di Jakarta

Tes Potensi Akademik adalah suatu tes yang yang diperuntukkan mengukur kemungkinan keberhasilan seseorang apabila yang bersangkutan melanjutkan ke dunia akademik atau memangku jabatan/golongan dimana jabatan/golongan tersebut membutuhkan kemampuan akademis. Saat ini, TPA telah menjadi tes standar penyaringan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), rekrutmen karyawan swasta, serta karyawan BUMN. Bahkan kenaikan jabatan setingkat manajer di berbagai perusahaan juga mempersyaratkan karyawannya mencapai TPA dengan skor minimum tertentu. Tes Potensi Akademik juga umum dipakai sebagai tes penerimaan mahasiswa untuk jenjang S2 dan S3. – Pelatihan TPA di Jakarta

Skor TPA Bappenas

Skor TPA masing-masing penyelenggara mempunyai kriteria sendiri, namun TPA yang telah umum dipergunakan dan diakui secara internasional yaitu yang diselenggarakan OTO Bappenas dan bekerjasama dengan beberapa perguruan tinggi di dalam negeri. Skor tersebut antara 200-800 dimana paling rendah adalah 200 dan paling tinggi (apabila benar semua) adalah 800.  – Pelatihan TPA di Jakarta

Seseorang dianggap mempunyai kemampuan rata-rata bila mampu mencapai skor 500 (mean). Skor TPA yang diterbitkan OTO Bappenas berlaku hingga 2 th (dua tahun) sejak tanggal tes, dan tidak dapat diperpanjang kecuali yang bersangkutan mengikuti tes TPA kembali. Materi soal TPA terdiri dari 3 subtest yang masing-masing subtest memiliki skor antara 20-80, sehingga nilai/skor total didapat dari penjumlahan skor ketiga subtest tersebut dibagi 3 dan dikalikan 10 (rincian ini dapat dilihat di kertas skor TPA OTO-Bappenas).

Pelatihan TPA di Jakarta

Namun demikian Anda tak perlu khawatir. Sebab masih ada dua faktor penting lain yang mempengaruhi besar kecilnya skor TPA Anda. Yaitu berlatih soal sebanyak-banyaknya dan berlatih menguasai trik-trik TPA tertentu bersama Pelatihan TPA di Jakarta. Itulah dua kunci sukses meraih skor TPA yang optimal. Jadi, ikhtiar (upaya) untuk meningkatkan skor TPA Anda adalah dengan dua hal tersebut. Pertama berlatih soal sebanyak mungkin. Kedua, menguasai trik-trik TPA. Dua hal inilah yang jika dikombinasikan akan menjadi sangat efektif meningkatkan skor TPA Anda.  – Pelatihan TPA di Jakarta

Dengan berlatih bersama Pelatihan TPA di Jakarta, Anda menjadi akrab dengan berbagai jenis dan tipe soal, sehingga kemampuan analisa Anda semakin terasah dan semakin tajam. Kemampuan analisa yang tajam ini sangat membantu Anda nantinya dalam menempuh tes TPA dan meraih skor hasil yang maksimal. Untuk meningkatkan skor TPA, Anda harus menguasai trik-trik tertentu dari Pelatihan TPA di Jakarta. Dengan trik-trik dari Pelatihan TPA di Jakarta tersebut, Anda memiliki peluang besar untuk meningkatkan skor TPA sangat anda. Trik ini dapat Anda temukan dalam Pelatihan TPA di Jakarta.

Materi soal TPA, TBS, TKU, TKA serupa dengan GRE dan GMAT karena soal-soal TPA memang kombinasi antara keduanya. Pelatihan TPA di Jakarta/TKU/TKA diadakan untuk mengenalkan model Tes dengan pertimbangan orang yang mempunyai potensi tinggi namun belum pernah mengenal bentuk soal dan strategi mengerjakan tes seleksi tersebut selalu mendapat skor/nilai yang lebih rendah bila dibandingkan dengan orang yang pernah mengikuti dan telah memahami aturan mainnya. Dengan mengikuti Pelatihan TPA di Jakarta ini maka nilai dapat dimaksimalkan dan skor yang didapat peserta lebih objektif, sebab bila setelah mengikuti pelatihan skornya tinggi maka memang objektitif tinggi dan bila rendah maka memang objektinya rendah. – Pelatihan TPA di Jakarta

Secara umum, Tes Potensi Akademik ini umumnya memiliki empat jenis soal. Yaitu, tes verbal atau bahasa, tes numerik atau angka, tes logika, dan tes spasial atau gambar. Pelatihan TPA di Jakarta selalu memberikan pembahasan yang sangat detail sehingga Anda bisa memahaminya secara cepat.

  1. Tes verbal (Bahasa)

Berfungsi untuk mengukur kemampuan seseorang di bidang kata dan bahasa. Tes ini meliputi tes sinonim (persamaan kata), tes antonim (lawan kata), tes padanan hubungan kata (Analogi Verbal), dan tes pengelompokan kata. Umumnya terdiri dari kata-kata yang jarang ditemui di kehidupan orang awam, yang terkadang tidak seperti Bahasa Indonesia.

  1. Tes kuantitatif

Ini berfungsi mengukur kemampuan seseorang di bidang angka, dalam rangka berpikir terstruktur dan logis matematis. Tes ini meliputi Aritmetik (hitungan), Seri (deret bilangan), Logika Bilangan (Komparasi Kuantitatif) dan Logika Aritmetik (soal cerita). Ada beberapa trik yang dapat mempercepat penghitungan. Salah satu favorit saya adalah x/ 8. Misal 37.5% dari 16 = 3/8 x 16 = 6. Bila dikerjakan secara biasa akan melakukan perkalian 3 digit dengan 2 digit = 6 kali perkalian ditambah beberapa penjumlahan. Sedangkan dijadikan pecahan cukup 1 pembagian (penyederhanaan), 1 perkalian dan selesai.

