Archive for September 6, 2018

Soal TPA Bappenas Terbaru

Soal TPA Bappenas Terbaru

 

Soal TPA Bappenas Terbaru – Tes potensi akademik (TPA) adalah sebuah tes yang bertujuan untuk mengetahui bakat dan kemampuan seseorang di bidang keilmuan (akademis). Tes ini juga sering dibungkan dengan kecerdasan seseorang. Saat ini, TPA  telah menjadi tes standar penyaringan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), rekrutmen karyawan swasta, serta karyawan BUMN di tahun 2018.

Soal TPA Bappenas Terbaru

Bahkan kenaikan jabatan setingkat meneger di berbagai perusahaan juga mensyaratkan karyawannya mencapai TPA dengan dengan skor minimum tertentu. Tes Potensi Akademik juga umum dipakai sebagai tes penerimaan mahasiswa untuk jenjang S1 dan S2.

Adapun Tes Potensi Akademik ini umumnya memiliki 3 jenis soal. Yaitu, tes verbal atau bahasa, tes numerik atau angka, dan tes logika.

  • Tes verbal berfungsi untuk mengukur kemampuan seseorang di bidang kata dan bahasa. Tes ini meliputi tes sinonim (Persamaan kata), antonim (lawan kata), tes padanan hubungan kata, dan tes pengelompokan kata.
  • Tes angka mengukur kemamuan seseorang di bidang angka, dalam rangka berfikir terstruktur, dan logis matematis. Tes ini meliputi tes aritmatik (hitungan), tes seri angka, tes seri huruf, tes logika angka, dan tes angka dalam cerita.
  • Tes logika berfungsi mengukur kemampuan seseorang dalam penalaran dan pemecahan persoalan secara logis atau masuk akal. Tes logika ini meliputi tes logika umum, tes analisa pernyataan dan kesimpulan (silogisme), tes logika cerita, dan tes logika diagram.

Nah kali ini kami akan membagikan Soal TPA Bappenas Terbaru yang dapat anda pelajari sebagai persiapan TPA Bappenas. Berikut merupakan Soal TPA Bappenas Terbaru  yang mungkin sering di keluarkan pada soal-soal TPA nantinya. Pahami Soal TPA Bappenas Terbaru  dengan seksama supaya paham dan bisa ingat pada Waktu tes TPA nantinya.

 

Sinonim

  1. DUKTUS

A. pembuluh

B. kain pembalut

C. mual

D. Duafa

E. Dumping

 

  1. PARADOKS

A. kerangka pikir

B. seolah-olah berlawanan

C. paradise

D. parallelogram

E. parameter

 

  1. BONANZA

A. judul film

B. kemakmuran

C. kobo

D. Kesedihan

E. kebahagiaan

 

  1. SELOKA

A. bejana

B. kendi

C. seloki

D. sajak

E. Lagu

 

  1. NADIR

A. luar biasa

B. cerdas

C. tinggi sekali

D. rajin

E. jujur

 

Antonim

  1. ABSURD

A. Ceroboh

B. Nekat

C. Nakal

D. Sulit

E. Masuk Akal

 

  1. ANGGARA

A. Bahagia

B. Harmonis

C. Sengsara

D. Seimbang

E. Sombong

 

  1. TAKZIM

A. Lazim

B. Yakin

C. Patuh

D. Hormat

E. Acuh

 

  1. SEKULER

A. Kedua

B. Duniawi

C. Keagamaan

D. Telepon

E. Paham

 

  1. EKLEKTIK

A. Radikan

B. Spiritual

C. Konklusif

D. Cemerlang

E. Tak pilih-pilih

 

Padanan Hubungan

  1. HUKUM : PENDUDUK

A. demokrasi : komunis

B. senjata : damai

C. kekang : kuda

D. bandit : polisi

E. tiran : despot

 

  1. EPISTOMOLOGI : KRONOLOGI

A. keabadian : sejarah

B. filsafat : terapan

C. kebenaran : waktu

D. ruang : waktu

E. masa lampau : masa depan

 

