Contoh Soal TPA Matematika dan Pembahasannya

Contoh Soal TPA Matematika dan Pembahasannya

 

 

Contoh Soal TPA Matematika dan Pembahasannya – Tes Potensi Akademik atau yang sering disingkat dengan TPA adalah sebuah tes yang berkaitan dengan kemampuan akademis atau keilmuan seseorang.

Tes Potensi Akademik terdiri dari empat (4) jenis tes yang masing-masing terbagi menjadi beberapa jenis subtes.

  • Tes kemampuan verbal
  • Tes kemampuan numerik
  • Tes kemampuan penalaran
  • Tes kemampuan visual spasial

Contoh Soal TPA Matematika dan Pembahasannya

Nah kali ini kami akan berbagi mengenai tes kemampuan numerik. Tes kemampuan numerik merupakan tes yang berkaitan dengan bidang matematika dasar. Tujuan dari tes ini adalah untuk mengukur kemampuan seseorang dalam berpikir secara logis dan terstruktur.

Tes Kemampuan Numerik terbagi menjadi beberapa subtes antara lain:

  • Tes Deret Bilangan
  • Tes Matematika Berpola
  • Tes Aritmatika Dasar
  • Tes Logika Matematika dan Matematika Bercerita

Untuk dapat memahaminya berikut akan kami berikan Contoh Soal TPA Matematika dan Pembahasannya.

  1. (4) (2) (20)

       (5) (1) (26)

       (7) (3) (K)

Nilai K yang tepat adalah …..

A.58

B.52

C.49

D.55

E.50

Jawaban:

Pola yang berlaku jika dimisalkan dengan A, B, dan C adalah:
(A)2 + (B)2 = C

Maka nilai K yang tepat adalah:
(7)2 + (3)2 = K
49 + 9 = K
K = 58
Jadi, jawaban yang tepat adalah 58. Jawaban: A

  1. (6) (10) >< (2) (30)

      (5) (9) >< (15) (3)

      (8) (8) >< (4) (X)

Nilai X yang tepat adalah …..

A.14

B.21

C.19

D.10

E.16

Jawaban:

(A) (B) >< (C) (D)
(8) (8) >< (4) (X)

Pola yang berlaku jika dimisalkan dengan A, B, C, dan D adalah:
(A) x (B) = (C) x (D)

Maka nilai X adalah:
8 x 8 = 4 x X
64 = 4X
X = 16
Jadi, jawaban yang tepat adalah 16. Jawaban: E

  1. 18 23 19 25 22 29 … …
    A.25 dan 34
    B.23 dan 33
    C.27 dan 35
    D.25 dan 35
    E.24 dan 32

Jawaban:

Terdapat dua pola yang berlaku:
Pola pertama ditambahkan dengan bilangan ganjil yang berurutan naik.
18 + 1 = 19
19 + 3 = 22
22 + 5 = 27

Pola kedua ditambahkan dengan bilangan genap berurut naik.
23 + 2 = 25
25 + 4 = 29
29 + 6 = 35

Jadi jawaban yang tepat adalah 27 dan 35. Jawaban : C

  1. 4 17 8 14 16 11 32 8 … …
    A.66 dan 4
    B.58 dan -3
    C.60 dan 3
    D.64 dan 5
    E.61 dan 2

Jawaban:

Terdapat 2 pola dalam deret ini:
Pola dikali 2, yaitu 4, 8, 16, 32.
Pola berkurangi 3, yaitu 17, 14, 11 dan 8.
Dengan memperhatikan pola yang ada, maka bilangan selanjutnya adalah

Pola dikalikan 2, bilangan setelah 32 adalah 64
Pola dikurangi 3, bilangan setelah 8 adalah 5
Jadi jawaban yang tepat adalah 64 dan 5. Jawaban D

  1. 32+ 52 + 72 = …..
    A.83
    B.74
    C.66
    D.61
    E.69

Jawaban: A.
Pembahasan:
3 2 + 5 2 + 7 2 = …..
9 + 25 + 49 = 83
Jadi, jawaban yang tepat adalah 83.

  1. 201 x 3 + y = 3.230
      Nilai y yang tepat adalah …..
    A.2.834
    B.2.627
    C.3.012
    D.2.246
    E.2.476

Jawaban: B.
Pembahasan :
210 x 3 + y = 3.230
603 + y = 3.230
y = 3.230 – 603
y = 2.627
Jadi, jawaban yang tepat adalah 2.627

  1. 5 x a x 14 = 6 x 7 x 4
      Nilai a yang tepat adalah …..
    A.24
    B.18
    C.21
    D.22
    E.36

Jawaban: A
Pembahasan :
5 x a x 14 = 6 x 70 x 4
a x 70 = 6 x 70 x 4
a = 6 x 4
a = 24
Jadi, jawaban yang tepat dalah 24.

  1. Bondan telah melakukan 3 kali tes Matematika dengan nilai rata-rata 89. Berapa nilai yang harus Bondan peroleh jika ingin nilai tes selanjutnya mendapatkan rata-rata 90?
    A.97
    B.94
    C.90
    D.93
    E.95

Jawaban:  D
Pembahasan:
Nilai rata-rata 3 kali tes Matematika adalah 89. Jadi 3 x 89 = 267
Nilai ke-4 agar nilai rata-rata menjadi 90 : 4 x 90 = 360
Nilai yang harus didapat adalah 360 – 267 = 93.
Jadi, jawaban yang tepat adalah 93.

  1. Jika tahu 2015 Feni berumur 3,25 windu, maka pada tahun 2002 umur Feni adalah …..
    A.12 Tahun
    B.8 Tahun
    C.11 Tahun
    D.17 Tahun
    E.13 Tahun

Jawaban: E.
Pembahasan :
Tahun 2015 umur Feni = 3.25 windu
1 windu = 8 tahun
3,25 windu = 26 tahun
Tahun lahir Feni = 2015 – 26 = 1989
Umur Feni pada tahun 2002 = 2002 – 1989 = 13 tahun
Jadi, jawaban yang tepat adalah 13 tahun.

  1. Pak Taufik adalah seorang penjahit. Dia mampu menjahit 18 baju selama 3 hari. Jumlah baju yang dapat dijahit pak Taufik dari tanggal 1 Desember sampai dengan 25 Desember adalah …..
    A.170
    B.162
    C.140
    D.138
    E.150

Jawaban: E
Pembahasan :
Pak Taufik bisa menjahi 18 baju dalam 3 hari, maka dalam sehari Pak Taufik bisa menjahit 6 baju.
1 Desember – 25 Desember = 25 hari
Dalam 25 hari, jumlah baju yang dijahit Pak Taufik = 6 x 25 = 150 baju.
Jadi, jawaban yang tepat adalah 150 baju.

Itulah gambaran umum mengenai Contoh Soal TPA Matematika dan Pembahasannya. Untuk mempermudah Anda dalam menghadapi Tes Potensi Akademik, ada baiknya Anda mengikuti Pelatihan TPA Bappenas. Mungkin bagi sebagian orang, mengikuti pelatihan TPA Bappenas adalah hal yang tidak penting. Tetapi sebenarnya pelatihan TPA Simak S2 UI sangat bermanfaat. Karena saat mengikuti Pelatihan TPA Bappenas, Anda akan mendapatkan trik dan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawab soal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat.

Jika Anda berminat mengikuti Pelatihan TPA Bappenas, silahkan hubungi kami melalui sitebar di sebelah kiri website kami atau KLIK WhatsApp Sekarang

Contoh Soal TPA Matematika dan Pembahasannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*