  1. Tes logika

Berfungsi mengukur kemampuan seseorang dalam penalaran dan pemecahan persoalan secara logis atau masuk akal. Tes logika ini meliputi tes logika umum, tes analisa pernyataan dan kesimpulan (silogisme), tes logika cerita dan tes logika diagram.  – Pelatihan TPA di Jakarta

  1. Tes spasial atau tes gambar

Berfungsi mengukur daya logika ruang yang dimiliki seseorang. Tes ini meliputi antara lain tes padanan hubungan gambar, tes seri gambar, tes pengelompokan gambar, tes bayangan gambar dan tes identifikasi gambar.  – Pelatihan TPA di Jakarta

Pelatihan TPA di Jakarta

Pelatihan TPA Penting

Pelatihan TPA Penting

Pelatihan TPA Penting

Pelatihan TPA – Rekan pembaca, mungkin Anda pernah mengikuti soal test TPA dan bagaimana rasanya? Saya percaya bahwa kalian setuju jika rileks itu sangat penting dalam menghadapi tes potensi akedemik. Karena dengan pikiran yang tenang serta rileks, kita dapat menemukan dan berpikir dengan mudah serta cepat bukan?Coba Anda bandingkan ketika pikiran sedang kacau atau fokus memikirkan suatu hal diluar soal TPA, maka yang kita hadapi bukanlah soal TPA, tetapi sebuah pikiran-pikiran rumit yang mampu membuyarkan semua konsentrasi.

Untuk itu, saya memberikan tips kepada Anda bagaimana menemukan sebuah pikiran yang rileks, tenang, dan terkondisi dengan baik. Oke, tanpa basa basi, kita simak yuk tipsnya. J

Jadikan pikiran Anda layaknya kacamata kuda

Anda mengetahui apa itu kacamata kuda? Ya, kacamata kuda merupakan sebuah desain khusus yang membuat Anda sulit melirik ke samping dan selalu terfokus ke suatu hal. Begitupun dalam menghadapi soal tes TPA, Anda harus terus fokus mengikuti pelatihan, berlatih sendiri, dan membiasakan diri untuk mengerjakan soal dengan cepat. Jauh-jauh hari sebelum TPA dimulai, ada baiknya Anda tidak memikirkan banyak masalah yang mungkin terjadi di keluarga atau lingkungan pergaulan. Caranya, jangan terlalu banyak menemui teman, dan jangan terlalu jauh terlibat dengan masalah yang ada di sekitar Anda. Juga, pergi ke suatu tempat yang menyenangkan diperlukan untuk menjernihkan pikiran.

Sistem SKS itu tidak baik

Lakukan latihan soal tes TPA pada awal waktu dan jangan gunakan sistem kebut semalam. Ada banyak anak muda atau pemula yang berlatih tiga atau empat hari sebelum tes potensi akademik diterapkan. Rata-rata dari mereka baru menyadari bahwa soal tes TPA ternyata cukup sulit dan mulai berlatih dengan keras. Padahal, latihan dengan sistem SKS hanya akan memberatkan otak dan pada akhirnya Andasulit berkonsentrasi pada ujian yang sesungguhnya.

Justru, cara yang paling baik adalah tidak berlatih soal tes TPA sejak dua hari sebelum ujian dimulai. Teknik tersebut, semata-mata digunakan untuk membuat pikiran kita tidak terbebani dan tenang.

Datang awal waktu ketika ujian dimulai

Usahakan datang 30 menit sebelum ujian soal tes TPA dimulai. Ketika datang awal waktu, kita dapat menenangkan pikiran terlebih dahulu, berdoa, dan memeriksa alat-alat tulis yang akan digunakan dalam ujian nanti. Coba Anda bayangkan apabila datang ke tempat tes dengan terlambat. Kita akan masuk ke dalam ruangan dengan terburu-buru, tidak memiliki kesempatan untuk membuat pikiran tenang, dan langsung dihadapkan pada soal tes TPA dengan waktu pengerjaan amat singkat.

Materi Pelatihan TPA meliputi semua hal yang di ujikan di Tes Potensi Akademik. Lalu apa saja materinya? Berikut Materi Pelatihan TPA yang akan Anda pelajari:

  • Kemampuan Verbal
  • Kemampuan Kuantitatif
  • Kemampuan Penalaran & Spatial
  • Kemampuan Analisa & Logika (bahasa, matematik & gambar)
  • Kemampuan Matematika Dasar

Untuk lebih jelasnya materi pelatihan TPA di atas, kami uraikan di bawah ini:

Tes verbal (Bahasa) berfungsi untuk mengukur kemampuan seseorang di bidang kata dan bahasa. Tes ini meliputi tes sinonim (persamaan kata), tes antonim (lawan kata), tes padanan hubungan kata (Analogi Verbal), dan tes pengelompokan kata. Umumnya terdiri dari kata-kata yang jarang ditemui di kehidupan orang awam, yang terkadang tidak seperti Bahasa Indonesia

Tes kuantitatif ini berfungsi mengukur kemampuan seseorang di bidang angka, dalam rangka berpikir terstruktur dan logis matematis. Tes ini meliputi Aritmetik (hitungan), Seri (deret bilangan), Logika Bilangan (Komparasi Kuantitatif) dan Logika Aritmetik (soal cerita). Ada beberapa trik yang dapat mempercepat penghitungan. Salah satu favorit saya adalah x/ 8. Misal 37.5% dari 16 = 3/8 x 16 = 6. Bila dikerjakan secara biasa akan melakukan perkalian 3 digit dengan 2 digit = 6 kali perkalian ditambah beberapa penjumlahan. Sedangkan dijadikan pecahan cukup 1 pembagian (penyederhanaan), 1 perkalian dan selesai .

Tes analisa & logika berfungsi mengukur kemampuan seseorang dalam penalaran dan pemecahan persoalan secara logis atau masuk akal. Tes logika ini meliputi tes logika umum, tes analisa pernyataan dan kesimpulan (silogisme), tes logika cerita dan tes logika diagram.

Sedangkan tes spasial atau tes gambar, berfungsi mengukur daya logika ruang yang dimiliki seseorang. Tes ini meliputi antara lain tes padanan hubungan gambar, tes seri gambar, tes pengelompokan gambar, tes bayangan gambar dan tes identifikasi gambar.

Pelatihan TPA Penting

TPA Bappenas Soal

TPA Bappenas Soal

TPA Bappenas Soal, Tes Potensi Akademik atau TPA merupakan tes psikologi yang dapat mengungkap apa yang telah dicapai seseorang secara intelektual. Karena mengungkap kualitas intelektual, maka tinggi/rendah-nya nilai TPA sering dihubungkan dengan tinggi/rendah-nya tingkat kecerdasan. TPA sesungguhnya merupakan versi Indonesia dari tes GRE atau Graduate Record Examination. Model, materi, dan bidang yang diuji dalam TPA sebagian besar merujuk kepada GRE.