  1. AFFIRMASI : PETUNJUK

A. berkata : menolak

B. mengikut : melawan

C. konfirmasi : rejeksi

D. ditahan : didenda

E. keadaan : relasi

 

  1. PENGUKURAN : EVALUASI

A.data : kenyataan

B. evaluasi : kebijakan

C. awal : akhir

D. sebab : akibat

E. data : interpretasi

 

  1. KAKU : RAMAH

A. saturnus : venus

B. swiss : alpen

C. nirwana : surga

D. allegro : adagio

E. jin : setan

 

Kecepatan Menghitung

  1. Berapakah nilai dari 3 2/5 – 0,45?

A. 2 7/20

B. 2 17/20

C. 2 19/20

D. 3 7/20

E. 3 9/20

 

  1. Satu adalah berapa persen dari 125?

A. 0,75 %

B. 0,80 %

C. 75 %

D. 80 %

E. 85 %

 

Deret Angka & Huruf

  1. 123 27 234 256 345 …

A. 235

B. 257

C. 456

D. 1024

E. 3125

 

  1. c b  a  p  q  f  e  d  r  s …

A. g

B. h

C. i

D. t

E. u

Penarikan Kesimpulan

  1. Jika x = 0,375% dari 5,43 dan y = 5,43% dari 0,375, maka …

A. x > y

B. x < y

C. x = y

D. hubungan antara x dan y tak dapat ditentukan

 

Matematika (Soal Cerita)

  1. Seorang penjual telur membeli telur dengan harga Rp100.000,00 untuk dijual kembali. Jika ia menginginkan laba 25%, berapa harga penjualan telur tersebut?

A. Rp155.000,00

B. Rp145.000,00

C. Rp135.000,00

D. Rp125.000,00

E. Rp115.000,00

 

  1. Sebuah bejana berbentuk silinder berisi air 1/3-nya. Jika ditambah air sebanyak 3 liter lagi, bejana tersebut menjadi berisi 1?2-nya. Berapa literkah kapasitas bejana itu?

A. 20 liter

B. 18 liter

C. 17 liter

D. 16 liter

E. 15 liter

 

Penalaran

  1. Andini selalu pergi berpariwisata di akhir pekan. Tidak semua tempat wisata terletak di luar kota. Jadi …

A. Andini selalu pergi berwisata di luar kota

B. Andini tidak suka berwisata ke luar kota

C. Kadangkala Andini berwisata di dalam kota

D. Kadangkala Andini tidak berwisata di akhir pekan

E. Tempat wisata lebih banyak terdapat di dalam

 

  1. Semua penyelam adalah perenang. Beberapa pelaut adalah penyelam. Jadi …

A. semua pelaut adalah perenang

B. beberapa pelaut adalah perenang

C. beberapa perenang bukan pelaut

D. beberapa penyelam bukan pelaut

E. tidak dapat ditarik kesimpulan

 

  1. Semua kuda tidak bertanduk. Harimau tidak memamah biak. Jadi …

A. kuda tidak memamah biak

B. harimau tidak bertanduk

C. harimau tidak bertanduk dan tidak memamah biak

D. kuda dan harimau tidak bertanduk dan tidak memamah biak

E. tidak dapat ditarik kesimpulan

 

Tes Potensi Akademik (TPA) itu sebenarnya mudah apabila kita tahu trik untuk menghadapinya, gampang untuk dikerjakan apabila tahu cara menjawabnya. Untuk menghadapi tes TPA ini Anda harus banyak berlatih, berlatih dan berlatih contoh Soal TPA Bappenas Terbaru. Selain dengan perbanyak latihan mengerjakan soal tes potensi akademik, Anda bisa juga mengikuti Pelatihan Tes Potensi Akademik.

Mengapa Pelatihan TPA  Penting?

