Tes Potensi Akademik Lawan Kata

Tes Potensi Akademik Lawan Kata

 

Tes Potensi Akademik Lawan Kata – Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) antonim adalah kata yang  berlawanan makna dengan kata lain. Tes antonim merupakan salah satu bagian dalam tes potensi akademik seperti halnya tes sinonim maupun padanan kata yang sudah pernah saya posting sebelumnya. Tes antonim mempunyai maksud untuk mengukur wawasan seseorang akan sesuatu hal dipandang dari segi kebenaran dan juga kebalikannya. Dalam tes ini menuntut penguasaan atas perbendaharaan kata yang baik karena dalam tes tersebut para peserta harus mencari kata yang paling bertentangan dengan kata dalam soal yang diberikan.

Tes Potensi Akademik Lawan Kata

Banyak orang yang sering terkecoh dalam mengerjakan soal ujian TPA yang membahas tentang lawan kata (Antonim). Yang dimaksud terkecoh di sini adalah kurang telitinya seseorang dalam membaca soal yang diperintahkan. Biasanya untuk soal ujian TPA jenis lawan kata pengurutannya diletakkan berdekatan dengan soal-soal persamaan kata. Dan hal inilah yang biasanya membuat seseorang sering lupa atau salah kaprah dalam mengerjakan. Seharusnya yang dicari adalah lawan katanya malah yang dipilih adalah persamaan katanya.

Untuk dapat memahaminya, kami akan membagikan contoh Tes Potensi Akademik Lawan Kata beserta pembahasannya :

  1. PROFESIONAL >< …..

A.Profesor

B.Expert

C.Pakar

D.Amatir

E.Jawara

Jawaban:

Profesional dapat diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan profesi dan memerlukan kepandaian khusus. Lawan dari kata profesional dapat diartikan sebagai hal-hal yang dilakukan hanya berdasarkan kesenangan atau hobi semata. Yang demikian itu biasa disebut amatiran atau amatir. Jadi antonim dari kata profesional adalah AMATIR (D).

  1. ABSEN >< …..

A.Izin

B.Cuti

C.Hadir

D.Tidak Masuk

E.Berhalangan Hadir

Jawaban:

Untuk dapat menjawab pertanyaan diatas, Anda harus mengetahui makna dari kata absen. Absen memiliki arti tidak masuk atau tidak hadir. Empat pilihan jawaban, yaitu A (izin), B (cuti), D (tidak masuk) dan E (berhalangan hadir), memiliki makna yang sama dengan kata absen. Dengan demikian, lawan kata atau antonim yang tepat dari kata absen adalah HADIR (C).

  1. HETEROGEN >< …..

A.Oksigen

B.Homogen

C.Agen

D.Beragam

E.Berlainan Jenis

Jawaban:

Untuk dapat menjawab pertanyaan diatas, Anda harus mengetahui makna dari kata heterogen. Heterogen berarti terdiri atas berbagai unsur yang berbeda, berlainan jenis, atau beragam. Piliah jawaban D (beragam) dan E (berlainan jenis) merupakan sinonim dari kata heterogen. Adapun lawan kata dari heterogen adalah terdiri atas unsur, jenis dan macam yang sama, atau di sebut juga dengan homogen. Jadi, antonim yang tepat dari kata heterogen adalah HOMOGEN (B).

  1. HAMBATAN >< …..

A.Rintangan

B.Kendala

C.Halangan

D.Gangguan

E.Kesempatan

Jawaban:

Hambatan dapat diartikan sebagai penghalang, perintang, dan segala sesuatu yang membuat pekerjaan atau perjalanan menajdi lambat atau tidak lancar. Dengan demikian, pilihan jawaban A, B, C dan D merupakan sinonim dari kata harapan. Jadi lawan kata atau sinonim yang tepat dari halanan adalah KESEMPATAN (E).

  1. IMPRESIF >< …..

A.Keren

B.Mengagumkan

C.Sederhana

D.Mengesankan

E.Berharga

Jawaban:

Impresif dapat diartikan sebagai sesuatu yang memberi atau meninggalkan kesan yang sangat mendalam, atau sesuatu yang pertisius dan berharga. Pilihan jawaban A, B, D dan E merupakan sinonim dari kata impresif. Jadi lawan kata yang tepat dari impresif adalah SEDERHANA (C).

  1. SIMPATI >< …..

A.Kasih Sayang

B.Empati

C.Antipati

D.Tenggang Rasa

E.Afeksi

Jawaban:

Simpati dapat diartikan sebagai rasa kasih, rasa suka, atau keikutsertaan merasakan perasaan senang, susah dan sebagainya yang dirasakan orang lain. Pilihan jawaban A, B, D dan E memiliki makna yang hampir sama dengan kata simpati, sehingga bukan jawabannya. Lawan kata yang sesuai untuk kata simpati adalah ANTIPATI (C).

  1. YAYI >< …..

A.Adik

B.Kakak

C.Ayah

D.Ibu

E.Tante

Jawaban:

Untuk menjawab pertanyaan diatas Anda harus mengetahui terlebih dahulu arti kata yayi. Yayi merupakan kata yang berasal dari bahasa Jawa, yang berarti adik. Antonim yang tepat untuk kata yayi adalah KAKAK (B).

  1. BADANIAH >< …..

A.Lahiriah

B.Jasmaniah

C.Rohaniah

D.Fisik

E.Ragawi

Jawaban:

Badaniah adalah segala sesuatu yang bersifat fisik, jasmaniah, kebendaan, lahirian, materiil, ragawi dan sebagainya. Dengan demikian pilihan jawaban A, B, D dan E merupakan sinonim dari badaniah. Adapun lawan kata dari badaniah adalah segala sesuatu yang bersifat batiniah, kejiwaan, dan kerohanian. Dengan begitu, antonim yang tepat dari badaniah adalah ROHANIAH (C).

  1. DINAMIS >< …..

A.Dinamit

B.Dinamo

C.Dimensi

D.Aktif

E.Statis

Jawaban:

Dinamis berarti selalu bergerak dengan cepat dan mudah berubah menyesuaikan keadaan. Dinamit berarti bom atau alat peledak. Dinamo memiliki arti mesin atau alat pemangkit listrik. Dimensi merupakan ukuran atau ruang. Aktif merupakan sinonim dari dinamis, yaitu selalu bergerak, bersemangat, bergairah. Adapun statis memiliki arti keadaan yang diam, tidak berubah, tidak mau menyesuaikan diri dengan zaman. Jadi, antonim yang tepat untuk kata dinamis adalah STATIS (E).

  1. TANYA >< …..

A.Apa

B.Kenapa

C.Jawab

D.Bagaimana

E.Diam

Jawaban:

Kata tanya atau bertanya dapat diartikan sebagai kegiatan memimta keterangan, penjelasan dan sebagainya. Pilihan jawaban A (apa), B (kenapa), dan D (bagaimana) merupakan bentuk dari kata tanya, sehigga bisa dipastikan bukan itu jawabannya. Pilihan jawaban C (jawab), dapat diartikan sebagai kegiatan memberi penjelasan atau keterangan atas sebuah pertanyaan. Jadi antonim yang tepat untuk kata tanya adalah JAWAB (C).

Itulah sedikit contoh Tes Potensi Akademk Lawan Kata (Antonim) dan pembahasannya. Untuk mempermudah Anda dalam menghadapi Tes Potensi Akademik, ada baiknya Anda mengikuti Pelatihan TPA Bappenas. Karena dengan mengikuti Pelatihan TPA Bappenas, Anda akan mendapatkan trik dan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawab soal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat.

Jika Anda berminat mengikuti Pelatihan TPA Bappenas, silahkan hubungi kami melalui sitebar di sebelah kiri website kami atau KLIK WhatsApp Sekarang

Tes Potensi Akademik Lawan Kata

Contoh Soal TPA Matematika dan Pembahasannya

Contoh Soal TPA Matematika dan Pembahasannya

 

 

Contoh Soal TPA Matematika dan Pembahasannya – Tes Potensi Akademik atau yang sering disingkat dengan TPA adalah sebuah tes yang berkaitan dengan kemampuan akademis atau keilmuan seseorang.

Tes Potensi Akademik terdiri dari empat (4) jenis tes yang masing-masing terbagi menjadi beberapa jenis subtes.

  • Tes kemampuan verbal
  • Tes kemampuan numerik
  • Tes kemampuan penalaran
  • Tes kemampuan visual spasial

Contoh Soal TPA Matematika dan Pembahasannya

Nah kali ini kami akan berbagi mengenai tes kemampuan numerik. Tes kemampuan numerik merupakan tes yang berkaitan dengan bidang matematika dasar. Tujuan dari tes ini adalah untuk mengukur kemampuan seseorang dalam berpikir secara logis dan terstruktur.

Tes Kemampuan Numerik terbagi menjadi beberapa subtes antara lain:

  • Tes Deret Bilangan
  • Tes Matematika Berpola
  • Tes Aritmatika Dasar
  • Tes Logika Matematika dan Matematika Bercerita

Untuk dapat memahaminya berikut akan kami berikan Contoh Soal TPA Matematika dan Pembahasannya.

  1. (4) (2) (20)

       (5) (1) (26)

       (7) (3) (K)

Nilai K yang tepat adalah …..

