Tag Archive for contoh soal tes tpa bappenas

TPA OTO Bappenas Online

TPA OTO Bappenas Online

 

TPA OTO Bappenas Online – Tes Potensi Akademik yang dilakukan di Indonesia ini juga identik dengan tes GRE dan GMAT yang menjadi standar internasional. Saat ini, Tes Potensi Akademik merupakan salah satu tes standar menerimaan di perguruan tinggi untuk jenjang S2 dan S3. Bahkan skarang SMPTN pun pakai Tes TPA serta salah satu tes yang diujikan dalam rekrutmen penerimaan tenaga kerja baru.

TPA OTO Bappenas Online

Selain itu, tes potensi akademi (TPA) juga digunakan sebagai tes standar penyaringan calon pegawai negeri sipil (CPNS), maupun pegawai swasta. Bahkan kenaikan pangkat setingkat manajer atau team leader juga seringkali mempersyaratkan tes TPA dengan skor minimum tertentu.

Tes TPA Online merupakan salah satu cara latihan yang bisa dilakukan sebelum mengikuti tes potensi akademik yang sesungguhnya. Selain melalui aplikasi tes potensi akademik online, bisa juga melakukan persiapan dengan membeli buku tes potensi akademik di toko buku, melatih hapalan kosakata yang luas dengan sering-sering membaca koran dan rumus cepat menjawab pertanyaan-pertanyaan matematika karena memang untuk menjawab tes potensi akademik membutuhkan kecepatan dan ketepatan yang baik.

Tes TPA online menawarkan solusi yang tepat untuk melakukan latihan tes potensi akademik tanpa dipungut biaya sedikitpun. Aplikasi tes potensi akademik online ini 100% Gratis dan sangat bisa diandalkan untuk berlatih menjawab soal-soal tes potensi akademik secara online. Tanpa melakukan Registrasi atau Pendaftaran, tanpa memerlukan Login, kita bisa berlatih dengan memilih soal yang kita inginkan.

SOAL TES TPA ONLINE

Pada umumnya tes potensi akademik (TPA) terdiri dari:

Tes Verbal, mencakup :

  • Tes Sinonim
  • Tes Antonim
  • Tes Padanan Hubungan
  • Tes Pengelompokan Kata

Tes Angka, mencakup :

  • Tes Aritmetik
  • Tes Seri Angka
  • Tes Seri Huruf
  • Tes Logika Angka
  • Tes Angka Dalam Cerita

Tes Logika, mencakup :

  • Tes Logika Umum
  • Tes Logika Analisa Pernyataan dan Kesimpulan
  • Tes Logika Cerita
  • Tes Logika Diagram

Tes Gambar, mencakup:

  • Tes Padanan Hubungan Gambar
  • Tes Seri Gambar
  • Tes Pengelompokan Gambar
  • Tes Bayangan Cermin
  • Tes Identifikasi Potongan Gambar

CONTOH SOAL TES TPA OTO BAPPENAS ONLINE

Tes Verbal

Untuk soal No.1-5 carilah padanan hubungannya

 

  1. KECIL : BESAR

A.Sepatu : Sandal

B.Langit : Bumi

C.Menikah : Membujang

D.Putih : Gelap

E.Buku : Bodoh

 

  1. KUE : GANDUM

A.Perumahan : Developer

B.Rokok : Tembakau

C.Kerajinan : Perajin

D.Laptop : Teknologi

E.TV : Remote

 

  1. TULIP : BUNGA = ANDESIT :

A.Permata

B.Batu

C.Logam mulia

D.Perhiasan

E.Bahan kimia

 

  1. KEDELAI : TEMPE = EMAS :

A.Perak

B.Logam mulia

C.Benda berharga

D.Kalung emas

E.Mahal

 

  1. Bodoh : Pandir = Pintar :

A.Jenius

B.Tulalit

C.Rajin

D Cekatan

E.Tangkas

 

Untuk soal No.6-10 carilah persamaan kata atau sinonimnya.