Dari hasil pengamatan kami, secara umum calon peserta Tes TPA yang telah lama meninggalkan  bangku kuliah di perguruan tinggi atau tempat belajar formal terakhir  mempunyai skor Tes Potensi Akademik yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan peserta yang  baru lulus. Ini wajar-wajar saja, karena otak kita kan seperti otot tubuh kita. Contohnya jika kita lama tidak olah raga renang, tiba-tiba disuruh renang 100 meter sekaligus, mungkin kita tidak akan kuat. Kita perlu latihan dulu sebelum bertanding. Anda pasti tahu kan, bahwa setiap olah ragawan mempunyai pelatih. Oleh karena itu, sebelum bertanding di tes TPA mungkin ada baiknya Anda mengikuti pelatihan TPA.

Bagi peserta yang telah memasuki usia 35 tahun atau lebih punya kecenderungan skor  yang diperolehnya relatif lebih rendah dari mereka yang lebih muda.  Peserta yang jurusan IPA atau eksakta mempunyai skor yang relatif lebih tinggi bila dibandingkan peserta dengan latar belakang IPS atau non eksakta.  Apalagi  Anda sudah meninggalkan dunia hitung-hitungan yang sifatnya teoritis matematik mungkin sudah 5, 10, 15 atau bahkan 20 tahun yang lalu. Untuk membantu Anda yang ingin menaikkan skor TPA, kami menyiapkan program pelatihan TPA dan juga ada private TPA secara khusus.

Info lebih lanjut KLIK WhatsApp Sekarang

Soal TPA Bappenas Terbaru

Les TPA Bappenas

Les TPA Bappenas

 

Les TPA Bappenas – Tes Potensi Akademik adalah suatu tes yang yang diperuntukkan mengukur kemungkinan keberhasilan seseorang apabila yang bersangkutan melanjutkan ke dunia akademik atau memangku jabatan/ golongan dimana jabatan/ golongan  tersebut membutuhkan kemampuan akademis.  Skor TPA/TKU masing-masing penyelenggara mempunyai kriteria sendiri, namun TPA/TKU yang telah umum dipergunakan dan diakui secara internasional yaitu yang diselenggarakan OTO Bappenas dan bekerjasama dengan beberapa perguruan tinggi di dalam negeri. Skor tersebut  antara 200 s.d 800 dimana paling rendah adalah 200 dan paling tinggi (apabila benar semua) adalah 800. Seseorang dianggap mempunyai kemampuan rata-rata bila mampu mencapai skor 500 (mean).

Les TPA Bappenas

Skor TPA yang diterbitkan OTO Bappenas berlaku hingga 2 th (dua tahun) sejak tanggal tes, dan tidak dapat diperpanjang kecuali yang bersangkutan mengikuti tes TPA kembali. Materi soal TPA terdiri dari 3 subtest yang masing-masing subtest memiliki skor antara 20 s.d 80, sehingga nilai/skor total didapat dari penjumlahan skor ketiga subtest tersebut dibagi 3 dan dikalikan 10 (rincian ini dapat dilihat di kertas skor TPA OTO-Bappenas).

Materi soal TPA, TBS, TKU, TKA serupa dengan GRE dan GMAT karena soal-soal TPA memang kombinasi antara keduanya. Pelatihan TPA/TKU/TKA diadakan untuk mengenalkan model Tes  dengan pertimbangan orang yang mempunyai potensi tinggi namun belum pernah mengenal bentuk soal dan strategi mengerjakan tes seleksi tersebut selalu mendapat skor/nilai yang lebih rendah bila dibandingkan dengan orang yang pernah mengikuti dan telah memahami aturan mainnya.

Saat ini, TPA telah menjadi salah satu tes wajib penyaringan CPNS, rekrutmen karyawan, kenaikan jabatan/pangkat, serta melanjutkan pendidikan ke jenjang master dan doktoral. Setiap peserta wajib mengikuti Tes Potensi Akademik sebagai salah satu syarat kelulusan.