A.58

B.52

C.49

D.55

E.50

Jawaban:

Pola yang berlaku jika dimisalkan dengan A, B, dan C adalah:
(A)2 + (B)2 = C

Maka nilai K yang tepat adalah:
(7)2 + (3)2 = K
49 + 9 = K
K = 58
Jadi, jawaban yang tepat adalah 58. Jawaban: A

  1. (6) (10) >< (2) (30)

      (5) (9) >< (15) (3)

      (8) (8) >< (4) (X)

Nilai X yang tepat adalah …..

A.14

B.21

C.19

D.10

E.16

Jawaban:

(A) (B) >< (C) (D)
(8) (8) >< (4) (X)

Pola yang berlaku jika dimisalkan dengan A, B, C, dan D adalah:
(A) x (B) = (C) x (D)

Maka nilai X adalah:
8 x 8 = 4 x X
64 = 4X
X = 16
Jadi, jawaban yang tepat adalah 16. Jawaban: E

  1. 18 23 19 25 22 29 … …
    A.25 dan 34
    B.23 dan 33
    C.27 dan 35
    D.25 dan 35
    E.24 dan 32

Jawaban:

Terdapat dua pola yang berlaku:
Pola pertama ditambahkan dengan bilangan ganjil yang berurutan naik.
18 + 1 = 19
19 + 3 = 22
22 + 5 = 27

Pola kedua ditambahkan dengan bilangan genap berurut naik.
23 + 2 = 25
25 + 4 = 29
29 + 6 = 35

Jadi jawaban yang tepat adalah 27 dan 35. Jawaban : C

  1. 4 17 8 14 16 11 32 8 … …
    A.66 dan 4
    B.58 dan -3
    C.60 dan 3
    D.64 dan 5
    E.61 dan 2

Jawaban:

Terdapat 2 pola dalam deret ini:
Pola dikali 2, yaitu 4, 8, 16, 32.
Pola berkurangi 3, yaitu 17, 14, 11 dan 8.
Dengan memperhatikan pola yang ada, maka bilangan selanjutnya adalah

Pola dikalikan 2, bilangan setelah 32 adalah 64
Pola dikurangi 3, bilangan setelah 8 adalah 5
Jadi jawaban yang tepat adalah 64 dan 5. Jawaban D

  1. 32+ 52 + 72 = …..
    A.83
    B.74
    C.66
    D.61
    E.69

Jawaban: A.
Pembahasan:
3 2 + 5 2 + 7 2 = …..
9 + 25 + 49 = 83
Jadi, jawaban yang tepat adalah 83.

  1. 201 x 3 + y = 3.230
      Nilai y yang tepat adalah …..
    A.2.834
    B.2.627
    C.3.012
    D.2.246
    E.2.476

Jawaban: B.
Pembahasan :
210 x 3 + y = 3.230
603 + y = 3.230
y = 3.230 – 603
y = 2.627
Jadi, jawaban yang tepat adalah 2.627

  1. 5 x a x 14 = 6 x 7 x 4
      Nilai a yang tepat adalah …..
    A.24
    B.18
    C.21
    D.22
    E.36

Jawaban: A
Pembahasan :
5 x a x 14 = 6 x 70 x 4
a x 70 = 6 x 70 x 4
a = 6 x 4
a = 24
Jadi, jawaban yang tepat dalah 24.

  1. Bondan telah melakukan 3 kali tes Matematika dengan nilai rata-rata 89. Berapa nilai yang harus Bondan peroleh jika ingin nilai tes selanjutnya mendapatkan rata-rata 90?
    A.97
    B.94
    C.90
    D.93
    E.95

Jawaban:  D
Pembahasan:
Nilai rata-rata 3 kali tes Matematika adalah 89. Jadi 3 x 89 = 267
Nilai ke-4 agar nilai rata-rata menjadi 90 : 4 x 90 = 360
Nilai yang harus didapat adalah 360 – 267 = 93.
Jadi, jawaban yang tepat adalah 93.

  1. Jika tahu 2015 Feni berumur 3,25 windu, maka pada tahun 2002 umur Feni adalah …..
    A.12 Tahun
    B.8 Tahun
    C.11 Tahun
    D.17 Tahun
    E.13 Tahun

Jawaban: E.
Pembahasan :
Tahun 2015 umur Feni = 3.25 windu
1 windu = 8 tahun
3,25 windu = 26 tahun
Tahun lahir Feni = 2015 – 26 = 1989
Umur Feni pada tahun 2002 = 2002 – 1989 = 13 tahun
Jadi, jawaban yang tepat adalah 13 tahun.

  1. Pak Taufik adalah seorang penjahit. Dia mampu menjahit 18 baju selama 3 hari. Jumlah baju yang dapat dijahit pak Taufik dari tanggal 1 Desember sampai dengan 25 Desember adalah …..
    A.170
    B.162
    C.140
    D.138
    E.150

Jawaban: E
Pembahasan :
Pak Taufik bisa menjahi 18 baju dalam 3 hari, maka dalam sehari Pak Taufik bisa menjahit 6 baju.
1 Desember – 25 Desember = 25 hari
Dalam 25 hari, jumlah baju yang dijahit Pak Taufik = 6 x 25 = 150 baju.
Jadi, jawaban yang tepat adalah 150 baju.

Itulah gambaran umum mengenai Contoh Soal TPA Matematika dan Pembahasannya. Untuk mempermudah Anda dalam menghadapi Tes Potensi Akademik, ada baiknya Anda mengikuti Pelatihan TPA Bappenas. Mungkin bagi sebagian orang, mengikuti pelatihan TPA Bappenas adalah hal yang tidak penting. Tetapi sebenarnya pelatihan TPA Simak S2 UI sangat bermanfaat. Karena saat mengikuti Pelatihan TPA Bappenas, Anda akan mendapatkan trik dan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawab soal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat.

Jika Anda berminat mengikuti Pelatihan TPA Bappenas, silahkan hubungi kami melalui sitebar di sebelah kiri website kami atau KLIK WhatsApp Sekarang

Contoh Soal TPA Matematika dan Pembahasannya

Tes Potensi Akademik Verbal

Tes Potensi Akademik Verbal

 

Tes Potensi Akademik Verbal dikenal juga sebagai tes bahasa, adalah tes yang bertujuan untuk mengukur kemampuan seseorang dalam bidang kata dan bahasa. Tes ini meliputi persamaan kata (sinonim), tes lawan kata (antonim),tes padanan kata (similiariti).

Tes Potensi Akademik Verbal

Tujuan Tes Potensi Akademik Verbal

Tes sinonim atau persamaan kata ditujukan untuk mengukur tingkat kewaspadaan dan kecermatan terhadap suatu indikasi yang sama/mirip, sekaligus mengukur wawasannya (melalui perbendaharaan kata yang anda kuasai). Dengan demikian, bahwa seseorang akan lebih cepat, lebih efektif, dan lebih efesien dalam mengambil keputusan/kebijakan ketika dihadapkan pada permasalahan yang memiliki prinsip serta tipe yang sama dengan permasalahan yang pernah dihadapinya.

Tes lawan kata atau antonim dilakukan untuk menguji:

  • Wawasan dan pengetahuan seseorang, terutama mengenai perbendahraan kata atau kosakata
  • Tingkat kedalaman dan keakuratan persepsi seseorang dalam mencari kebenaran secara linier

Tes persamaan kata atau sinonim dilakukan dengan tujuan:

  • Wawasan dan pengetahuan seseorang, terutama mengenai perbendaharaan kata atau kosakata
  • Tingkat kedalaman dan keakuratan persepsi seseorang dalam mencari keberaran linier
  • Menilai seberapa jauh kemampuan seseorang mengenai arti atau makna yang tersirat dari kata, fungsi kata, dan pemakaiannya berikut padanan fungsi (analognya) dengan kata lain.

Tes padanan kata dilakukan dengan tujuan:

  • Wawasan pengetahuan seseorang, terutama mengenal perbendaharaan kata atau kosakata
  • Tingkat kedalaman dan keakuratan persepsi seseorang dalam mencari kebenaran secara sebanding

Contoh Tes Potensi Akademik Verbal

Antonim

  1. PEMUPUKAN >< . . . . . .

   A.Rehabilitasi

   B.Reboisasi

   C.Penggundulan

   D.Defertilisasi

   E.Renovasi

Jawaban:

DEFERTILISASI (D)

Pemupukan merupakan perbuatan menyuburkan tanah dengan rabuk (pupuk) dan lawannya adalah keadaan tidak subur (defertilisasi).

 

  1. SIAU >< . . . . . .

   A.Mendidih

   B.Memuai

   C.Membeku

   D.Mencair

   E.Memanas

Jawaban:

MENDIDIH (A)

Siau bisa diartikan sudah tak panas lagi; dingin kembali. Dan lawannya adalah mendidih.

 

  1. PREMAN >< . . . . . .

   A.Pengawal

   B.Sendiri

   C.Dinas

   D.Mafia

   E.Partikelir

Jawaban:

DINAS (C)

Preman sama dengan partikelir, tidak sedang berdinas, bukan tentara, tidak sedang berseragam, kepunyaan sendiri.

 

  1. HIRAU >< . . . . . .

   A.Lupa

   B.Ingat

   C.Lalai

   D.Kolase

   E.Acuh

Jawaban:

ACUH (E)

Menghiraukan mempunyai lawan mengindahkan; mengacuhkan.