  1. KOMPLEKS

A.Perumahan

B.Sistem

C.Murni

D.Rumit

E.Sederhana

 

  1. DUNGU

A.Lamban

B.Lambat

C.Cerdas

D.Pintar

E.Bodoh

 

  1. MUTAKHIR

A.Terlama

B.Canggih

C.Teknologi

D.Terbaru

E.Tinggi

 

  1. DHOLIM

A.Adil

B.Aniaya

C.Jujur

D.Dosa

E.Syirik

 

  1. GEMBIRA

A.Perasaan

B.Cita

C.Suka

D.Suka cita

E.Duka cita

 

Untuk No.11-15 carilah kata yang berlawanan arti (antonim)

  1. LAIK

A.Sepatutnya

B.Pantas

C.Tak patut

D.Layak

E.Tak Cocok

 

  1. BERANGASAN

A.Lentur

B.Lunak

C.Kasar

D.Santun

E.Sangar

 

  1. TERTIB

A.Rapi

B.Teratur

C.Kacau

D.Acak

E.Random

 

  1. PROFESIONAL

A.Pendahulu

B.Amatir

C.Sesukanya

D.Tidak serius

E.Asal-asalan

 

  1. TEMPERAMENTAL

A.Kasih sayang

B.Cinta

C.Perasaan

D.Kejahatan

E.Penyabar

 

  1. Berapakah nilai dari 3 2/5 – 0,45?

A.2 7/20

B.2 17/20

C.2 19/20

D.3 7/20

E.3 9/20

 

  1. Satu adalah berapa persen dari 125?

A.0,75 %

B.0,80 %

C.75 %

D.80 %

E.85 %

 

  1. 18, 23, 19,  25,  22,  29  …,  …

A.25 dan 34

B.23 dan 33

C.27 dan 35

D.25 dan 35

E.24 dan 32

 

  1. 30, 32, 33,  35,  42,  48,  …,   …,  63

A.40 dan 52

B.54 dan 60

C.42 dan 52

D.55 dan 59

E.50 dan 60

 

  1. 4, 17, 8,   14,   16,   11,   32,   28,  …,  …

A.66 dan 4

B.58 dan -3

C.60 dan 3

D.64 dan 5

E.61 dan 2

 

  1. 13, 14, 17,  22,  29,  38,  …

A.45

B.47

C.49

D.50

E.51

 

  1. 5, 7, 50, 49, 500, 343, ….

A.5.490

B.5.000

C.3.500

D.2.401

E.4.900

 

  1. Jika x = 0,375% dari 5,43 dan y = 5,43% dari 0,375, maka …

A.x > y

B.x < y

C.x = y

D.x ? y

E.hubungan antara x dan y tak dapat ditentukan

 

  1. 1Jika x = 1/16 dan y = 16% maka :

A.x>y

B.x<y

C.x=y

D.x ? y

E.x dan y tak dapat ditentukan

 

  1. Jika x = 0,178 + 6,017 + 5,278925 y = 12

A.x > y

B.x < y

C.x = y

D.x dan y tak bisa ditentukan

E.2x – 2y = 0

 

  1. Seorang penjual telur membeli telur dengan harga Rp100.000,00 untuk dijual kembali. Jika ia menginginkan laba 25%, berapa harga penjualan telur tersebut?

A.Rp155.000,00

B.Rp145.000,00

C.Rp135.000,00

D.Rp125.000,00

E.Rp115.000,00

 

  1. Sebuah bejana berbentuk silinder berisi air 1/3-nya. Jika ditambah air sebanyak 3 liter lagi, bejana tersebut menjadi berisi 1?2-nya. Berapa literkah kapasitas bejana itu?

A.20 liter

B.18 liter

C.17 liter

D.16 liter

E.15 liter

 

  1. Andini selalu pergi berpariwisata di akhir pekan. Tidak semua tempat wisata terletak di luar kota. Jadi …

A.Andini selalu pergi berwisata di luar kota

B.Andini tidak suka berwisata ke luar kota

C.Kadangkala Andini berwisata di dalam kota

D.Kadangkala Andini tidak berwisata di akhir pekan

E.Tempat wisata lebih banyak terdapat di dalam

 