TPA Bappenas Soal

Fungsi TPA BAPPENAS

TPA merupakan suatu standar tes yang bertujuan untuk mengukur potensi akademik calon mahasiswa dengan membandingkan potensi satu calon mahasiswa dengan mahasiswa lain secara lebih obyektif, baik itu calon mahasiswa S1, S2, dan S3. TPA masuk ke SMNPTN untuk S1 sejak tahun 2009. Bahkan juga, TPA digunakan pada Tes Calon Penerimaan Pegawai Negeri Sipil (CPNS) namun sering dipanggil sebagai psikotest. TPA masuk ke SNMPTN tertulis untuk S1 sejak tahun 2012.

Penyelenggara TPA

TPA biasanya diselenggarakan oleh 1) Program Pascasarjana Universitas tertentu secara independen atau 2) Unit Pelayanan Penyelenggaraan Tes Potensi Akademik (UPP-TPA) Bappenas bekerjasama dengan Program Pascasarjana Universitas tertentu. Untuk itu TPA sering disebut sebagai TPA OTO Bappenas.

Soal TPA Bappenas

Soal TPA Bappenas dibagi dalam 3 subtes, antara lain :

  • Tes verbal berfungsi untuk mengukur kemampuan seseorang di bidang kata dan bahasa. Tes ini meliputi tes sinonim (persamaan kata), tes antonim (lawan kata), tes padanan hubungan kata, dan tes pengelompokan kata.
  • Tes angka berfungsi mengukur kemampuan seseorang di bidang angka, dalam rangka berpikir terstruktur dan logis matematis. Tes ini meliputi tes aritmetik (hitungan), tes seri angka, tes seri huruf, tes logika angka dan tes angka dalam cerita.
  • Tes logika berfungsi mengukur kemampuan seseorang dalam penalaran dan pemecahan persoalan secara logis atau masuk akal. Tes logika ini meliputi tes logika umum, tes analisa pernyataan dan kesimpulan (silogisme), tes logika cerita dan tes logika diagram.

Soal TPA Bappenas terdiri atas 250 soal dengan waktu pengerjaan 3 jam.

Skor TPA

Nilai akhir skor TPA adalah 200 hingga 800. Masing-masing universitas memiliki syarat nilai TPA berbeda-beda untuk diterima. Untuk S2 dibutuhkan rata-rata minimal skor 450-500. Sedangkan, untuk S3 harus menempuh minimal skor 550-600.

Mengapa Pelatihan  TPA Penting ?

Pada umumnya calon peserta Tes TPA yang telah lama meninggalkan  bangku kuliah di perguruan tinggi mempunyai skor TPA yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan peserta yang  baru lulus dari pendidikannya; peserta yang telah memasuki usia 35 tahun atau lebih punya kecenderungan skor  yang diperolehnya relatif lebih rendah dari mereka yang lebih muda;  peserta yang berlatar belakang pendidikan non eksakta mempunyai skor yang relatif lebih rendah bila dibandingkan peserta dengan latar belakang eksakta; dan  peserta yang tinggal di luar Jawa rata-rata mengalami hal yang sama bila dibandingkan dengan peserta yang ada di Pulau Jawa. Karena secara umum potensi akademik merupakan potensi  seseorang yang tidak ada korelasinya dengan latar belakang baik perbedaan usia, jenis kelamin, suku, wilayah, dll,  maka kegiatan pelatihan TPA ini dianggap penting  agar semua calon peserta tes disegarkan kembali ingatannya dan memiliki persepsi maupun memahami aturan main tes yang sama sehingga potensi akademisnya dapat terukur dengan tepat.

Dengan mengikuti Pelatihan TPA, akan diakhiri dengan evaluasi berupa Tes Prediksi TPA, maka baik Lembaga maupun Karyawan  dapat memperkirakan potensi akademisnya, selain  perasaan percaya diri lebih tinggi dalam menghadapi tes TPA.

Materi Pelatihan & Instruktur

Verbal ( padanan kata, lawan kata, analogi verbal); Kuantitatif ( hitungan, deret bilangan, komparasi kuantitatif); Penalaran ( logika formal, analitis, keruangan, penalaran logis) serta ditambah dengan teknik mengerjakan TPA dengan metode berpikir strategis. Baik materi ataupun model TPA selalu di update/ direvisi mengikuti perubahan materi dan model penyelenggara TPA lainnya. Dengan revisi rutin peserta lebih siap mengikuti tes TPA dari berbagai lembaga penyelenggara. Instruktur berpengalaman & sebagian besar berlatar belakang pendidikan yang relevan dengan materi pelatihan.

Skor TPA masing-masing penyelenggara mempunyai kriteria sendiri, namun TPA yang telah umum dipergunakan dan diakui secara internasional yaitu yang diselenggarakan OTO Bappenas dan bekerjasama dengan beberapa perguruan tinggi di dalam negeri. Skor tersebut antara 200 – 800 dimana paling rendah adalah 200 dan paling tinggi (apabila benar semua) adalah 800. Seseorang dianggap mempunyai kemampuan rata-rata bila mampu mencapai skor 500 (mean). Skor TPA yang diterbitkan OTO Bappenas berlaku hingga 2 th (dua tahun) sejak tanggal tes, dan tidak dapat diperpanjang kecuali yang bersangkutan mengikuti tes TPA kembali. Materi soal TPA terdiri dari 3 subtest yang masing-masing subtest memiliki skor antara 20 – 80, sehingga nilai/skor total didapat dari penjumlahan skor ketiga subtest tersebut dibagi 3 dan dikalikan 10 (rincian ini dapat dilihat di kertas skor TPA OTO-Bappenas).

Namun demikian anda tak perlu khawatir. Sebab masih ada dua faktor penting lain yang mempengaruhi besar kecilnya skor TPA anda. Yaitu berlatih soal sebanyak-banyaknya dan berlatih menguasai trik-trik TPA tertentu. Itulah dua kunci sukses meraih skor TPA yang optimal. Jadi, ikhtiar (upaya) untuk meningkatkan skor TPA anda adalah dengan dua hal tersebut. Pertama berlatih soal sebanyak mungkin. Kedua, menguasai trik-trik TPA. Dua hal inilah yang jika dikombinasikan akan menjadi sangat efektif meningkatkan skor TPA anda.