 

  1. OPAS >< . . . . . .

   A.Porter

   B.Komandan

   C.Pesuruh

   D.Pemimpin

   E.Prajurit

Jawaban:

PEMIMPIN (D)

Pesuruh, tukang jaga, porter mempunyai arti yang sama dengan opas. Jadi lawannya adalah pemimpin.

 

Sinonim

  1. LUGAS = . . . . . .

   A.Lincah

   B.Tepat

   C.Langsung

   D.Sederhana

   E.Benar

Jawaban:

SEDERHANA (D)

Lugas bersinonim atau mempunyai makna dengan kata sederhana.

 

  1. PROGRESIF = . . . . . .

   A.Mutakhir

   B.Maju

   C.Terdepan

   D.Cepat

   E.Kecanggihan

Jawaban:

MAJU (B)

Progresif mempunyai arti ke arah kemajuan atau maju.

 

  1. REKANAN = . . . . . .

   A.Dagang

   B.Perlindungan

   C.Bisnis

   D.Relasi

   E.Kebohongan

Jawaban:

RELASI (D)

Rekanan sama artinya dengan pertalian; hubungan; perhubungan atau relasi.

 

  1. RESIDU = . . . . . .

   A.Pengolahan

   B.Pembuangan

   C.Hasil

   D.Bekas

   E.Endapan

Jawaban:

ENDAPAN (E)

Endapan biasa disebut dengan residu dalam bidang kimia ataupun bidang biologi.

 

  1. INTERPRETASI = . . . . . .

   A.Perkiraan

   B.Perkataan

   C.Tafsir

   D.Dugaan

   E.Rekaan

Jawaban:

TAFSIR (B)

Interpretasi dapat diartikan sebagai pemberian kesan; tafsiran; pendapat;  pandangan teoritis.

 

Padanan Kata

  1. INTENSITAS : FREKUENSI = _____ : _____

   A.Hadiah : Pengabdian

   B.Penghargaan : Penghormatan

   C.Jauh : Jarak

   D.Jumlah : Total

   E.Hak : Kewajiban

Jawaban:

PENGHARGAAN : PENGHORMATAN (B)

Intensitas mempunyai makna hampir sama dengan frekuensi, begitu pula dengan penghargaan yang mempunyai makna hampir sama dengan penghormatan.

 

  1. MOBIL : BENSIN = _____ : _____

   A.Pesawat terbang : Propeler

   B.Motor : Solar

   C.Manusia : Makanan

   D.Sapi : Susu

   E.Penyakit : Virus

Jawaban:

MANUSIA : MAKANAN (C)

Mobil membutuhkan bensin, dan manusia membutuhkan makanan.

 

  1. BAIT : PUISI = _____ : _____

   A.Drama : Epos

   B.Sajak : Prosa

   C.Loteng : Bangunan

   D.Hiasan diding : Lukisan

   E.Bendera : Lagu kebangsaan

Jawaban:

LOTENG : BANGUNAN (C)

Bait merupakan bagian dari puisi, loteng merupakan bagian dari bangunan.

 

  1. MENCURI : MENYESAL = _____ : _____

   A.Menyakiti : Menangis

   B.Mencontek : Menghukum

   C.Menyakiti : Menangis

   D.Makan : Lapar

   E.Menanam : Menyiang

Jawaban:

MENANAM : MENYIANG (E)

Setelah mencuri akan menyesal, setelah menanam akan menyiang.

 

  1. AIR : MINYAK = _____ : _____

   A.Rajin : Pandai

   B.Elang : Ayam

   C.Anjing : Kucing

   D.Gula : Kopi

   E.Pintar : Bodoh

Jawaban:

ANJING DAN KUCING (C)

Air dan minyak tidak dapat bersatu seperti anjing dan kucing yang tidak akan pernah bersama.

*Hati-Hati! Pada saat mengerjakan soal ANTONIM, jangan sampai Anda berpikir bahwa Anda sedang mencari sinonim/persamaannya. Ini sering terjadi pada peserta tes. Dimana ketika di tengah-tengah tes, tanpa di sadari telah mencari jawaban yang merupakan sinonimnya, bukan lawan katanya.

Jika anda ingin menambah perbendaharaan kata yang belum anda ketahui, sering-seringlah untuk membuka Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Sekian informasi mengenai Tes Potensi Akademik Verbal, semoga bermanfaat …

Untuk mempermudah Anda dalam menghadapi Tes Potensi Akademik, ada baiknya Anda mengikuti Pelatihan TPA Bappenas. Mungkin bagi sebagian orang, mengikuti pelatihan TPA Bappenas adalah hal yang tidak penting. Tetapi sebenarnya pelatihan TPA Simak S2 UI sangat bermanfaat. Karena saat mengikuti Pelatihan TPA Bappenas, Anda akan mendapatkan trik dan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawab soal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat.

Jika Anda berminat mengikuti Pelatihan TPA Bappenas, silahkan hubungi kami melalui sitebar di sebelah kiri website kami atau KLIK WhatsApp Sekarang

Tes Potensi Akademik Verbal

Contoh Soal TPA Bappenas S2 Download

Contoh Soal TPA Bappenas S2 Download

 

Contoh Soal TPA Bappenas S2 Download – Tes potensi akademik adalah sebuah tes yang barangkali pernah dirasakan oleh semua orang. Tes ini biasanya dilakukan pada penerimaan calon pegawai negeri sipil, rekrutmen karyawan perusahaan swasta, dan penerimaan mahasiswa baru baik S1, S2 atau S3.

Bahkan, untuk kenaikan jabatan karier pun ada pula yang mewajibkan lolos tes potensi akademik sebagai salah satu syaratnya.

Contoh Soal TPA Bappenas S2 Download

Di dunia internasional, tes potensi akademik setara dengan tes GRE (Graduate Record Examination). Umumnya test ini terdiri dari empat bagian, yaitu sesi tes bahasa atau verbal, sesi tes numerik atau angka, sesi tes gambar, dan sesi tes logika.

Materi Soal TPA Bappenas

Pada Soal TPA Bappenas  tersebut dibagi menjadi 3 bagian yaitu:

  1. Tes verbal berfungsi untuk mengukur kemampuan seseorang di bidang kata dan bahasa. Tes ini meliputi tes sinonim (persamaan kata), tes antonim (lawan kata), tes padanan hubungan kata, dan tes pengelompokan kata.
  2. Tes angka berfungsi mengukur kemampuan seseorang di bidang angka, dalam rangka berpikir terstruktur dan logis matematis. Tes ini meliputi tes aritmetik (hitungan), tes seri angka, tes seri huruf, tes logika angka dan tes angka dalam cerita.
  3. Tes logika berfungsi mengukur kemampuan seseorang dalam penalaran dan pemecahan persoalan secara logis atau masuk akal. Tes logika ini meliputi tes logika umum, tes analisa pernyataan dan kesimpulan (silogisme), tes logika cerita dan tes logika diagram.
  4. Sedangkan tes spasial atau tes gambar, berfungsi mengukur daya logika ruang yang dimiliki seseorang. Tes ini meliputi antara lain tes padanan hubungan gambar, tes seri gambar, tes pengelompokan gambar, tes bayangan gambar dan tes identifikasi gambar.Dalam test TPA OTO BAPPENAS score terendah adalah 200 dan tertinggi 800. Agar dapat lulus TPA peserta harus memiliki nilai minimal 500. Tidak ada pengurangan score karena salah menjawab jadi bila masih kosong sebaiknya diisi ngawur, barangkali saja jawabannya benar.

Untuk Anda yang sedang mencari Contoh Soal TPA Bappenas S2 Download, Anda berada di website yang tepat… Karena kami menyediakan Contoh Soal TPA Bappenas S2 yang dapat di Download GRATISSS

Contoh Soal TPA Bappenas S2 Download dibawah ini akan berisi soal-soal yang memiliki pola dan pattern mirip dengan soal TPA resmi, memang soal yang tertera disana tidak akan sama persis tapi setidaknya dengan terbiasa mengerjakan soal-soal serupa akan memudahkan anda menganalisa soal TPA resmi. Selamat berlatih 🙂

Contoh Soal TPA Bappenas S2 Download : Modul 1

Contoh Soal TPA Bappenas S2 Download : Modul 2

Contoh Soal TPA Bappenas S2 Download : Modul 3

Contoh Soal TPA Bappenas S2 Download : Modul 4

Contoh Soal TPA Bappenas S2 Download : Try Out 1

Untuk mempermudah Anda dalam menghadapi Tes Potensi Akademik, ada baiknya Anda mengikuti Pelatihan TPA Bappenas. Mungkin bagi sebagian orang, mengikuti pelatihan TPA Bappenas adalah hal yang tidak penting. Tetapi sebenarnya pelatihan TPA Simak S2 UI sangat bermanfaat. Karena saat mengikuti Pelatihan TPA Bappenas, Anda akan mendapatkan trik dan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawab soal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat. Lalu dengan mengikuti Pelatihan TPA Bappenas kita akan diberikan materi-materi yang harus kita hafal.

Mengapa Pelatihan TPA  Bappenas Penting?

Pada umumnya calon peserta Tes TPA yang telah lama meninggalkan bangku kuliah di perguruan tinggi mempunyai skor TPA yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan peserta yang baru lulus dari pendidikannya; peserta yang telah memasuki usia 35 tahun atau lebih punya kecenderungan skor yang diperolehnya relatif lebih rendah dari mereka yang lebih muda; peserta yang berlatar belakang pendidikan non eksakta mempunyai skor yang relatif lebih rendah bila dibandingkan peserta dengan latar belakang eksakta; dan peserta yang tinggal di luar Jawa rata-rata mengalami hal yang sama bila dibandingkan dengan peserta yang ada di Pulau Jawa.