  1. Semua penyelam adalah perenang. Beberapa pelaut adalah penyelam. Jadi …

A.Semua pelaut adalah perenang

B.Beberapa pelaut adalah perenang

C.Beberapa perenang bukan pelaut

D.Beberapa penyelam bukan pelaut

E.Tidak dapat ditarik kesimpulan

 

  1. Semua kuda tidak bertanduk. Harimau tidak memamah biak. Jadi …

A.Kuda tidak memamah biak

B.Harimau tidak bertanduk

C.Harimau tidak bertanduk dan tidak memamah biak

D.Kuda dan harimau tidak bertanduk dan tidak memamah biak

E.Tidak dapat ditarik kesimpulan

 

Skor tes potensi akademik/TPA masing-masing penyelenggara mempunyai kriteria sendiri, namun TPA/TKU yang telah umum dipergunakan dan diakui secara internasional yaitu yang diselenggarakan oleh OTO Bappenas yang bekerjasama dengan beberapa perguruan tinggi ternama di dalam negeri. Skor tersebut antara 200 s/d 800 dimana yang paling rendah adalah 200 dan paling tertinggi (apabila jawaban benar semua) adalah 800. Seseorang dinilai mempunyai kemampuan rata-rata bila mampu mencapai skor 500 (mean).

Skor tes potensi akademik yang diterbitkan OTO Bappenas berlaku hingga 2 th (dua tahun) sejak tanggal tes, dan tidak dapat diperpanjang kecuali yang bersangkutan mengikuti tes TPA kembali. Materi soal tes potensi akademik terdiri dari 3 subtest yang masing-masing subtest memiliki nilai antara 20 sampai dengan 80, sehingga nilai/skor total didapat dari penjumlahan skor ketiga subtest tersebut dibagi 3 dan dikalikan 10.

Untuk mempermudah Anda dalam menghadapi Tes Potensi Akademik, ada baiknya anda mengikuti Pelatihan TPA. Mungkin bagi sebagian orang, mengikuti pelatihan TPA adalah hal yang tidak penting. Tetapi sebenarnya pelatihan TPA sangat bermanfaat. Karena saat mengikuti Pelatihan TPA, Anda akan mendapatkan trik dan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawab soal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat. Lalu dengan mengikuti Pelatihan TPA kita akan diberikan materi-materi yang harus kita hafal.

Jika Anda berminat mengikuti Pelatihan TPA silahkan hubungi kami 0821 4324 7049, atau silahkan KLIK gambar dibawah ini untuk langsung terhubung dengan WhatsApp kami

Sekian Informasi mengenai Tes TPA OTO Bappenas Online. Semoga bermanfaat untuk anda …

TPA OTO Bappenas Online

TPA Bappenas ITB

TPA Bappenas ITB

 

TPA Bappenas ITB – Institut Teknologi Bandung (ITB), didirikan pada tanggal 2 Maret 1959. Kampus utama ITB saat ini merupakan lokasi dari sekolah tinggi teknik pertama di Indonesia. Kali ini kami akan membahas mengenai TPA Bappneas ITB. Jadi, TPA Bappenas adalah standard TPA yang dipakai oleh ITB sebagai salah satu syarat untuk mendaftar S2. Syarat skor minimal TPA Bappenas ITB adalah 475.

TPA Bappenas ITB

TPA Bappenas ini rutin dilaksanakan di Jakarta pusat setiap 2 minggu sekali (untuk jadwal pastinya silahkan cek website Bappenas), tapi saat ini di ITB pun juga sudah bekerja sama dengan Bappenas untuk melaksanakan TPA Bappenas ITB.

Materi TPA Bappenas ITB

Materi Tes TPA Bappenas sendiri dibagi menjadi 3 bagian yaitu:

  • Penalaran Verbal

Dalam test penalaran verbal sering kali yang keluar merupakan istilah istilah baru yang jarang kita jumpai pada kegiatan kita sehari-hari. Tips untuk mengerjakan soal ini bisa dengan memulai membaca berita baik di koran atau situs-situs berita.

  • Kuantitatif

Test TPA ini sangat menghabiskan waktu. Dalam test kuantitatif akan diuji kecepatan menghitung dan mempelajari pola deret angka. Pada saat saya test TPA kemarin, saya menyisakan 40 soal, terpaksa pengawuranpun bertindak. Saran bagi teman-teman agar mengerjakan bagian deret angka dan bagian yang mempunyai pilihan x>y, x<y, x=y.