Materi Tes TPA BAPPENAS

Materi Tes TPA BAPPENAS sendiri dibagi menjadi 3 bagian yaitu:

  1. Penalaran Verbal

Dalam test penalaran verbal sering kali yang keluar merupakan istilah istilah baru yang jarang kita jumpai pada kegiatan kita sehari-hari. Tips untuk mengerjakan soal ini bisa dengan memulai membaca berita baik di koran atau situs-situs berita.

  1. Kuantitatif

Test TPA ini sangat menghabiskan waktu. Dalam test kuantitatif akan diuji kecepatan menghitung dan mempelajari pola deret angka. Pada saat saya test TPA kemarin, saya menyisakan 40 soal, terpaksa pengawuranpun bertindak. Saran bagi teman-teman agar mengerjakan bagian deret angka dan bagian yang mempunyai pilihan x>y, x<y, x=y.

  1. Penalaran

Pada test Penalaran kita dituntut untuk mengasah logika kita dimana soal-soalnya berisi tentang logika analisa dan logika gambar. Pada TPA OTO BAPPENAS, logika analisa harus dilatih dengan sering-sering mengerjakan latihan soal sedangkan untuk logika gambar akan lebih mudah bisa sering bermain puzzle dan rubik.

Banyaknya soal TPA disertai dengan waktu pengerjaan yang sempit mengakibatkan banyaknya peserta yang gugur pada tahap ini. Tidak hanya sebatas jumlah soal dan minimnya waktu yang diberikan, terdapat faktor kegagalan lainnya seperti kurangnya latihan mengerjakan soal-soal TPA, tidak memahami proses mengerjakan soal dengan cepat dan tepat, dan kurangnya pemahaman peserta atas deskripsi pengerjaan soal-soal TPA.

Untuk mempermudah anda dalam menghadapi Tes Potensi Akademik, ada baiknya anda mengikuti Kursus Persiapan TPA. Mungkin bagi sebagian orang, mengikuti pelatihan TPA Bappenas adalah hal yang tidak penting. Tetapi sebenarnya Les TPA Bappenas sangat bermanfaat. Karena saat mengikuti Pelatihan TPA Bappenas, anda akan mendapatkan trik dan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawab soal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat.

Nahh, untuk Anda yang ingin mengikuti tes potensi akademik, Anda perlu belajar dulu supaya menguasai betul-betul materi tes dengan cara mengikuti Kursus Persiapan TPA.

Mengapa Les TPA Bappenas Penting ?

Pada umumnya calon peserta Tes TPA yang telah lama meninggalkan bangku kuliah di perguruan tinggi mempunyai skor TPA yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan peserta yang baru lulus dari pendidikannya; peserta yang telah memasuki usia 35 tahun atau lebih punya kecenderungan skor yang diperolehnya relatif lebih rendah dari mereka yang lebih muda; peserta yang berlatar belakang pendidikan non eksakta mempunyai skor yang relatif lebih rendah bila dibandingkan peserta dengan latar belakang eksakta; dan peserta yang tinggal di luar Jawa rata-rata mengalami hal yang sama bila dibandingkan dengan peserta yang ada di Pulau Jawa.

Kursus Persiapan TPA

Karena secara umum potensi akademik merupakan potensi seseorang yang tidak ada korelasinya dengan latar belakang baik perbedaan usia, jenis kelamin, suku, wilayah, dll, maka Les TPA Bappenas ini dianggap penting agar semua calon peserta tes disegarkan kembali ingatannya dan memiliki persepsi maupun memahami aturan main tes yang sama sehingga potensi akademisnya dapat terukur dengan tepat.