TPA Bappenas Soal

Pelatihan TPA

Pelatihan TPA

Pelatihan TPA – Jika Anda melatih pengerjaan soal tes potensi akademik dengan periode waktu yang rutin, maka sense Anda akan terlatih dengan baik dan Anda akan lebih mengetahui bagaimana bentuk soal yang keluar saat ujian. Anda menjadi lebih peka dan siap menghadapi banyak soal sulit, karena kesulitan tersebut sebenarnya sudah terprediksi secara langsung ketika Anda latihan Soal TPA dan Pembahasannya.

Pelatihan TPA

Tips Mempediksi Soal TPA dan Pembahasannya

Rajin Mencari Informasi

Cobalah untuk tidak malas ketik aakan menghadapi tes potens iakademik. Anda amat disarankan untuk “berkeliling” ke banyak tempat seperti  internet, toko buku, dan meminta referensi soal dari teman-teman Anda. Cara ini, bisa diandalka nuntuk mendapatkan beragam contoh Soal TPA dan Pembahasannya sehingga pembendaharaan soal Anda akansemakin baik dari waktu ke waktu.

Kursus TPA

Banyak orang  yang bahkan hingga mengambil kursus tes potensi akademik demi mendapatkan prediksi yang begitu akurat, dan cara tersebut memang terbukti ampuh. Dari kursus, Anda akan mendapatkan panduan lengkap tentang bagaimana mengerjakan soal  TPA dengan tepat dan dalam waktu singkat. Situasi ini akan lebih baik lagi, karena didukung oleh soal-soal update terbaru sehingga Anda akan mendapatkan prediksi akurat.

Jika Anda tidak memiliki waktu untuk mengikuti kursus secara offline, maka ada kelas online yang bisa Anda ikuti. Kelas online tentu saja lebih fleksibel karena Anda bisab ertanya kapanpun Anda mau. Anda juga akan diberikan sebuah modul yang berisi beragam soal TPA serta pembahasannya.

Membeli buku atau ebook

Ini adalah hal yang paling umum untuk memprediksi soal tes potensi akademik. Anda bisa berkeliling di toko buku untuk mendapatkan buku-buku bermanfaat yang memberikan banyak Soal TPA dan Pembahasannya secara langsung. Kalau Anda tidak menemukan di toko buku offline, silakan kunjungi beberapa toko buku online untuk koleksi yang lebih lengkap lagi.

Lebih jauh lagi, jika Anda menginginkan biaya yang lebih murah, maka cobalah untuk membeli ebook secara online.Saat ini, ada banyak ahli soal TPA yang menjual produk mereka berupa ebook dengan harga yang lebih murah, dan isi yang lebih lengkap dari buku-buku offline.

Apa Saja Materi TPA ?

Materi Pelatihan TPA meliputi semua hal yang di ujikan di Tes Potensi Akademik. Lalu apa saja materinya? Berikut Materi Pelatihan TPA yang akan Anda pelajari:

  • Kemampuan Verbal
  • Kemampuan Kuantitatif
  • Kemampuan Penalaran & Spatial
  • Kemampuan Analisa & Logika (bahasa, matematik & gambar)
  • Kemampuan Matematika Dasar

Untuk lebih jelasnya materi pelatihan TPA di atas, kami uraikan di bawah ini:

Tes verbal (Bahasa) berfungsi untuk mengukur kemampuan seseorang di bidang kata dan bahasa. Tes ini meliputi tes sinonim (persamaan kata), tes antonim (lawan kata), tes padanan hubungan kata (Analogi Verbal), dan tes pengelompokan kata. Umumnya terdiri dari kata-kata yang jarang ditemui di kehidupan orang awam, yang terkadang tidak seperti Bahasa Indonesia

Tes kuantitatif ini berfungsi mengukur kemampuan seseorang di bidang angka, dalam rangka berpikir terstruktur dan logis matematis. Tes ini meliputi Aritmetik (hitungan), Seri (deret bilangan), Logika Bilangan (Komparasi Kuantitatif) dan Logika Aritmetik (soal cerita). Ada beberapa trik yang dapat mempercepat penghitungan. Salah satu favorit saya adalah x/ 8. Misal 37.5% dari 16 = 3/8 x 16 = 6. Bila dikerjakan secara biasa akan melakukan perkalian 3 digit dengan 2 digit = 6 kali perkalian ditambah beberapa penjumlahan. Sedangkan dijadikan pecahan cukup 1 pembagian (penyederhanaan), 1 perkalian dan selesai .

Tes analisa & logika berfungsi mengukur kemampuan seseorang dalam penalaran dan pemecahan persoalan secara logis atau masuk akal. Tes logika ini meliputi tes logika umum, tes analisa pernyataan dan kesimpulan (silogisme), tes logika cerita dan tes logika diagram.

Sedangkan tes spasial atau tes gambar, berfungsi mengukur daya logika ruang yang dimiliki seseorang. Tes ini meliputi antara lain tes padanan hubungan gambar, tes seri gambar, tes pengelompokan gambar, tes bayangan gambar dan tes identifikasi gambar.

Pelatihan TPA

Soal Tpa Dan Pembahasannya

Soal Tpa Dan Pembahasannya

Soal TPA Dan Pembahasannya ,Tes Potensi Akademik (TPA) adalah sebuah tes yang bertujuan  untuk mengetahui bakat dan kemampuan seseorang di bidang keilmuan (akademis). Tes ini juga sering dihubungkan dengan kecerdasan seseorang. Tes Potensi Akademik (TPA) pada umumnya juga sering di ujikan dalam proses penerimaan karyawan atau pegawai baru di sebuah perusahaan. Berbeda dengan psikotes, tes ini bertujuan untuk mengukur dan mengetahui kemampuan seseorang di bidang akademik dan pengetahuan umum lainnya. Melalui tes postensi akademik (TPA) maka akan dapat diketahui tingkat kecerdasan seseorang atau calon karyawan dan pegawai baru.