  • Penalaran

Pada test Penalaran kita dituntut untuk mengasah logika kita dimana soal-soalnya berisi tentang logika analisa dan logika gambar. Pada TPA OTO BAPPENAS, logika analisa harus dilatih dengan sering-sering mengerjakan latihan soal sedangkan untuk logika gambar akan lebih mudah bisa sering bermain puzzle dan rubik.

Download Soal Latihan TPA Bappenas ITB

Disini kami menyediakan beberapa soal TPA Bappenas ITB yang bisa Anda download dihalaman ini.

Perlu diketahui bahwa soal-soal latihan ini jauh lebih baik untuk belajar dari pada sebagian besar buku-buku TPA yang ada di pasaran. Sebagian besar buku TPA umum yang tersedia di toko buku, meskipun juga mencakup materi yang diujikan pada tes masuk ITB, kebanyakan mencakup materi yang terlalu luas kemana-mana. Akan lebih bijaksana dan baik lagi apabila Anda belajar menggunakan kedua materi tersebut agar saling melengkapi.

Silahkan KLIK DISINI untuk download Soal Latihan TPA Bappenas ITB

Pelajari kesemua jenis soal Tes TPA Bappenas tersebut secara runtut dan teliti satu demi satu. Anda amat disarankan untuk mendapatkan sebuah konsep pengerjaan yang mampu diterapkan untuk berbagai macam persoalan. Walau sulit, soal TPA bukan berarti tidak bisa dipecahkan. Kemauan, rajin berlatih, serta kedisiplinan tentu saja sangat dibutuhkan untuk sukses melewati tes yang terkenal sulit ini.

Untuk mempermudah anda dalam menghadapi Tes Potensi Akademik, ada baiknya anda mengikuti Pelatihan TPA Bappenas agar lebih terbiasa dengan Materi TPA Bappenas. Mungkin bagi sebagian orang, mengikuti pelatihan TPA Bappenas adalah hal yang tidak penting.Tetapi sebenarnya pelatihan TPA Bappenas sangat bermanfaat. Karena saat mengikuti Pelatihan TPA Bappenas, anda akan mendapatkan trik dan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawab soal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat. Lalu dengan mengikuti Pelatihan TPA Bappenas kita akan diberikan materi-materi yang harus kita hafal.

Nahh, untuk Anda yang ingin mengikuti tes potensi akademik, Anda perlu belajar dulu supaya menguasai betul-betul materi tes dengan cara mengikuti Pelatihan TPA Bappenas.

Mengapa Pelatihan TPA  Penting ?

Pada umumnya calon peserta Tes TPA yang telah lama meninggalkan bangku kuliah di perguruan tinggi mempunyai skor TPA yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan peserta yang baru lulus dari pendidikannya; peserta yang telah memasuki usia 35 tahun atau lebih punya kecenderungan skor yang diperolehnya relatif lebih rendah dari mereka yang lebih muda; peserta yang berlatar belakang pendidikan non eksakta mempunyai skor yang relatif lebih rendah bila dibandingkan peserta dengan latar belakang eksakta; dan peserta yang tinggal di luar Jawa rata-rata mengalami hal yang sama bila dibandingkan dengan peserta yang ada di Pulau Jawa.

Karena secara umum potensi akademik merupakan potensi seseorang yang tidak ada korelasinya dengan latar belakang baik perbedaan usia, jenis kelamin, suku, wilayah, dll, maka kegiatan pelatihan TPA ini dianggap penting agar semua calon peserta tes disegarkan kembali ingatannya dan memiliki persepsi maupun memahami aturan main tes yang sama sehingga potensi akademisnya dapat terukur dengan tepat.