 Manfaat Les TPA Bappenas

Kami berpengalaman menyelenggarakan Pelatihan TPA. Berdasarkan pengalaman selama ini bahwa banyak peserta yang nilainya rendah disebabkan awam dengan model soal TPA. Namun setelah mengikuti Les TPA Bappenas hasilnya sebagian besar peserta TPA meningkat. Selain itu keuntungan lainnya adalah :

  • Nilai TPA pasca pelatihan yang diperoleh karyawan/ peserta tes adalah nilai obyektif yaitu apabila nilainya yang  tinggi  bukan karena unsur kebetulan dan nilai TPA rendah juga bukan karena kebetulan, namun memang merupakan nilai yang objektif tinggi/rendah;
  • Les TPA Bappenas akan sangat membantu terutama bagi mereka yang belum pernah melakukan tes TPA atau mereka yang telah lama meninggalkan bangku kuliah.

Info Lebih Lanjut Mengenai Les TPA Bappenas KLIK WhatsApp Sekarang

Les TPA Bappenas

Pendaftaran TPA OTO Bappenas

Pendaftaran TPA OTO Bappenas

 

Pendaftaran TPA OTO Bappenas – TPA adalah singkatan dari Tes Potensi Akademik. Tes ini digunakan sebagai alat seleksi bermacam-macam kebutuhan seperti program beasiswa, penerimaan mahasiswa baru jenjang S2 dan S3, melamar pekerjaan, kenaikan pangkat hingga promosi jabatan. Penyelenggara tes ini adalah Bappenas melalui Unit Pelayanan Tes Potensi Akademik (UPP-TPA). Tes ini dirancang untuk mengukur potensi intelektual seseorang yang nilainya berkisar dari 200 hingga 800.

Pendaftaran TPA OTO Bappenas

Untuk menjalani tes TPA, Anda bisa ikut tes di kampus tempat Anda mendaftar studi pascasarjana, atau juga dari lembaga lain yang berkompeten, utamanya dari TPA OTO BAPPENAS. TPA OTO BAPPENAS dilaksanakan satu hingga dua bulan sekali di beberapa universitas. Biasanya diselenggarakan oleh Program Pascasarjana Universitas tertentu bekerja sama dengan Unit Usaha Otonom Penyelenggara Tes Potensi Akademik (UUO-TPA) Bappenas. Kelebihan dari TPA OTO BAPPENAS adalah sertifikatnya bisa digunakan di manapun dan berstandar internasional.

Khusus TPA Bappenas, proses pendaftarannya lebih mudah dan simpel bila dilakukan secara online. Semua bisa Anda lakukan hanya dalam sekali duduk di depan komputer yang  terkoneksi dengan internet. Berikut cara pendaftaran TPA OTO Bappenas :

Pertama, CEK JADWAL. Anda bisa googling perihal jadwal TPA Bappenas di lokasi yang paling dekat dengan Anda. Misalnya, Anda mendaftarkan diri untuk mengikuti TPA Bappenas di Jakarta, lalu Anda tinggal googling dengan kata kunci “Jadwal TPA Bappenas Jakarta”. Nanti Anda akan menemukan jadwal lengkap pelaksanaan TPA Bappenas di wilayah Jakarta.

Kedua, KONFIRMASI KE PETUGAS. Bersamaan jadwal tes, biasanya disertakan informasi lengkap seputar pelaksanaan tes, misalnya contact person panitia pelaksana serta prosedur pendaftarannya. Catat contact person-nya dan segera konfirmasi. Yang perlu Anda konfirmasikan adalah perihal sudah penuh atau belum kuota pada jadwal tes yang Anda inginkan. Jangan sampai, Anda jauh-jauh datang ke lokasi kantor pendaftaran dan tiba disana Anda harus kecewa karena jadwal tanggal tersebut sudah penuh. Dan tanyakan pula perihal teknis pendaftaran yang masih Anda belum pahami.

Ketiga, ISI FORMULIR PENDAFTARAN  dan TRANSFER UANG PENDAFTARAN. Dalam situs panitia pelaksana, biasanya disertakan pula formulir pendaftaran yang bisa kita download. Download dan isilah dengan lengkap sesuai petunjuk.