Tes Potensi Akademik yang dilakukan di Indonesia ini juga identik dengan tes GRE dan GMAT yang menjadi standar internasional. Saat ini, Tes Potensi Akademik merupakan salah satu tes standar menerimaan di perguruan tinggi untuk jenjang S2 dan S3. Bahkan skarang SMPTN pun pake Tes TPA serta salah satu tes yang diujikan dalam rekrutmen penerimaan tenaga kerja baru. Selain itu, tes potensi akademi (TPA) juga digunakan sebagai tes standar penyaringan calon pegawai negeri sipil (CPNS), maupun pegawai swasta. Bahkan kenaikan pangkat setingkat manajer atau team leader juga seringkali mempersyaratkan tes TPA dengan skor minimum tertentu.

Saat ini tes potensi akademik (TPA) sudah menjadi standar kelulusan bagi banyak lembaga dan instansi untuk merekrut karyawan atau tenaga profesional dengan keahlian tertentu. Oleh karena itu, bagi para lulusan perguruan tinggi mempelajari dan mengerti seluk-beluk TPA menjadi hal yang tidak bisa ditawar lagi. Skor  tes potensi  akademik seseorang sering dihubungkan dengan IQ atau tingkat keceerdasan, semakin tinggi skor maka IQ dianggap semakin tinggi.

Meskipun sedikit banyak hal tersebut ada benarnya,  tapi hasil skor TPA dipengaruhi banyak faktor. Faktor kecerdasan hanya berpengaruh kecil bagi pencapaian skor yang tinggi, selebihnya ditentukan dengan banyaknya latihan dan pengetahuan yang cukup terhadap berbagai tipe soal yang berbeda dan berlatih TPA bisa dilakukan dengan tes potensi akademik online di internet.

Soal Tpa Dan Pembahasannya

Ada banyak tipe soal tes potensi akademik, namun secara garis besar dibagi menjadi empat tipe soal yaitu :

  • Tes Bahasa
  • Tes Numerik
  • Tes logika
  • Tes Spasial/gambar

Agar dapat memiliki sedikit gambaran mengenai soal tes yang akan dihadapi nantinya silahkan sobat semua simak langsung contoh soal tes potensi akademik yang saya maksud berikut ini.

1. ACEH: SERAMBI MEKAH =

A. Michael Jackson : King of Pop

B. Michael Shumacher : Pembalap

C. Miochael Gorbachev : Pemimpin Soviet

D. Madonna : Seksi

E. Ka’bah : Arab Saudi

2. KANTUK: KEPENATAN =

A. Mimpi : Tidur

B. Marah : Kegeraman

C. Muka : Ekspresi

D. Ceria : Akting

E. Senyum : Kegembiraan

3. BUNGA: RIBA =

A. Hasrat : Ekstravaganza

B. Hemat : Kikir

C. Khawatir : Bangkrut

D. Akrab : Sengit

4. BAIT: PUISI =

A. Bendera : Lagu Kebangsaan

B. Loteng : Bangunan

C. Sajak : Prosa

D. Hiasan Dinding : Lukisan

E. Rumah : Keluarga

5. HUTAN: POHON =

A. Papan : Kayu

B. Armada : Kapal

C. Mawar : Duri

D. Rak : Buku

E. Baris : Peleton

Pembahasan Soal TPA Terbaru

Sudah coba berlatih dengan beberapa contoh di atas? Kalau sudah sekarang saatnya kita mencoba mendalami berbagai contoh tersebut dengan melihat jawaban dan juga pembahasan yang sudah disiapkan. Berikut ini adalah kunci jawaban sekaligus pembahasan soal dari latihan yang sudah kita kerjakan di atas.

1. Aceh mempunyai julukan Serambi Mekah. Katakata yang mempunyai padanan hubungan dengan soal adalah Michael Jackson: King of Pop, karena Michael Jackson mempunyai julukan King of Pop.

Jawaban: A

2. Kantuk muncul akibat sebuah kepenatan. Maka, kata-kata yang mempunyai padanan hubungan dengan soal adalah Senyum: Kegembiraan, karena senyum muncul akibat sebuah kegembiraan.

Jawaban: E

3. Bunga adalah sebuah konotasi yang baik dari kata riba. Maka, kata-kata yang mempunyai padanan hubungan dengan soal adalah Hemat: Kikir, karena hemat adalah sebuah kono-tasi yang baik dari kata kikir.

Jawaban: B

4. Bait merupakan salah satu bagian yang terdapat pada sebuah puisi. Maka, kata-kata yang mempunyai padanan hubungan dengan soal adalah Loteng: Bangunan, karena loteng merupakan salah satu bagian yang terdapat pada sebuah bangunan.

Jawaban: B

5. Hutan merupakan tempat berkumpulnya pepohonan. Maka, kata-kata yang mempunyai padanan hubungan dengan soal adalah Armada: Kapal, karena armada merupakan tempat berkumpulnya kapal-kapal.

Jawaban: B

Seperti halnya tes-tes lainnya, untuk menghadapi tes TPA ini anda harus banyak berlatih, berlatih dan berlatih soal. Dengan berlatih, anda menjadi akrab dengan berbagai jenis dan tipe soal, sehingga kemampuan analisa anda semakin terasah dan semakin tajam. Kemampuan analisa yang tajam ini sangat membantu anda nantinya dalam menempuh tes TPA dan meraih skor hasil yang optimal.

Soal Tpa Dan Pembahasannya

 

Pelatihan TPA Di Jakarta

Pelatihan TPA Di Jakarta

Pelatihan TPA Di Jakarta – Tes Potensi Akademik Adalah suatu tes yang yang diperuntukkan mengukur kemungkinan keberhasilan seseorang apabila yang bersangkutan melanjutkan ke dunia akademik atau memangku jabatan/ golongan dimana jabatan/ golongan  tersebut membutuhkan kemampuan akademis.  Skor TPA/TKU masing-masing penyelenggara mempunyai kriteria sendiri, namun TPA/TKU yang telah umum dipergunakan dan diakui secara internasional yaitu yang diselenggarakan OTO Bappenas dan bekerjasama dengan beberapa perguruan tinggi di dalam negeri. Skor tersebut  antara 200 s.d 800 dimana paling rendah adalah 200 dan paling tinggi (apabila benar semua) adalah 800. Seseorang dianggap mempunyai kemampuan rata-rata bila mampu mencapai skor 500 (mean). Skor TPA yang diterbitkan OTO Bappenas berlaku hingga 2 th (dua tahun) sejak tanggal tes, dan tidak dapat diperpanjang kecuali yang bersangkutan mengikuti tes TPA kembali. Materi soal TPA terdiri dari 3 subtest yang masing-masing subtest memiliki skor antara 20 s.d 80, sehingga nilai/skor total didapat dari penjumlahan skor ketiga subtest tersebut dibagi 3 dan dikalikan 10.