Karena secara umum potensi akademik merupakan potensi seseorang yang tidak ada korelasinya dengan latar belakang baik perbedaan usia, jenis kelamin, suku, wilayah, dll, maka kegiatan pelatihan TPA ini dianggap penting agar semua calon peserta tes disegarkan kembali ingatannya dan memiliki persepsi maupun memahami aturan main tes yang sama sehingga potensi akademisnya dapat terukur dengan tepat.

Manfaat Kursus Tes TPA

Berdasarkan pengalaman selama ini bahwa banyak peserta yang nilainya rendah disebabkan awam dengan model soal TPA. Namun setelah mengikuti pelatihan, hasilnya sebagian besar peserta TPA skornya meningkat tajam. Selain itu keuntungan lainnya adalah : Nilai TPA pasca pelatihan yang  diperoleh karyawan/ peserta tes adalah nilai obyektif yaitu apabila nilainya yang  tinggi  bukan karena unsur kebetulan dan nilai TPA rendah juga bukan karena kebetulan, namun memang merupakan nilai yang objektif tinggi/rendah.

Pelatihan TPA akan sangat membantu terutama bagi mereka yang belum pernah melakukan tes TPA atau mereka yang telah lama meninggalkan bangku kuliah. Dengan mengikuti Kursus TPA (Tes Potensi Akademik) yang akan diakhiri dengan evaluasi berupa Tes Prediksi TPA, maka baik Lembaga maupun Karyawan dapat memperkirakan potensi akademisnya, selain perasaan percaya diri lebih tinggi dalam menghadapi TPA.

Materi Pelatihan & Instruktur

Verbal (padanan kata, lawan kata, analogi verbal);  Kuantitatif (hitungan, deret bilangan, komparasi kuantitatif); Penalaran (logika formal, analitis, keruangan, penalaran logis) serta ditambah dengan teknik mengerjakan TPA dengan metode berpikir strategis. Baik materi ataupun model TPA selalu di update/direvisi mengikuti perubahan materi dan model penyelenggara TPA lainnya. Dengan revisi rutin peserta lebih siap mengikuti tes TPA dari berbagai lembaga penyelenggara. Instruktur berpengalaman & sebagian besar berlatar  belakang pendidikan yang relevan dengan materi pelatihan.

Tempat & Waktu

Pelatihan dilaksanakan hanya satu hari untuk semua materi dan latihan soal.

Waktu Pelatihan Reguler di hari libur kerja Sabtu/Minggu (jadwal silahkan lihat disini) mulai Pk. 08.00 s.d 16.30 WIB

Lokasi Pelatihan : Pusat Studi Jepang UI Depok

Jika Anda berminat mengikuti Pelatihan TPA Bappenas, silahkan hubungi kami melalui sitebar di sebelah kiri website kami atau KLIK WhatsApp Sekarang

 

Contoh Soal TPA Bappenas S2 Download

Tips Lolos TPA Bappenas

Tips Lolos TPA Bappenas

 

Tips Lolos TPA Bappenas – Tes Potensi Akademik Adalah suatu tes yang yang diperuntukkan mengukur kemungkinan keberhasilan seseorang apabila yang bersangkutan melanjutkan ke dunia akademik atau memangku jabatan/ golongan dimana jabatan/ golongan  tersebut membutuhkan kemampuan akademis.  Skor TPA/TKU masing-masing penyelenggara mempunyai kriteria sendiri, namun TPA/TKU yang telah umum dipergunakan dan diakui secara internasional yaitu yang diselenggarakan OTO Bappenas dan bekerjasama dengan beberapa perguruan tinggi di dalam negeri.

Tips Lolos TPA Bappenas

Skor tersebut  antara 200 s.d 800 dimana paling rendah adalah 200 dan paling tinggi (apabila benar semua) adalah 800. Seseorang dianggap mempunyai kemampuan rata-rata bila mampu mencapai skor 500 (mean). Skor TPA yang diterbitkan OTO Bappenas berlaku hingga 2 th (dua tahun) sejak tanggal tes, dan tidak dapat diperpanjang kecuali yang bersangkutan mengikuti tes TPA kembali. Materi soal TPA terdiri dari 3 subtest yang masing-masing subtest memiliki skor antara 20 s.d 80, sehingga nilai/skor total didapat dari penjumlahan skor ketiga subtest tersebut dibagi 3 dan dikalikan 10.

Materi soal TPA, TBS, TKU, TKA serupa dengan GRE dan GMAT karena soal-soal TPA memang kombinasi antara keduanya. Pelatihan TPA/TKU/TKA diadakan untuk mengenalkan model Tes  dengan pertimbangan orang yang mempunyai potensi tinggi namun belum pernah mengenal bentuk soal dan strategi mengerjakan tes seleksi tersebut selalu mendapat skor/nilai yang lebih rendah bila dibandingkan dengan orang yang pernah mengikuti dan telah memahami aturan mainnya. Dengan mengikuti pelatihan ini maka nilai dapat dimaksimalkan dan skor yang didapat peserta lebih objektif, sebab bila setelah mengikuti pelatihan skor-nya tinggi maka memang objektitif tinggi dan bila rendah maka memang objektinya rendah.

Tips Lolos TPA Bappenas

Mungkin bagi sebagian orang yang pernah ikut tes TPA biasa akan bilang, “aah itu mah gampang, ga usah belajar juga bisa….ilmu dasar kan itu”…. Tapi coba tanya ke yang pernah ikut TPA Bappenas, pasti umumnya akan bilang “wawwww soalnyaaaa”…  TPA Bappenas jauh lebih susah jika dibandingkan dengan TPA biasa.

TPA terdiri dari tiga bagian soal yaitu Verbal, Kuantitatif dan Logika. Jumlah soalnya 250 soal dengan waktu 180 menit. Jadi untuk satu soal anda hanya diberi waktu sekitar 40 detik. Untuk verbal mungkin bisa dengan mudah dijawab tetapi bagaimana dengan soal matematika??. Berikut ini adalah Tips Lolos TPA Bappenas:

  1. Ikut Pelatihan TPA. Disini Kita akan diberikan materi dan Latihan – latihan soal yang berkaitan dengan Tes Potensi akademik dan Disini kita dapat mempelajari berbagai cara, tips dan trik untuk menjawab soal tes potensi akademik dengan mudah dan cepat.. Tips Lolos TPA Bappenas
  2. Intens Belajar. Sebulan sebelum tes, belajar dan kerjakan latihan soal berkali – kali agar otak terbiasa berpikir logis dan dengan hitung-hitungannya dan karna untuk menjawab soal Tes Potensi Akademik banyak yang perlu dihafalkan. Tips Lolos TPA Bappenas
  3. Hafalkan bentuk lain dari pecahan, desimal, persen dan juga pangkat2. Berikut ini linknya Tabel Hafalan yang disa anda pelajari. Tips Lolos TPA Bappenas
  4. Hafalkan juga kata2 bahasa indonesia yang sering ditemui di koran, jurnal ilmiah dan dokumen formal. Contohnya : Defekasi, ini adalah istilah yang digunakan untuk Buang Air Besar. Tips Lolos TPA Bappenas
  5. Sebelum tes, jangan lupa sarapan dan Badan harus Fit. Karena tes ini memang menyita energi. Malam sebelum tes jangan begadang untuk belajar. Saat menunggu tes dimulai, jangan buka buku, karena akan membuat fikiran menjadi stress.Lebih baik sarapan bagi yang belum sarapan atau berdoa. Tips Lolos TPA Bappenas
  6. Jangan terpaku pada satu soal. Jika merasa tidak bisa, langsung lewat saja. Dan Kerjakan soal yang memang di anggap mudah. Tips Lolos TPA Bappenas

Sekian Tips Lolos TPA Bappenas dari kami. Semoga bermanfaat dan Selamat mencoba.

Nahh, untuk Anda yang ingin mengikuti tes potensi akademik, Anda perlu belajar dulu supaya menguasai betul-betul materi tes dengan cara mengikuti Kursus Tes TPA.

Jika Anda berminat mengikuti Tes Potensi Akademik, ada baiknyamengikuti pelatihan satu hari untuk persiapan dalam menghadapi TPA. Jika Anda Kursus Tes TPA silahkan hubungi WhatsApp 0821 4324 7049

Mengapa Kursus Tes TPA Penting ?

Pada umumnya calon peserta Tes TPA yang telah lama meninggalkan  bangku kuliah di perguruan tinggi mempunyai skor TPA yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan peserta yang  baru lulus dari pendidikannya; peserta yang telah memasuki usia 35 tahun atau lebih punya kecenderungan skor  yang diperolehnya relatif lebih rendah dari mereka yang lebih muda;  peserta yang berlatar belakang pendidikan non eksakta mempunyai skor yang relatif lebih rendah bila dibandingkan peserta dengan latar belakang eksakta; dan  peserta yang tinggal di luar Jawa rata-rata mengalami hal yang sama bila dibandingkan dengan peserta yang ada di Pulau Jawa. Karena secara umum potensi akademik merupakan potensi  seseorang yang tidak ada korelasinya dengan latar belakang baik perbedaan usia, jenis kelamin, suku, wilayah, dll,  maka kegiatan pelatihan TPA ini dianggap penting  agar semua calon peserta tes disegarkan kembali ingatannya dan memiliki persepsi maupun memahami aturan main tes yang sama sehingga potensi akademisnya dapat terukur dengan tepat.