Manfaat  Kursus Persiapan TPA

Kami berpengalaman menyelenggarakan Kursus Persiapan TPA. Berdasarkan pengalaman selama ini bahwa banyak peserta yang nilainya rendah disebabkan awam dengan model soal TPA. Namun setelah mengikuti Kursus Persiapan TPA hasilnya sebagian besar skor peserta TPA meningkat tajam. Selain itu keuntungan lainnya adalah :   Nilai TPA pasca pelatihan yang  diperoleh karyawan/ peserta tes adalah nilai obyektif yaitu apabila nilainya yang  tinggi  bukan karena unsur kebetulan dan nilai TPA rendah juga bukan karena kebetulan, namun memang merupakan nilai yang objektif tinggi/rendah.

Materi Pelatihan & Instruktur

Verbal (padanan kata, lawan kata, analogi verbal);  Kuantitatif (hitungan, deret bilangan, komparasi kuantitatif); Penalaran (logika formal, analitis, keruangan, penalaran logis) serta ditambah dengan teknik mengerjakan TPA dengan metode berpikir strategis. Instruktur berpengalaman & berlatar  belakang pendidikan yang relevan dengan materi pelatihan.

Tempat & Waktu

Pelatihan dilaksanakan hanya satu hari untuk semua materi dan latihan soal.

Waktu Pelatihan Reguler di hari libur kerja Sabtu/Minggu (jadwal silahkan lihat disini) mulai Pk. 08.00 s.d 16.30 WIB

Lokasi Pelatihan : Pusat Studi Jepang UI Depok

Info Lebih Lanjut Mengenai Pelatihan TPA Bappenas KLIK WhatsApp Sekarang

TPA Bappenas ITB

TPA Bappenas Numerik

TPA Bappenas Numerik

 

TPA Bappenas Numerik – TPA dirancang untuk mengungkap potensi intelektual, yang dianggap mendasari kemungkinan keberhasilan seseorang jika yang bersangkutan mengikuti jenjang pendidikan S2 atau S3. UPP-TPA dapat memberikan pelayanan penyelenggaraan TPA melalui kerjasama dengan lembaga pengguna tes yang bermaksud mengadakan seleksi penerimaan pegawai, mutasi dan promosi jabatan, atau penerimaan mahasiswa baru jenjang pendidikan S2 dan S3.

TPA Bappenas Numerik

Soal TPA OTO Bappenas terdiri atas 250 soal dengan waktu pengerjaan 3 jam. Soal dibagi dalam 3 subtes, yaitu tes kemampuan verbal, tes numerik, dan tes penalaran. Kali ini kami akan membahas TPA Bappenas Numerik. Tes angka numerik berfungsi untuk mengukur kemampuan seseorang dibidang angka, dalam rangka berpikir terstruktur dan logis matematis. Tes ini meliputi tes seri angka dan tes logika angka. Thursone mengemukakan bahwa tes kemampuan numerik ini adalah salah satu kemampuan mental utama, mengukur kemampuan berpikir yang berkaitan dengan bilangan dan konsep bilangan atau angka-angka. Faktor penting pengerjaan tes iq semacam ini terletak pada ketelitian dan kecermatan.

Salahsatu jenis Tes TPA Bappenas Numerik adalah deret. Pada tes ini Anda diminta untuk menentukan hubungan-hubungan  yang berlaku dari satu bilangan ke bilangan yang lain. Anda juga menentukan bilangan yang hilang dengan menggunakan pola yang sama pada deret tersebut. Anda harus memperhatikan perubahan satu bilangan ke bilangan yang lain. Pastikan bilangan yang ada memiliki pola bilangan yang sama.

Untuk soal TPA Bappenas Numerik ini Anda harus sering-sering berlatih dan mencoba menyelesaikan soal-soal sejenis agar dapat melalui tes deret bilangan dengan sukses. Tes ini membutuhkan ketelitian atau kejelian yang tinggi.

Tipe Deret Bilangan yang Sering Digunakan Dalam Tes

  • Fibonanci

Deret Fibonanci adalah deret bilangan dimana dua angka pertama merupakan angka awal yang nantinya akan di jumlahkan pada angka ketiga.

  • Tingkat

Deret tingkat adalah deret bilangan yang aturannya bertingkat. Deret tingkat relatif cukup sulit dibandingkan dengan tipe deret yang lain.

  • Larik

Deret larik adalah deret bilangan yang terdiri dari beberapa subderet. Subederet dapat berupa beberapa larik.