Materi soal TPA, TBS, TKU, TKA serupa dengan GRE dan GMAT karena soal-soal TPA memang kombinasi antara keduanya. Pelatihan TPA/TKU/TKA diadakan untuk mengenalkan model Tes  dengan pertimbangan orang yang mempunyai potensi tinggi namun belum pernah mengenal bentuk soal dan strategi mengerjakan tes seleksi tersebut selalu mendapat skor/nilai yang lebih rendah bila dibandingkan dengan orang yang pernah mengikuti dan telah memahami aturan mainnya. Dengan mengikuti pelatihan ini maka nilai dapat dimaksimalkan dan skor yang didapat peserta lebih objektif, sebab bila setelah mengikuti pelatihan skor-nya tinggi maka memang objektitif tinggi dan bila rendah maka memang objektinya rendah.

Pelatihan TPA Di JakartaBerikut ini, ada beberapa tips yang dapat membantu Anda menemukan soal TPA yang bervariasi baik yang gratis maupun berbayar :

Membeli buku-buku tes TPA secara offline dan online

Saat ini, hampir semua toko buku menyediakan perangkat soal lengkap yang berisi contoh soal TPA. Dengan bantuan soal-soal tersebut, Anda sudah cukup bisa menguasai beberapa teknik pengerjaan, alokas waktu yang baik, dan pada akhirnya bisa melewati ujian TPA dengan maksimal. Untuk mendapatkan buku-buku tersebut, cukup kunjungi toko buku terdekat di tempat tinggal Anda. Juga, jangan ragu untuk melakukan pencarian di internet, karena disana banyak buku-buku yang mungkin jauh lebih bagus dan lebih murah ketimbang menemukannya secara offline.

Mengikuti pelatihan tes potensi akademik

Mengikuti pelatihan TPA merupakan teknik ampuh yang banyak digunakan. Cara ini dianggap sebagai solusi terlengkap untuk lulus dalam tes potensi akademik. Karena Anda tidak hanya mendapatkan contoh soal TPA yang berkualitas, namun juga akan menemukan pelatihan-pelatihan istimewa yang membuat kita semakin handal dalam pengerjaan TPA.

Namun diperlukan sebuah lembaga atau orang yang benar-benar kompeten dalam melatih kemampuan tes potensi akademik jika Anda benar-benar ingin mengikuti pelatihan. Ada banyak pelatih TPA yang telah teruji kemampuannya kemudian membuka praktik secara online. Cobalah cara ini apabila Andatidak memiliki banyak waktu mengikuti pelatihan soal TPA secara offline.

Mendownload soal gratis melalui internet

Salah satu cara menemukan contoh soal TPA secara gratis adalah “menemui” mesin pencari. Anda bisa mengetikkan kata kunci soal TPA gratis, download soal TPA, atau tes potensi akademik. Nantinya, ada banyak situs yang menyediakan contoh soal dan dapat Anda unduh secara gratis. Salah satu situs yang menyediakan soal TPA secara gratis adalah www.sukses-tpa.com, Anda bisa menemukan banyak soal TPA yang secara langsung dapat memperbanyak pembendaharaan soal yang Anda miliki.

Juga, ada banyak situs yang menyediakan e-book khusus soal TPA. Jadi, jangan ragu apabila Anda tidak memiliki cukup biaya dalam membeli buku-buku tes potensi akademik atau mengikuti pelatihan TPA. Karena mesin pencari bisa menyediakan keperluan yang Anda inginkan.

Pelatihan TPA Di Jakarta

TPA Bappenas

TPA Bappenas

 

TPA Bappenas

TPA Bappenas – Tes Potensi Akademik atau TPA adalah sebuah tes yang bertujuan untuk mengetahui bakat dan kemampuan seseorang di bidang keilmuan atau akademis. Karenanya TPA ini sering dihubungkan dengan kecerdasan seseorang. Tes Potensi Akademik identik dengan tes GRE atau Graduate Record Examination sebagai standar internasional. Model, materi, dan bidang yang diuji dalam TPA sebagian besar merujuk kepada tes GRE. Tes GRE menjadi standar internasional syarat penerimaan mahasiswa Perguruan Tinggi.

Tes Potensi Akademik (TPA) pada umumnya juga sering di ujikan dalam proses penerimaan karyawan atau pegawai baru di sebuah perusahaan. Berbeda dengan psikotes, tes ini bertujuan untuk mengukur dan mengetahui kemampuan seseorang di bidang akademik dan pengetahuan umum lainnya. Melalui tes postensi akademik (TPA) maka akan dapat diketahui tingkat kecerdasan seseorang atau calon karyawan dan pegawai baru.

Disamping calon karyawan baru sering gagal atau tidak lulus psikotes, pada tahap tes potensi akademik juga demikian. Hal ini biasanya di sebabkan oleh kurangnya persiapan untuk melatih diri sebelum tes potensi akademik diselenggarakan, atau hal lain diluar itu. Untuk lulus tes potensi akademik, modal utama yang harus kita miliki adalah kesehatan kemudian persiapan, persiapan yang saya maksud disini adalah melatih diri dengan soal tes potensi akademik. Untuk melatinya, anda dapat membeli ebook atau buku tes postensi akademik baik itu dari internet atau dari gramedia dan toko buku terdekat.

Tes Potensi Akademik yang dilakukan di Indonesia ini juga identik dengan tes GRE dan GMAT yang menjadi standar internasional. Saat ini, Tes Potensi Akademik merupakan salah satu tes standar menerimaan di perguruan tinggi untuk jenjang S2 dan S3. Bahkan skarang SMPTN pun pake Tes TPA serta salah satu tes yang diujikan dalam rekrutmen penerimaan tenaga kerja baru. Selain itu, tes potensi akademi (TPA) juga digunakan sebagai tes standar penyaringan calon pegawai negeri sipil (CPNS), maupun pegawai swasta. Bahkan kenaikan pangkat setingkat manajer atau team leader juga seringkali mempersyaratkan tes TPA dengan skor minimum tertentu.