Manfaat Kursus Tes TPA

Berdasarkan pengalaman selama ini bahwa banyak peserta yang nilainya rendah disebabkan awam dengan model soal TPA. Namun setelah mengikuti pelatihan, hasilnya sebagian besar peserta TPA skornya meningkat tajam. Selain itu keuntungan lainnya adalah : Nilai TPA pasca pelatihan yang  diperoleh karyawan/ peserta tes adalah nilai obyektif yaitu apabila nilainya yang  tinggi  bukan karena unsur kebetulan dan nilai TPA rendah juga bukan karena kebetulan, namun memang merupakan nilai yang objektif tinggi/rendah.

Pelatihan TPA akan sangat membantu terutama bagi mereka yang belum pernah melakukan tes TPA atau mereka yang telah lama meninggalkan bangku kuliah. Dengan mengikuti Kursus TPA (Tes Potensi Akademik) yang akan diakhiri dengan evaluasi berupa Tes Prediksi TPA, maka baik Lembaga maupun Karyawan dapat memperkirakan potensi akademisnya, selain perasaan percaya diri lebih tinggi dalam menghadapi TPA.

Materi Pelatihan & Instruktur

Verbal (padanan kata, lawan kata, analogi verbal);  Kuantitatif (hitungan, deret bilangan, komparasi kuantitatif); Penalaran (logika formal, analitis, keruangan, penalaran logis) serta ditambah dengan teknik mengerjakan TPA dengan metode berpikir strategis. Baik materi ataupun model TPA selalu di update/direvisi mengikuti perubahan materi dan model penyelenggara TPA lainnya. Dengan revisi rutin peserta lebih siap mengikuti tes TPA dari berbagai lembaga penyelenggara. Instruktur berpengalaman & sebagian besar berlatar  belakang pendidikan yang relevan dengan materi pelatihan.

Tempat & Waktu

Pelatihan dilaksanakan hanya satu hari untuk semua materi dan latihan soal.

Waktu Pelatihan Reguler di hari libur kerja Sabtu/Minggu (jadwal silahkan lihat disini) mulai Pk. 08.00 s.d 16.30 WIB

Lokasi Pelatihan : Pusat Studi Jepang UI Depok

Dapatkan Tips Lolos TPA Bappenas lengkap dengan mengikuti Pelatihan TPA Bappenas, silahkan hubungi kami melalui sitebar di sebelah kiri website kami atau KLIK WhatsApp Sekarang

Tips Lolos TPA Bappenas

Contoh Soal Tes Potensi Akademik dan Jawabannya

Contoh Soal Tes Potensi Akademik dan Jawabannya

 

Contoh Soal Tes Potensi Akademik – Tes potensi ak ademik (TPA) adalah sebuah tes yang bertujuan untuk mengetahui bakat dan kemampuan seseorang di bidang keilmuan (akademis).

Tes ini juga sering dibungkan dengan kecerdasan seseorang. Saat ini, TPA  telah menjadi tes standar penyaringan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), rekrutmen karyawan swasta, serta karyawan BUMN di tahun 2018.

Contoh Soal Tes Potensi Akademik dan Jawabannya

Bahkan kenaikan jabatan setingkat manager di berbagai perusahaan juga mensyaratkan karyawannya mencapai TPA dengan dengan skor minimum tertentu. Tes Potensi Akademik juga umum dipakai sebagai tes penerimaan mahasiswa untuk jenjang S1 dan S2.

Berikut merupakan Contoh Soal Tes Potensi Akademik yang mungkin sering di keluarkan pada soal-soal TPA nantinya. Di bawah adalah contoh soal tes TPA pahami dengan seksama supaya paham dan bisa ingat pada Waktu tes TPA nantinya.

Sinonim

  1. LUGU

a.Kampungan

b.Bersahaja

c.Sabar

d.Bodoh

e.Penurut

Lugu adalah sifat yang tidak banyak tingkah, sewajarnya, apa adanya, bersahaja. (b)

  1. KESAHIHAN

a.Kebenaran

b.Kematangan

c.Keberlakuan

d.Kesalahan

e.Kemantapan

Sahih adalah sah; benar; sempurna; sehat (tiada celanya); pasti. Kesahihan = Kebenaran. (a)

  1. DEBAT

a.Komentar

b.Diskusi

c.Perbantahan

d.Permasalahan

e.Pembicaraan

Debat adalah Perbantahan, pertengkaran dengan kata-kata (c)

  1. AKSESORI

a.Cenderamata

b.Kalung

c.Penghias

d.Perhiasan

e.Suvenir

Aksesori adalah barang / benda yang berfungsi sebagai pelengkap, pemanis, penghias. (c)

  1. INSTING

a.Jiwa

b.Perasaan

c.Rohani

d.Naluri

e.Hati

Insting adalah sesuatu yang dilakukan sesuai kata hati, sinonim dengan naluri, yaitu menurut kata hati (d)

  1. DELUSI

A.Kekecewaan

B.Khawatir

C.Ilusi

D.Friksi

E.Nyata

Jawaban: C. Ilusi

Delusi = pikiran atau pandangan yang tidak berdasar ( tidak rasional), biasanya tidak berwujud sifat kemegahan diri atau perasaan dikejar-kejar; pendapat yang tidak berdasarkan kenyataan; khayal; ilusi.

  1. BENCANA

A.Bantuan

B.Rapat sekali

C.Lawan

D.Kawan

E.Bala

Jawaban: E. Bala

Bencana = sesuatu yang menyebabkan (menimbulkan) kesusahan ; kerugian; atau penderitaan; kecelakaan; bahaya; bala.

  1. TEMPAT

A.Piringan Hitam

B.Bulan

C.Loka

D.Tanggal

E.Kebun

Jawaban: C. Loka

Tempat = sesuatu yang dipakai untuk menaruh (menyimpan meletakkan, dan sebagainya); wadah; bekas; area daerah kawasan letak; lingkungan; loka; lokasi; posisi; zona.

  1. CIRI

A.Watak

B.Tabiat

C.Jiwa

D.Akhlak

E.Karakteristik

Jawaban: E. Karakteristik

Ciri = atribut, identitas, individualitas; jati diri, karakter, karakteristik; kekhasan; kekhususan; keunikan; sifat; tanda.

  1. OTAK BESAR

A.Serebrum

B.Syaraf

C.Kue

D.Daging

E.Otot

Jawaban: A. Serebrum

Otak besar = bagian depan otak manusia yang berukuran besar, berlekuk dalam, membujur berwarna abu-abu; yang memnbentuk bagian terbesar dari sistem saraf pusat; serebrum.

Antonim

  1. ANTIPATI >< …..

A.Apatis

B.Simpati

C.Acuh

D.Tidak Suka

E.Peduli

Jawaban: B. Simpati

Antipati = tidak suka. Lawan kata yang tepat untuk kata antipati adalah kata simpati.

  1. TENGGELAM >< …..

A.Terombang-Ambing

B.Melayang-Layang

C.Tak Tentu

D.Terapung

E.Terkatung-katung

Jawaban: D. Terapung

Tenggelam = masuk terbenam ke dalam air; karam. Lawan kata yang tepat untuk kata tenggelam adalah terapung.

  1. TIDAK BERDAYA >< …..

A.Invalid

B.Abnormal

C.Anomali

D.Disfungsi

E.Sinergi

Jawaban: E. Sinergi

Lawan kata yang tepat untuk kata tidak berdaya adalah kata sinergi yang berarti berdaya

  1. ENGGAN >< …..

A.Sudi

B.Tidak

C.Setuju

D.Maju

E.Siap

Jawaban: A. Sudi

Enggan = tidak mau. Lawan kata yang tepat untuk kata enggan adalah kata sudi, yang berarti mau.

  1. KALEIDOSKOP >< …..

A.Pengumpulan

B.Lensa Okuler

C.Seragam

D.Kebersamaan

E.Bhineka

Jawaban: C. Seragam

Kaleidoskop = beraneka ragam. Lawan kata yang tepat untuk kata kaleidoskop adalah kata seragam.

  1. VERBAL >< …..

a.lisan

b.tulisan

c.perilaku

d.karakter

e.bahasa

  1. UTOPIS >< …..

a.nyata

b.sempurna

c.khayalan

d.bijaksana

e.sejahtera

  1. GASAL >< …..

a.ganjil

b.genap

c.asli

d.gatal

e.jarang

  1. ABADI >< …..

a.kekal

b.pendek

c.sementara

d.tetap

e.fana

  1. SEKULER >< …..

a.keagamaan

b.duniawi

c.rokhaniah

d.cendekia

e.tradisional

  1. PIZZA : GANDUM

a.rumah : tukang

b.genteng : tanah liat

c.patung : pemahat

d.gambar : pelukis

e.skripsi : buku

  1. MODERN : TRADISIONAL

a.roket : rudal scud

b.ferrari : fiat

c.pesawat : sepeda motor

d.mobil : pedati

e.tv : vcd player

Alat  moderen dan alat tradisional adalah mobil dan pedati. (D) Semua alat lain yang disebutkan adalah moderen.