  • Kombinasi

Deret kombinasi adalah deret yang aturannya merupakan kombinasi dari deret fibonanci, deret bertingkat, dan larik.

Tips dan Trik Menyelesaikan Soal TPA Bappenas Numerik

  • Carilah perubahan antara angka yang satu dengan angka yang lainnya. Cek juga apakah pola ini berlaku pada hubungan angka yang lain.
  • Jika polanya sama, maka terapkan pola tersebut ke angka selanjutnya
  • Jika Pola barisan angka atau huruf sudah ditemukan, cek kembali pola yang berlaku secara keseluruhan.
  • Temukan jawabannya dan kerjakan semua langkah penyelesaian soal dengan teliti.

Setelah memahami tipe soal, deret bilangan yang sering di gunakan dalam tes, serta tips dan trik cara supaya mudah dalam menyelesaikan Soal TPA Bappenas Numerik, maka akan lebih lengkap rasanya bila kami juga memberikan Contoh Soal TPA Bappenas Numerik. Nah, selengkapnya bisa di lihat dibawah ini.

  1. 18, 23,  19,  25,  22,  29  …,  …

A. 25 dan 34

B. 23 dan 33

C. 27 dan 35

D. 25 dan 35

E. 24 dan 32

Jawaban:

Terdapat dua pola yang berlaku:

Pola pertama ditambahkan dengan bilangan ganjil yang berurutan naik.

18 + 1 = 19

19 + 3 = 22

22 + 5 = 27

Pola kedua ditambahkan dengan bilangan genap berurut naik.

23 + 2 = 25

25 + 4 = 29

29 + 6 = 35

Jadi jawaban yang tepat adalah 27 dan 35. Jawaban : C

  1. 30, 32,  33,  35,  42,  48,  …,   …,  63

A. 40 dan 52

B. 54 dan 60

C. 42 dan 52

D. 55 dan 59

E. 50 dan 60

Jawaban:

Terdapat tiga pola:

Pola pertama ditambahkan 5,

30 + 5 = 35

35 + 5 + 40

Pola yang kedua ditambahkan 10,

32 + 10 = 42

42 + 14 = 52

Pola yang ketiga ditambahkan 15,

33 + 15 = 48

48 + 15 = 63

Jadi, jawaban yang tepat adalah 40 dan 52. Jawaban A

  1. 4, 17,   8,   14,   16,   11,   32,   28,  …,  …

A. 66 dan 4

B. 58 dan -3

C. 60 dan 3

D. 64 dan 5

E. 61 dan 2

Jawaban:

Terdapat 2 pola dalam deret ini:

Pola dikali 2, yaitu 4, 8, 16, 32.

Pola berkurangi 3, yaitu 17, 14, 11 dan 8.

Dengan memperhatikan pola yang ada, maka bilangan selanjutnya adalah

Pola dikalikan 2, bilangan setelah 32 adalah 64

Pola dikurangi 3, bilangan setelah 8 adalah 5

Jadi jawaban yang tepat adalah 64 dan 5. Jawaban D

  1. 13, 14,  17,  22,  29,  38,  …

A. 45

B. 47

C. 49

D. 50

E. 51

Jawaban:

Pola yang berlaku adalah dengan menambahkan angka ganjil dimulai dengan angka 1:

13 + 1 = 14

14 + 3 = 17

17 + 5 = 22

22 + 7 = 29

29 + 9 = 38

Jadi, bilangan yang dicari adalah 49. Jawaban C.

  1. 5, 7, 50, 49, 500, 343, ….

A. 5.490

B. 5.000

C. 3.500

D. 2.401

E. 4.900

Jawaban:

Terdapat 2 pola dalam deret ini:

Pola pertama di kali 10 : 5, 50, 500

Pola kedua di kali 7 : 7, 49, 343

Pola kedua di kali 7 : 7, 49, 343

Dengan memperhatikan pola yang ada, maka bilangan selanjutnya adalah 5000. Jadi jawabannya B

  1. 50, 40,  100,  90, ….,  140,  200,  190

A. 150

B. 140

C. 130

D. 120

E. 135

Jawaban:

Untuk menjawab soal diatas erhatikan angka yang bercetak tebal dengan yang tidak, di setiap angka untuk golongan yang bercetak tebal akan ditambahkan 50 begitu pula sebaliknya.