Fungsi TPA BAPPENAS

TPA merupakan suatu standar tes yang bertujuan untuk mengukur potensi akademik calon mahasiswa dengan membandingkan potensi satu calon mahasiswa dengan mahasiswa lain secara lebih obyektif, baik itu calon mahasiswa S1, S2, dan S3. TPA masuk ke SMNPTN untuk S1 sejak tahun 2009. Bahkan juga, TPA digunakan pada Tes Calon Penerimaan Pegawai Negeri Sipil (CPNS) namun sering dipanggil sebagai psikotest. TPA masuk ke SNMPTN tertulis untuk S1 sejak tahun 2012.

Penyelenggara TPA

TPA biasanya diselenggarakan oleh 1) Program Pascasarjana Universitas tertentu secara independen atau 2) Unit Pelayanan Penyelenggaraan Tes Potensi Akademik (UPP-TPA) Bappenas bekerjasama dengan Program Pascasarjana Universitas tertentu. Untuk itu TPA sering disebut sebagai TPA OTO Bappenas.

Biaya TPA

Untuk biaya TPA OTO Bappenas berkisar antara Rp. 250.000 hingga Rp.1.200.000 tergantung lokasi.

Soal TPA Bappenas

Soal TPA Bappenas dibagi dalam 3 subtes, antara lain :

  • Tes verbal berfungsi untuk mengukur kemampuan seseorang di bidang kata dan bahasa. Tes ini meliputi tes sinonim (persamaan kata), tes antonim (lawan kata), tes padanan hubungan kata, dan tes pengelompokan kata.
  • Tes angka berfungsi mengukur kemampuan seseorang di bidang angka, dalam rangka berpikir terstruktur dan logis matematis. Tes ini meliputi tes aritmetik (hitungan), tes seri angka, tes seri huruf, tes logika angka dan tes angka dalam cerita.
  • Tes logika berfungsi mengukur kemampuan seseorang dalam penalaran dan pemecahan persoalan secara logis atau masuk akal. Tes logika ini meliputi tes logika umum, tes analisa pernyataan dan kesimpulan (silogisme), tes logika cerita dan tes logika diagram.

Soal TPA Bappenas terdiri atas 250 soal dengan waktu pengerjaan 3 jam.

Skor TPA

Nilai akhir skor TPA adalah 200 hingga 800. Masing-masing universitas memiliki syarat nilai TPA berbeda-beda untuk diterima. Untuk S2 dibutuhkan rata-rata minimal skor 450-500. Sedangkan, untuk S3 harus menempuh minimal skor 550-600.

Pelatihan & Private TPA Bappenas akan sangat membantu terutama bagi mereka yang belum pernah melakukan tes TPA atau mereka yang telah lama meninggalkan bangku kuliah;

Dengan mengadakan Pelatihan & Private TPA Bappenas yang akan diakhiri dengan evaluasi berupa Tes Prediksi TPA, maka baik Lembaga maupun Karyawan dapat memperkirakan potensi akademisnya, selain perasaan percaya diri lebih tinggi dalam menghadapi TPA.

TPA Bappenas

Pelatihan TPA UI

Pelatihan TPA UI

Pelatihan TPA UI

Pelatihan TPA UI, Tes Potensi Akademik bisa dibilang adalah sebuah tes bertujuan untuk mengetahui bakat & kemampuan seseorang di bidang keilmuan atau akademis. Sehingga, TPA ini sering dihubungkan dengan kecerdasan seseorang. Tes Potensi Akademik merupakan suatu standar tes yang bertujuan untuk mengukur potensi akademik calon mahasiswa dengan membandingkan potensi satu calon mahasiswa dengan mahasiswa lain secara lebih obyektif, baik itu calon mahasiswa S1, S2, dan S3. TPA masuk ke SNMPTN untuk S1 sejak tahun 2012. Bahkan juga, TPA digunakan pada Tes Calon Penerimaan Pegawai Negeri Sipil namun sering dipanggil sebagai psikotest.

Universitas Indonesia mulai beberapa tahun terakhir ini telah menjadi salah satu perguruan tinggi negeri di Indonesia yang menggunakan hasil dari tes TPA sebagai salah satu acuan untuk calon mahasiswanya. Calon mahasiswa S1, S2 dan S3 harus menyerahkan hasil tes TPAnya, tentu saja nilai yang disyaratkan di masing-masing fakultas yang akan dituju tidak sama.

Seperti halnya tes TPA pada umumnya, Soal TPA UI pun juga terdiri dari 4 bagian tes yaitu:

  1. Tes Verbal
  • Tes sinonim
  • Tes Antonim
  • Tes Padanan Hubungan
  • Tes Pengelompokan kata
  1. Tes Angka
  • Tes Aritmetik
  • Tes Seri Angka
  • Tes Seri Huruf
  • Tes Logika Angka
  • Tes Logika Diagram
  1. Tes Logika
  • Tes Logika Umum
  • Tes Logika analisa pernyataan dan kesimpulan
  • Tes Logika Cerita
  • Tes Logika Diagram
  1. Tes Gambar
  • Tes Padanan Hubungan Gambar
  • Tes Seri Gambar

Tes seperti TPA ini sebenarnya jika dipikir pikir lebih gampang daripada tes-tes ujian kenaikan sekolah, karena meskipun sama sama memiliki soal-soal dalam bidang matematika, namun soal matematika yang digunakan dalam tes TPA tidak serumit matematika dalam tes-tes ujian misal SMPTN. Hal ini terjadi karena soal yang ada di tes TPA adalah soal-soal yang memerlukan penalaran secara logika yang teratur jadi tidak memerlukan rumus-rumus turunan yang rumit.

Begitu juga soal dalam tes verbal, peserta akan diberikan soal-soal menyangkut padanan kata, lawan kata, persamaan kata dan pengelompokkan kata. Oleh sebab itu sekali lagi ditekankan untuk sebisa mungkin tenang dalam menjawab soal TPA UI seperti ini.