  1. INDONESIA : BELANDA

a.malaysia : inggris

b.india : spanyol

c.australia : selandia baru

d.singapura : china

e.brunei darussalam : timor leste

Indonesia pernah dijajah oleh Belanda. Dan Malaysia pernah dijajah oleh Inggris. (A)

  1. KARNIVORA : SINGA

a.reptilia : buaya

b.manusia : omnivora

c.herbivora : sapi

d.omnivora : harimau

e.herbivora : omnivora

Salah satu jenis karnivora (pemakan daging) adalah singa. Pilihan B tidak sepadan dengan urutan pertanyaan (Jenis : Contoh, bukan Contoh : Jenis). Jadi pilihan B kurang tepat, meskipun benar manusia adalah omnivora.  Sedangkan salah satu jenis herbivora (pemakan tumbuhan) adalah sapi. Jadi, pilihan yang benar dan tepat adalah (C)

  1. NORWEGIA : LUXEMBURG

a.Vietnam : Indonesia

b.Australia : Inggris

c.Brazil : Spanyol

d.Iraq : Australia

e.Chili : China

Norwegia dan Luxemburg adalah dua negara yang sama-sama berada di benua Eropa. Vietnam dan Indonesia adalah dua negara yang sama-sama berada di benua Asia.

  1. KAPAL : BURITAN = BURUNG : …

A.Sayap

B.Tulang

C.Ekor

D.Bulu

E.Dahan

Jawaban: C. Ekor

Bagian belakang dari sebuah kapal adalah buritan. Bagian belakan dari seekor burung adalah ekor.

  1. PASIEN : DOKTER : RESEP = ….

A.Murid: Guru: Tes

B.Penumpang : Sopir : Suntikan

C.Pasien : Suster : Suntikan

D.Masinis : Kereta : Rel

E.Presiden : Menteri : Peraturan

Jawaban: A. Murid : Guru : TES

Seorang pasien biasanya oleh dokter diberi resep. Seorang murid oleh guru biasanya diberi tes.

  1. JATUH : SAKIT = MENGANTUK : …

A.Berjalan

B.Kalori

C.Teriakan

D.Tersenyum

E.Tidur

Jawaban: E. Tidur

Saat terjatuh biasanya akan merasa sakit. Saat mengantuk biasanya akan tidur.

  1. RAMALAN : ASTROLOGI = PENYAKIT : …

A.Psikologi

B.Patologi

C.Kardiologi

D.Teologi

E.Bakteriologi

Jawaban: B. Patologi

Ilmu yang mempelajari tentang ramalan adalah astrologi. Ilmu yang mempelajjari tentang penyakit adalah patologi.

  1. INSENTIF : PRESTASI = ….

A.Hadiah : Pengabdian

B.Hak : Kewajiban

C.Prestasi : Kerja

D.Usaha : Hadiah

E.Hadiah : Motivasi

Jawaban:  A. HADIAH : PENGABDIAN

Insentif biasanyadiberikan karena prestasi seseorang. Hadiah biasanya diberikan karena pengabdian seseorang.

Itulah beberapa Contoh Soal Tes Potensi Akademik dan Jawabannya. Untuk Anda yang ingin mengikuti tes potensi akademik, Anda perlu belajar dulu supaya menguasai betul-betul materi tes dengan cara mengikuti Pelatihan TPA Bappenas. Info lebih lanjut mengenai Pelatihan TPA KLIK DISINI

Contoh Soal Tes Potensi Akademik dan Jawabannya

Pusat Pelatihan TPA Bappenas

Pusat Pelatihan TPA Bappenas

 

Pusat Pelatihan TPA Bappenas – Tes Potensi Akademik (TPA) Adalah suatu tes yang yang diperuntukkan mengukur kemungkinan keberhasilan seseorang apabila yang bersangkutan melanjutkan ke dunia akademik atau memangku jabatan/ golongan dimana jabatan/ golongan  tersebut membutuhkan kemampuan akademis.  Skor TPA/TKU masing-masing penyelenggara mempunyai kriteria sendiri, namun secara umum skor tersebut  antara 200 s.d 800 dimana paling rendah adalah 200 dan paling tinggi (apabila benar semua) adalah 800.

Soal TPA Bappenas ITB

Soal TPA Bappenas ITB

 

Soal TPA Bappenas ITB – Institut Teknologi Bandung (ITB), didirikan pada tanggal 2 Maret 1959. Kampus utama ITB saat ini merupakan lokasi dari sekolah tinggi teknik pertama di Indonesia. Kali ini kami akan membahas mengenai TPA Bappneas ITB. Jadi, TPA Bappenas adalah standard TPA yang dipakai oleh ITB sebagai salah satu syarat untuk mendaftar S2. Syarat skor minimal TPA Bappenas ITB adalah 475.

Soal TPA Bappenas ITB

TPA Bappenas ini rutin dilaksanakan di Jakarta pusat setiap 2 minggu sekali (untuk jadwal pastinya silahkan cek website Bappenas), tapi saat ini di ITB pun juga sudah bekerja sama dengan Bappenas untuk melaksanakan TPA Bappenas ITB.

Soal TPA Bappenas ITB

Kali ini kami akan membagikan Soal TPA Bappenas ITB

Bagian 1 : Persamaan Kata (Sinonim)

Petunjuk : Carilah persamaan arti atau yang memiliki arti yang sama dari kata-kata berikut:

  1. Friksi

A.Membelah

B.Melepaskan

C.Perpecahan

D.Putus Asa

E.Penggabungan

  1. Rancu

A.Canggung

B.Jorok

C.Kacau

D.Tidak wajar

E.Semu

  1. Virtual

A.Maya

B.Impian

C.Nyata

D.Virgin

E.Hiponema

  1. Semiotika

A.Ilmu tentang tanda

B.Ilmu seni

C.Ilmu bahasa

D.Bahasa simbol

E.Ungkapan kata

  1. Renovasi

A.Pemagaran

B.Pemugaran

C.Pembongkaran

D.Peningkatan

E.Pemekaran

 

Bagian 2 : Lawan Kata (Antonim)

Petunjuk : Carilah kebalikan arti atau yang memiliki arti yang berlawanan dari kata-kata berikut:

  1. Apriori

A.Unggulan

B.Tidak Istimewa

C.Proporsi

D.Prioritas

E.Aposteriori

  1. Absurd

A.Omong kosong

B.Istilah terkini

C.Mustahil

D.Tak terpakai

E.Masuk akal

  1. Paradoksal

A.Berseberangan

B.Sejalan

C.Kesempatan

D.Perumpamaan

E.Hubungan

  1. Prominen

A.Konsisten

B.Biasa

C.Tak setuju

D.Konsekuen

E.Perintis

  1. Utopis

A.Komunis

B.Realistis

C.Agamis

D.Sosialis

E.Demokratis

Bagian 3 : Padanan atau Hubungan Kata

(Analogi)

  1. Air : Es = Uap : …

A.Salju

B.Es

C.Air

D.Hujan

E.Embun

 

  1. Hujan : Kekeringan = … : … : …

A.Api : kebakaran

B.Penuh : sesak

C.Panas : api

D.Lampu : gelap

E.Angin : dingin

  1. Rekan : Rival = … :…

A.Pendukung : penghambat

B.Dermawan : serakah

C.Dokter : pasien

D.Adat : istiadat

E.Tradisonal : kontemporer

  1. Pakaian : Lemari = … : …

A.Gelap : lampu

B.Kepala : rambut

C.Rumah : atap

D.Air : ember

E.Api : panas

  1. Hewan : Senapan : Berburu = … : … : …

A.Tanah : petani : sawah

B.Nasi : sendok : makan

C.Meja : kursi : duduk

D.Halaman : ibu : masak

E.Beras : nasi : jemur

Bagian 4 : Test Deret Seri

  1. Seri bilangan 5 – 10 – 8 – 24 – 21 – 84 ….

A.80

B.81

C.168

D.252

E.336

  1. Seri bilangan 25 – 13 – 21 – 20 – 18 – 32 – 31 – 23 – 27 – 26 – 28 –….

A.43

B.42

C.40

D.39

E.38

  1. Seri bilangan 90 – 84 – 82 – 84 – 78 – 76 – 78 ….

A.68

B.58

C.76

D.72

E.60

  1. Seri bilangan 31 – 55 – 61 – 34 – 56 – 59 – 37 – 57 – 57 – 40 – 58 – ….

A.53

B.55

C.57

D.58

E.60

  1. Seri bilangan 7007 – 7106 – 7105 – 7205 – 7204 – 7305 – 7304 – ….

A.7306

B.7405

C.7406

D.7408

E.7506

Bagian 5 : Test Aritmatika

  1. Jika x = p.1.1, dan y = p+1+1, (p = bilangan positif), maka…

A.x > y

B.x < y

C.x = y

D.x dan y tidak bisa ditentukan

E.2x > 2y

  1. Jika x3 – 43 = 300, dan y + 5x = 42, maka…

A.x > y

B.x < y

C.x = y

D.x dan y tidak bisa ditentukan

E.2x > 2y

  1. Jika x = -(66), dan y = (-6)6, maka….

A.x > y

B.x < y

C.x = y

D.x dan y tidak bisa ditentukan

E.2x > 2y

  1. Jika x = 156788 – 156788/2, dan y = 156788/2, maka…

A.x > y

B.x < y

C.x = y

D.x dan y tidak bisa ditentukan

E.2x > 2y

  1. Jika angka 3 dalam bilangan 453689 bernilai 3.10x, dan y = 5x/25, maka…

A.x > y

B.x < y

C.x = y

D.x dan y tidak bisa ditentukan

E.2x > 2y

  1. Sebuah buku disewakan dengan harga Rp.1.000 untuk 3 hari pertama dan untuk selanjutnya Rp. 600 setiap hari. Jika penyewa buku tersebut membayar Rp. 11.800 untuk sebuah buku, berapa harikah buku tersebut disewanya ?