50, 40, 100, 90, …., 140, 200, 190

Angka yang tepat untuk mengisi deret yang kosong adalah 150. Jadi, jawabannya A

Itulah 6 Contoh TPA Bappenas Numerik untuk materi deret angka yang bisa Anda pelajari sebelum terjun langsung untuk menjawab soal-soal latihannya. Sebenarnya mengerjakan soal penalaran numerik sangat menyenangkan, jika kita sudah paham pola dari barisan yang ada. Kunci supaya kita bisa lincah mengerjakan soal seperti ini hanya satu yaitu perbanyak latihan soal. Semakin banyak latihan semakin mudah dapat polanya, semakin mudah dapat polanya semakin cepat cara kerjanya, dan waktu yang Anda gunakan untuk mengerjakan soal menjadi sedikit/singkat. Semoga bermanfaat….

TPA Bappenas Numerik

Tes TPA Bappenas

Tes TPA Bappenas

 

Tes TPA Bappenas atau Tes potensi akademik Bappenas merupakan sebuah tes yang secara khusus digunakan untuk mengetahui serta mengevaluasi kemampan seseorang yang ingin masuk ke dalam jenjang pendidikan selanjutnya, melakukan pendaftaran beasiswa, menjadi pegawai atau karyawan, dan beberapa kategori lainnya. Tes ini merupakan tes yang bisa dilakukan secara berkelompok atau organisasi, dan juga perorangan.

Tes TPA Bappenas

Bagi teman-teman yang mendaftar S2 atau S3 pasti diawal-awal harus mengikuti beberapa rangkaian test. Salah satu yang harus diikuti adalah TPA. Test Potensi Akademik atau TPA biasanya digunakan untuk mengukur bakat dan kemampuan seseorang dalam bidang keilmuan.

Materi Tes TPA BAPPENAS

Materi Tes TPA BAPPENAS sendiri dibagi menjadi 3 bagian yaitu:

  1. Penalaran Verbal

Dalam test penalaran verbal sering kali yang keluar merupakan istilah istilah baru yang jarang kita jumpai pada kegiatan kita sehari-hari. Tips untuk mengerjakan soal ini bisa dengan memulai membaca berita baik di koran atau situs-situs berita.

  1. Kuantitatif

Test TPA ini sangat menghabiskan waktu. Dalam test kuantitatif akan diuji kecepatan menghitung dan mempelajari pola deret angka. Pada saat saya test TPA kemarin, saya menyisakan 40 soal, terpaksa pengawuranpun bertindak. Saran bagi teman-teman agar mengerjakan bagian deret angka dan bagian yang mempunyai pilihan x>y, x<y, x=y.

  1. Penalaran

Pada test Penalaran kita dituntut untuk mengasah logika kita dimana soal-soalnya berisi tentang logika analisa dan logika gambar. Pada TPA OTO BAPPENAS, logika analisa harus dilatih dengan sering-sering mengerjakan latihan soal sedangkan untuk logika gambar akan lebih mudah bisa sering bermain puzzle dan rubik.

Fungsi Tes TPA BAPPENAS

Tes TPA Bappenas adalah tes psikologi yang digunakan untuk mengukur kegesitan mental seseorang ketika berurusan dengan obyek kata (verbal), angka (numeris) dan gambar (figural). Secara psikologi dipercaya bahwa terdapat batas minimal tingkat kegesitan mental yang harus dimiliki seseorang sehingga ia berpeluang-besar berhasil menangani masalah yang bersifat intelektual. Karena itulah, TPA kerap dipergunakan dalam penyeleksian mahasiswa baru dan penyeleksian karyawan atau pegawai baru, bahkan untuk penyeleksian pimpinan suatu institusi negeri/swasta. TPA digunakan dalam SMNPTN untuk S1 sejak tahun 2009 dan digunakan dalam SNMPTN tertulis untuk S1 sejak tahun 2012. Selain digunakan dalam penyaringan mahasiswa, TPA juga digunakan dalam penyeleksian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Di kalangan peserta tes CPNS, TPA kerap disebut psikotest.