Sebenarnya sebelum mengikuti tes TPA yang resmi, Anda bisa belajar banyak dari TPA online di mana dalam akhir tesnya anda akan mengetahui nilai Anda sesuai jawaban menurut ketentuan soal yang berlaku baik dari waktu pengerjaan dan ketepatan jawaban. Memang soal dalam TPA online tidak akan sama dengan soal TPA UI namun jika Anda sudah terbiasa mengerjakan dan mengetahui pola dan patternnya maka akan gampang mencari jawaban dari soal-soal tersebut.

Pelatihan TPA UI

Tips Tes Potensi Akademik

Tips Tes Potensi Akademik

Tips Tes Potensi Akademik

Tips Tes Potensi Akademik, Tes Potensi Akademik (TPA) pada umumnya juga sering di ujikan dalam proses penerimaan karyawan atau pegawai baru di sebuah perusahaan. Berbeda dengan psikotes, tes ini bertujuan untuk mengukur dan mengetahui kemampuan seseorang di bidang akademik dan pengetahuan umum lainnya. Melalui tes postensi akademik (TPA) maka akan dapat diketahui tingkat kecerdasan seseorang atau calon karyawan dan pegawai baru.

Tips Lulus dan Persiapan Tes Potensi Akademik

  1. Satu minggu atau sebulan sebelum ujian tes potensi akademik berlangsung berlatihlah soal-soal mengenai tes potensi akademik/TPA sebanyak mungkin, baik itu melalui ebook atau buku yang Anda beli, dan patuhilah batasan waktu dalam mengerjakan TPA sesuai arahan yang tertulis. Jika anda tidak mematuhi batasan waktu tersebut, anda akan terbiasa mengerjakannya dengan santai dan dalam waktu yang lama. Latihan soal-soal TPA sebanyak-banyaknya akan membuat anda akrab dengan berbagai jenis dan model soal yang kemungkinan keluar dalam tes potensi akademik yang sebenarnya.
  2. Dalam tes potensi akademik/TPA, tes angka yang diberikan umumnya adalah angka-angka yang bisa dikerjakan tanpa harus menggunakan rumus-rumus matematika tertentu yang rumit. Oleh sebab itu, tidak perlu anda menghafal berbagai macam rumus-rumus matematika yang rumit untuk menghadapi tes TPA, karena akan membebani anda saja, yang diperlukan adalah logika berpikir terstruktur serta kecepatan dan ketepatan saat menjawab soal.
  3. Saat anda mengerjakan soal-soal TPA, kondisikan diri anda dalam keadaan yang konsentrasi tapi rileks, dan tidak tegang.
  4. Sebelum mulai mengerjakan, lihatlah jumlah soal dan jumlah waktu yang diberikan. Lalu hitunglah berapa alokasi waktu persoal. Misalkan persoal, anda punya waktu 30 detik, maka kerjakanlah masing-masing soal maksimal dalam waktu 25 detik saja. Sisa 5 detik ini penting untuk mengerjakan soal-soal yang terlewati atau masih ragu-ragu dalam jawaban. Jika dalam waktu 25 detik, anda tidak mampu menemukan jawabannya, lewati saja dan beralih pada soal berikutnya. Ingat, dengarkanlah seluruh instruksi yang disampaikan oleh panitia penyelenggara dengan seksama. Sehingga Anda dapat paham terhadap mengerjakan soal tes.
  5. Selain mematuhi alokasi waktu per soal, upayakan pula menabung waktu. Jika dalam mengerjakan satu soal anda hanya membutuhkan 23 detik, maka anda dapat menabung 7 detik. Ini sangat penting artinya di saat-saat akhir. Karena anda akan sangat memerlukan waktu untuk mengulangi soal yang terlewati, soal yang masih ragu-ragu jawabannya, dan meneliti ulang lembar jawaban apakah arsiran pensilnya sudah hitam sempurna.
  6. Jika anda menemukan soal yang bentuknya belum pernah anda temukan sebelumnya dan anda belum tahu bagaimana mengerjakan soal tersebut, maka jangan ambil pusing, lewati saja, dan fokuskan kepada soal berikutnya. Hal ini dilakukan agar lebih mengefesienkan waktu yang terus berjalan.
  7. Jangan pilih kasih terhadap soal tertentu, semua soal adalah sama bobot nilainya. Oleh karena itu, setiap soal mendapatkan alokasi jatah waktu yang sama. Kerjakan saja soal yang Anda ketahui, jika Anda sudah siap mengerjakan soal yang anda ketahui tersebut dan sisa waktu masih ada, kembali ke soal yang belum dapat Anda jawab untuk mengetahui jawabannya.
  8. Berdasarkan penelitian ilmiah, kondisi psikis, mental dan kinerja otak memiliki hubungan erat. Jika kondisi psikis tenang, maka otak anda berada pada gelombang tertentu yang sangat kondusif untuk berpikir secara optimal. Oleh sebab itu, sebelum melaksanakan tes TPA,berdoalah sesuai dengan kepercayaan masing-masing dengan keyakinan bahwasannya Anda dapat lulus dalam tes potensi akademik ini.
  9. Lakukanlah sugesti kepada diri Anda sendiri dengan penuh emosional sebelum berlangsungnya tes potensi akademik, dengan mengatakan kepada diri Anda “Aku Bisa”. Kalimat tersebut sangat powerfull yang dapat membangkitkan seluruh kekuatan mental dan fikiran Anda untuk berhasil dalam tes tersebut.
  10. Pada poin yang kesepuluh ini merupakan poin yang krusial dan sepele yang sering sekali dilupakan, yaitu 1 hari sebelum berangkat kelokasi dimana tes potensi akademik berlangsung, survey lokasi tempat tes dan ruangan Anda. Kemudian setelah itu persiapkan juga peralatan tulis-menulis yang dibutuhkan.

Jadi bagi Anda yang akan mengikuti tes potensi akademik, akan sangat membantu jika Anda menginvestasikan waktu mengikuti pelatihan TPA supaya menghemat waktu belajar. Selain itu Anda akan memperoleh tip dan trik mengerjakan soal-soal TPA yang tidak diajarkan di buku-buku soal tpa atau buku pelatihan tpa.

Tips Tes Potensi Akademik