A.15

B.18

C.20

D.21

E.24

  1. Nadia hendak membeli sepatu dan gaun dengan membawa uang sebesar Rp 363.000,-. Harga sepatu di toko A adalah Rp. 210.000,- dengan diskon 35 % dan harga celana adalah Rp. 85.000,- dengan diskon 15 %. Uang sisa pembelian sepatu dan celana adalah …

A.Rp. 145.750,-

B.Rp. 154.250,-

C.Rp. 155.750,-

D.Rp. 144.250,-

E.Rp. 145.250,-

  1. Sebuah lonceng jam berbunyi setiap 35 menit sekali. Lonceng tersebut berbunyi untuk pertama kali pada tengah malam. Pada malam yang sama, berapa menit lagikah lonceng tersebut akan berbunyi setelah pukul 04.12 ?

A.7

B.9

C.14

D.19

E.28

  1. Sebuah sepeda memiliki roda berjari-jari 21 cm. Jika roda berputar sebanyak 2.500 kali, maka panjang lintasan lurus yang dilaluinya adalah …

A.1,65 Km

B.3,3 Km

C.33 Km

D.330 Km

E.16,5 Km

  1. Seekor burung berkicau setiap 14 menit dan sebuah bell berdering setiap 12 menit. Jika burung dan bell berbunyi bersama-sama pada pukul 12 siang maka pukul berapakah mereka pertama kali berbunyi setelah pukul 12 siang tadi?

A.14:48

B.14:24

C.13:54

D.13:24

E.12:42

Bagian 7 : Tes penalaran logis

  1. Tidak ada dua perhiasan berlian yang mempunyai kilau yang sama. Cincin X dan Y terbuat dari berlian. Kesimpulan:

A.Hanya cincin X dan Y yang berbeda kilaunya

B.Cincin berlian X dan Y mempunyai kilau yang berbeda.

C.Semua cincin berlian memiliki kilau yang berbeda dengan cincin X dan Y

D.Ada cincin berlian selain cincin X dan Y yang memiliki kilau.

E.Semua perhiasan yang sama bentuk dengan cincin X dan Y pasti berkilau.

  1. Hanya barang-barang dari plastik yang dijual di toko Kurnia. Tekstil terbuat dari bahan dasar kapas. Kesimpulan:

A.Barang plastik hanya dijual di toko Kurnia

B.Semua barang di toko Kurnia bahan dasarnya plastik

C.Tidak ada tekstil yang dijual di toko kurnia.

D.Toko kurnia menjual barang dari kapas dan plastik.

E.Di toko Kurnia terdapat segalam macam barang .

  1. Olahraga adalah aktivitas yang selalu dilakukan Badu setiap hari. Hari ini Badu sakit kepala. Kesimpulan:

A.Hari ini Badu tidak berolah raga

B.Kewajiban Badu setiap hari adalah berolahraga kecuali bila sakit

C.Hari ini Badu berolahraga walaupun sakit kepala

D.Hampir setiap hari Badu sakit kepala.

E.Badu tidak suka olah raga saat sakit

  1. Noda hitam akan tampak jelas pada pakaian putih. Noda putih akan tampak jelas pada pakaian hitam. Deterjen dapat digunakan untuk menghilangkan noda. Kesimpulan:

A.Noda pada pakaian akan tampak jelas.

B.Tidak mungkin segumpal detergen dapat menghilangkan noda.

C.Detergen membuat noda putih tampak tidak jelas pada pakaian hitam bernoda putih.

D.Tidak mungkin hitam menjadi putih

E.Deterjen menimbulkan noda.

  1. Andini selalu pergi berwisata di akhir pekan. Tidak semua tempat wisata terletak di luar kota Kesimpulan:

A.Andini selalu pergi berwisata di luar kota

B.Andini tidak suka berwisata di luar kota

C.Kadangkala Andini berwisata di dalam kota

D.Kadangkala Andini tidak berwisata di akhir pekan

E.Tempat wisata lebih banyak terletak di dalam kota.

Itulah Contoh Soal TPA Bappenas ITB. Tes Potensi Akademik (TPA) itu sebenarnya mudah apabila kita tahu trik untuk menghadapinya, gampang untuk dikerjakan apabila tahu cara menjawabnya. Untuk menghadapi tes TPA ini Anda harus banyak berlatih, berlatih dan berlatih contoh soal tes TPA. Selain dengan perbanyak latihan mengerjakan soal tes potensi akademik, Anda bisa juga mengikuti Pelatihan Tes Potensi Akademik.

Soal TPA Bappenas ITB

Contoh TPA Bappenas PDF

Contoh TPA Bappenas PDF

 

Contoh TPA Bappenas PDF – Dibawah ini adalah Contoh TPA Bappenas Pdf yang bisa Anda download secara GRATISS

Tes potensi akademik (TPA) adalah sebuah tes yang bertujuan untuk mengetahui bakat dan kemampuan seseorang di bidang keilmuan (akademis). Tes ini juga sering dibungkan dengan kecerdasan seseorang. Saat ini, TPA  telah menjadi tes standar penyaringan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), rekrutmen karyawan swasta, serta karyawan BUMN.

Contoh TPA Bappenas PDF

Bahkan kenaikan jabatan setingkat meneger di berbagai perusahaan juga mensyaratkan karyawannya mencapai TPA dengan dengan skor minimum tertentu. Tes Potensi Akademik juga umum dipakai sebagai tes penerimaan mahasiswa untuk jenjang S1 dan S2.

Adapun Tes Potensi Akademik ini umumnya memiliki 3 jenis soal. Yaitu, tes verbal atau bahasa, tes numerik atau angka, dan tes logika.

  • Tes verbal berfungsi untuk mengukur kemampuan seseorang di bidang kata dan bahasa. Tes ini meliputi tes sinonim (Persamaan kata), antonim (lawan kata), tes padanan hubungan kata, dan tes pengelompokan kata.
  • Tes angka mengukur kemamuan seseorang di bidang angka, dalam rangka berfikir terstruktur, dan logis matematis. Tes ini meliputi tes aritmatik (hitungan), tes seri angka, tes seri huruf, tes logika angka, dan tes angka dalam cerita.
  • Tes logika berfungsi mengukur kemampuan seseorang dalam penalaran dan pemecahan persoalan secara logis atau masuk akal. Tes logika ini meliputi tes logika umum, tes analisa pernyataan dan kesimpulan (silogisme), tes logika cerita, dan tes logika diagram.

Cara paling EFEKTIF dan JITU dalam menghadapi TPA Bappenas adalah dengan mempelajari langsung soal-soal sebelumnya. Dengan sering mempelajari dan latihan soal TPA Bappenas kita akan terbiasa melihat bentuk, pola soal TPA Bappenas serta tingkat kesulitannya seperti apa.

Silahkan Download TPA Bappenas Pdf berikut ini :

Download Contoh TPA Bappenas Pdf Modul 1

Download Contoh TPA Bappenas Pdf Modul 2

Download Contoh TPA Bappenas Pdf Modul 3

Download Contoh TPA Bappenas Pdf Modul 4

Download Contoh TPA Bappenas Pdf TRY OUT

Untuk mempermudah anda dalam menghadapi Tes Potensi Akademik, ada baiknya anda mengikuti Pelatihan TPA Bappenas. Mungkin bagi sebagian orang, mengikuti pelatihan TPA Bappenas adalah hal yang tidak penting. Tetapi sebenarnya pelatihan TPA Bappenas sangat bermanfaat. Karena saat mengikuti Pelatihan TPA Bappenas, Anda akan mendapatkan trik dan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawab soal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat.

Nahh, untuk Anda yang ingin mengikuti tes potensi akademik, Anda perlu belajar dulu supaya menguasai betul-betul materi tes dengan cara mengikuti Pelatihan TPA Bappenas.

Mengapa Pelatihan TPA  Bappenas Penting ?

Pada umumnya calon peserta Tes TPA yang telah lama meninggalkan bangku kuliah di perguruan tinggi mempunyai skor TPA yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan peserta yang baru lulus dari pendidikannya; peserta yang telah memasuki usia 35 tahun atau lebih punya kecenderungan skor yang diperolehnya relatif lebih rendah dari mereka yang lebih muda; peserta yang berlatar belakang pendidikan non eksakta mempunyai skor yang relatif lebih rendah bila dibandingkan peserta dengan latar belakang eksakta; dan peserta yang tinggal di luar Jawa rata-rata mengalami hal yang sama bila dibandingkan dengan peserta yang ada di Pulau Jawa.

Karena secara umum potensi akademik merupakan potensi seseorang yang tidak ada korelasinya dengan latar belakang baik perbedaan usia, jenis kelamin, suku, wilayah, dll, maka kegiatan pelatihan TPA ini dianggap penting agar semua calon peserta tes disegarkan kembali ingatannya dan memiliki persepsi maupun memahami aturan main tes yang sama sehingga potensi akademisnya dapat terukur dengan tepat.

Apa Saja Manfaat  Pelatihan TPA ?