Keempat, TRANSFER UANG PENDAFTARAN TPA OTO BAPPENAS melalui ATM, via internet banking, ataupun datang ke bank secara langsung. Ingat, simpan bukti transfer. Adapun untuk besarnya biaya tes OTO BAPPENAS adalah kisaran Rp 380.000,-an.

Kelima, SCAN FORMULIR PENDAFTARAN TPA OTO BAPPENAS dan BUKTI TRANSFER Anda, kemudian kirimkan ke panitia penyelenggara via email ataupun fax. Jangan lupa, untuk mengkonfirmasi ulang, apakah bukti transfer dan formulir Anda sudah diterima atau belum.

Keenam, SIAPKAN DOKUMEN. Dokumen yang Anda harus siapkan adalah fotokopi KTP, fotokopi ijazah (minimal D3), pas foto berwarna 2 lembar ukuran 3×4, bukti transfer dan formulir pendaftaran. Dokumen ini harus Anda bawa saat datang ke lokasi tes.

Hasil tes bisa diketahui 1-2 minggu setelah pelaksanaan tes. Kita akan menda-patkan sertifikat yang berlaku hingga 2 tahun dan sertifikat ini tidak dapat diperpanjang kecuali yang bersangkutan mengikuti tes TPA kembali.

Materi Soal TPA Bappenas

Tes verbal (Bahasa) berfungsi untuk mengukur kemampuan seseorang di bidang kata dan bahasa. Tes ini meliputi tes sinonim (persamaan kata), tes antonim (lawan kata), tes padanan hubungan kata (Analogi Verbal), dan tes pengelompokan kata. Umumnya terdiri dari kata-kata yang jarang ditemui di kehidupan orang awam, yang terkadang tidak seperti Bahasa Indonesia.

Tes kuantitatif ini berfungsi mengukur kemampuan seseorang di bidang angka, dalam rangka berpikir terstruktur dan logis matematis. Tes ini meliputi Aritmetik (hitungan), Seri (deret bilangan), Logika Bilangan (Komparasi Kuantitatif) dan Logika Aritmetik (soal cerita).

Tes analisa & logika berfungsi mengukur kemampuan seseorang dalam penalaran dan pemecahan persoalan secara logis atau masuk akal. Tes logika ini meliputi tes logika umum, tes analisa pernyataan dan kesimpulan (silogisme), tes logika cerita dan tes logika diagram.

Jadi bagi Anda yang akan mengikuti Tes Potensi Akademik, akan sangat membantu jika Anda menginvestasikan waktu mengikuti pelatihan TPA supaya menghemat waktu belajar. Selain itu Anda akan memperoleh tip dan trik mengerjakan soal-soal TPA yang tidak diajarkan di buku-buku soal tpa atau buku pelatihan tpa.

Mengapa Pelatihan TPA  Penting ?

Pada umumnya calon peserta Tes TPA yang telah lama meninggalkan bangku kuliah di perguruan tinggi mempunyai skor TPA yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan peserta yang baru lulus dari pendidikannya; peserta yang telah memasuki usia 35 tahun atau lebih punya kecenderungan skor yang diperolehnya relatif lebih rendah dari mereka yang lebih muda; peserta yang berlatar belakang pendidikan non eksakta mempunyai skor yang relatif lebih rendah bila dibandingkan peserta dengan latar belakang eksakta; dan peserta yang tinggal di luar Jawa rata-rata mengalami hal yang sama bila dibandingkan dengan peserta yang ada di Pulau Jawa.

Karena secara umum potensi akademik merupakan potensi seseorang yang tidak ada korelasinya dengan latar belakang baik perbedaan usia, jenis kelamin, suku, wilayah, dll, maka kegiatan pelatihan TPA ini dianggap penting agar semua calon peserta tes disegarkan kembali ingatannya dan memiliki persepsi maupun memahami aturan main tes yang sama sehingga potensi akademisnya dapat terukur dengan tepat.

Info Lebih Lanjut Mengenai Pelatihan TPA Bappenas KLIK WhatsApp Sekarang

Pendaftaran TPA OTO Bappenas