Konsultan sukses-tpa berpengalaman menyelenggarakan Pelatihan TPA maupun Private TPA. Berdasarkan pengalaman selama ini bahwa banyak peserta yang nilainya rendah disebabkan awam dengan model soal TPA. Namun setelah mengikuti pelatihan di konsultan Sukses TPA hasilnya sebagian besar peserta TPA meningkat tajam. Ini dikarenakan mereka telah belajar soal-soal TPA dan bagaimana cara mengerjakan dengan cepat.

Pada umumnya nilai TPA pasca pelatihan yang  diperoleh karyawan/ peserta tes adalah nilai obyektif yaitu apabila nilainya yang  tinggi  bukan karena unsur kebetulan dan nilai TPA rendah juga bukan karena kebetulan, namun memang merupakan nilai yang objektif tinggi/rendah.

Pelatihan TPA akan sangat membantu terutama bagi mereka yang belum pernah melakukan tes TPA atau mereka yang telah lama meninggalkan bangku kuliah. Jika belum mengenal tipe dan bentuk soal TPA langsung mengikuti Tes Potensi Akademik, dipastikan hasilnya akan kurang memuaskan. Bisa jadi ketika mengerjakan akan tertegun, gagap, bingung dan lainnya karena waktu yang diberikan begitu cepat. Dengan mengikuti Pelatihan TPA, akan diakhiri dengan evaluasi berupa Tes Prediksi TPA, maka baik Lembaga maupun Karyawan  dapat memperkirakan potensi akademisnya, selain  perasaan percaya diri lebih tinggi dalam menghadapi tes TPA.

Materi Pelatihan & Instruktur

Verbal (padanan kata, lawan kata, analogi verbal);  Kuantitatif (hitungan, deret bilangan, komparasi kuantitatif); Penalaran (logika formal, analitis, keruangan, penalaran logis) serta ditambah dengan teknik mengerjakan TPA dengan metode berpikir strategis. Instruktur berpengalaman & berlatar  belakang pendidikan yang relevan dengan materi pelatihan.

Tempat & Waktu

Pelatihan dilaksanakan hanya satu hari untuk semua materi dan latihan soal.

Waktu Pelatihan Reguler di hari libur kerja Sabtu/Minggu (jadwal silahkan lihat disini) mulai Pk. 08.00 s.d 16.30 WIB

Lokasi Pelatihan : Pusat Studi Jepang UI Depok

Info Lebih Lanjut Mengenai Pelatihan TPA Bappenas Silahkan KLIK WhatsApp Sekarang

Contoh TPA Bappenas PDF

Fungsi TPA Bappenas

Fungsi TPA Bappenas

 

Fungsi TPA Bappenas – Tes Potensi Akademik atau TPA adalah sebuah tes yang bertujuan untuk mengetahui bakat dan kemampuan seseorang di bidang keilmuan atau akademis. Karenanya TPA ini sering dihubungkan dengan kecerdasan seseorang. Tes Potensi Akademik identik dengan tes GRE atau Graduate Record Examination sebagai standar internasional. Model, materi, dan bidang yang diuji dalam TPA sebagian besar merujuk kepada tes GRE. Tes GRE menjadi standar internasional syarat penerimaan mahasiswa Perguruan Tinggi.

Fungsi TPA Bappenas

Tes Potensi Akademik (TPA) pada umumnya juga sering di ujikan dalam proses penerimaan karyawan atau pegawai baru di sebuah perusahaan. Berbeda dengan psikotes, tes ini bertujuan untuk mengukur dan mengetahui kemampuan seseorang di bidang akademik dan pengetahuan umum lainnya. Melalui tes postensi akademik (TPA) maka akan dapat diketahui tingkat kecerdasan seseorang atau calon karyawan dan pegawai baru.

Perlu anda ketahui bahwa Tes Potensi Akademik ini memiliki beberapa fungsi TPA Bappenas kita, antara lain adalah :

  1. Untuk Mengetahui Kemampuan Akademis

Sesuai dengan namanya, manfaat tes potensi akademik berfungsi untuk mengukur sejauh mana kemampuan akademik seseorang terutama pada 4 aspek penting yaitu, bahasa, matematika, logika dan gambar. Dengan begitu kita akan mengetahui seberapa persen kemampuan kita di bidang akademik.

  1. Mempermudah Instansi Menyaring Anggota Baru

Pada umumnya tes potensi akademik dilakukan untuk penyaringan anggota baru. Contohnya adalah SBMPTN untuk masuk Universitas Negeri, hal ini memudahkan universitas melihat dan menyaring mahasiswa mana yang pantas untuk masuk universitas tersebut. Selain itu CPNS juga harus melewati tes potensi akademik untuk menentukan pantas atau tidaknya mereka jadi Pegawai Negeri Sipil.

  1. Untuk Mengetahui Bakat dan Minat

Tes potensi akademik juga bisa digunakan untuk mengetahui bakat dan minat. Dia lebih condong kemana, sain, sosial atau bahasa. Biasanya kegiatan ini dilakukan saat SMA yaitu saat penjurusan. Hasil dari tes potensi akademik bisa dijadikan patokan untuk menempatkan siswa di tempat yang benar.

  1. Melatih Kecepatan

Proses tes potensi akademik dilakukan dengan pemberian waktu, jadi 4 jenis soal yang ada di tes tersebut harus selesai dalam kurun waktu terntu. Dengan begitu kita akan terbiasa bekerja dengan cepat. Karena bila kita tidak berusaha untuk bekerja cepat kita akan tertinggal dan hasilnyapun tidak sesuai dengan harapan kita.

  1. Mengasah Otak

Soal yang ada di dalam tes potensi akademik memang simple tapi mengecoh. Selain itu soalnya juga kompleks dan variatif. Hal ini membuat kita berfikir secara sungguh-sungguh. Kita harus memilih jawaban yang paling benar. Hal ini mampu meningkatkan kemampuan otak.

  1. Melatih Konsentrasi

Dalam mengerjakan soal tes potensi akademik kita diwajibkan untuk berkonsentrasi. Soal yang disajikan perlu pemikiran yang efektif untuk mendapatkan hasil yang baik. Jika konsentrasi kita hilang sejenak saja, maka kita akan kehilangan memontum mengerjakan soal potensi akademik. Dengan melakukan tes ini sama halnya dengan melatih dan mempertajam konsentrasi kita.

  1. Menjauhkan dari Sifat Ceroboh

Mungkin kita masih bingung dan tidak yakin bahwa tes potensi akademik mampu menghilangkan sifat ceroboh. Memang benar tes potensi akademik mampu meningkatkan kewaspadaan dan menghindari sifat kecerobohan. Buktinya saat pelaksanaan SBMPTN, sistem penilaiannya jika benar 3 poin, tidak di isi 0, jika salah -1. Di sini kita benar-benar harus berfikir terlebih dahulu sebelum mengisi jawaban.

Pengerjaan soal TPA berbeda dengan ujian lain yang kalau kita tidak bisa tinggal mencontreng salah satu jawaban dengan memakai feeling, namun jika dalam TPA anda ragu maka tidak usah di isi. Dengan begitu kita akan terbiasa untuk berhati-hati dan tidak gegabah atau ceroboh.

  1. Melatih Kejujuran

Tes potensi akademik dalam pelaksanaannya bisa melatih kita untuk selalu berbuat jujur. Selain ada pengawas, kita juga tidak sempat menoleh kesana kemari karena waktu yang disediakan terbatas. Sehingga mau tidak anda harus fokus dan memikirkan kerjaan kita tanpa bisa mencontek orang lain. Dengan hal inilah kejujuran kita akan terbentuk.

  1. Membangun Kepercayaan Diri

Proses pengerjaan tes potensi akademik bisa membuat kepercayaan diri kita bertambah. Tadi sudah disinggung tentang saat tes dilakukan kita tidak bisa mencontek bahkan menolehkan kepala saja tidak bisa. Hal ini membuat anda harus percaya pada diri anda sendiri. Yang paling penting adalah kita harus selalu percaya pada kemampuan diri sendiri. Jangan mencontek karena belum tentu jawaban orang lain atau teman anda benar.

  1. Memperoleh suatu pengalaman

Terlepas dari lulus atau gagalnya tes, anda akan mendapat suatu pengalaman yang berharga. Ketika anda ingin melakukan tes potensi akademik lagi sudah tidak bingung atau canggung. Kita sudah punya pengalaman mengerjakan soal tes potensi akademik.

  1. Menjadi Evaluasi Bagi Kita

Dengan melakukan tes potensi akademik, kita akan mengetahui seberapa kemampuan kita di bidang akademis. Selain itu dengan melakukan tes potensi akademik kita bisa tahu bakat dan minat kita terletak dimana, kita kuatnya pada bidang apa. Selain itu saat kita gagal dalam tes, maka kita akan instropeksi diri kita apa yang kurang dari kita dan kita akan terus belajar dengan tujuan untuk lulus dalam tes potensi akademik berikutnya.

Inilah beberapa fungsi TPA Bappenas bagi kita. Namun hasil tes potensi akademik sangat dipengaruhi oleh pelaksananya. Jika kita dalam kondisi yang baik dan benar-benar mengerjakannya maka hasil itu akan relevan dengan kemampuan anda. Namun jika kita mengerjakannya asal-asalan maka hasil dari tes potensi akademik tidak akan sesuai dengan kemampuan kita.

Fungsi TPA Bappenas