Score TPA OTO BAPPENAS

Dalam test TPA score terendah adalah 200 dan tertinggi 800. Agar dapat lulus TPA peserta harus memiliki nilai minimal 500. Tidak ada pengurangan score karena salah menjawab jadi bila masih kosong sebaiknya diisi ngawur, barangkali saja jawabannya benar.

Pelajari kesemua jenis soal Tes TPA Bappenas tersebut secara runtut dan teliti satu demi satu. Anda amat disarankan untuk mendapatkan sebuah konsep pengerjaan yang mampu diterapkan untuk berbagai macam persoalan. Kendati sulit, soal TPA bukan berarti tidak bisa dipecahkan. Kemauan, rajin berlatih, serta kedisiplinan tentu saja sangat dibutuhkan untuk sukses melewati tes yang terkenal sulit ini. Semoga, dengan informasi di atas, Anda mampu mendapatkan tanda lulus ujian soal TPA Bappenas.

Permasalahan Seputar Tes Potensi Akademik

Ketika menjelang TesPotensi Akademik (TPA), pada umumnya calon peserta mengalami problematika dalam menghadapi Tes TPA Bappenas. Problematika dalam menghadapi Tes TPA Bappenas adalah sebagai berikut :

  1. Tes Potensi Akademik (TPA) bukanlah suatu mata pelajaran atau matakuliah yangdiajarkansecarakhusus di institusi pendidikan formal. Sehingga, banyak calon peserta TPA merasa mengalami kesulitan, kebingungan, bahkan stress dalam menghadapi ujian Tes Potensi Akademik (TPA).
  1. Asumsi bahwa untuk meraih skor tinggi di Tes Potensi Akademik (TPA) diharuskan menghapalkan banyak rumus. Tidak semua orang menyukai dan harus menyukai matematika. Kepandaian matematika hanyalah satu jenis dari kepandaian yang dimiliki manusia.
  1. Anggapan bahwa proses ujian Tes Potensi Akademik (TPA) itu susah dan menegangkan laksana momok menakutkan di malam hari.
  1. Banyaknya buku persiapan TPA yang beredar di Toko Buku tanpa isi kredibel. Tapi kita tidak tahu buku yang manakah yang benar-benar dapat membantu persiapan TPA kita. Silahkan anda membeli beberapa buku TPA di Toko Buku terdekat. Jangan kaget jika anda akan menemukan isi buku-buku TPA tersebut isinya hampir sama, hanya beda cover, nama penulis, dan penerbit.
  1. Isi buku persiapan TPA yang sangat berbeda dengan ujian TPA sesungguhnya. Anda tidak akan dapat mengetahui kebenaran isi buku persiapan TPA sebelum mengikuti ujian TPA sesungguhnya. Saya telah membeli beberapa buku persiapan TPA, dan sangat kecewa dengan isinya karena simulasi buku TPA jauh berbeda dengan ujian TPA asli.

Untuk mempermudah anda dalam menghadapi Tes TPA Bappenas, ada baiknya anda mengikuti Pelatihan TPA Bappenas.Mungkin bagi sebagian orang, mengikuti pelatihan TPA Bappenas adalah hal yang tidak penting.Tetapi sebenarnya pelatihan TPA Bappenas sangat bermanfaat. Karena saat mengikuti Pelatihan TPA Bappenas, anda akan mendapatkan trik dan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawab soal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat. Lalu dengan mengikuti Pelatihan TPA Bappenas kita akan diberikan materi-materi yang harus kita hafal.

Nahh, untuk Anda yang ingin mengikuti tes potensi akademik, Anda perlu belajar dulu supaya menguasai betul-betul materi tes dengan cara mengikuti Pelatihan TPA Bappenas.

Mengapa Pelatihan TPA  Bappenas Penting ?

Pada umumnya calon peserta Tes TPA yang telah lama meninggalkan bangku kuliah di perguruan tinggi mempunyai skor TPA yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan peserta yang baru lulus dari pendidikannya; peserta yang telah memasuki usia 35 tahun atau lebih punya kecenderungan skor yang diperolehnya relatif lebih rendah dari mereka yang lebih muda; peserta yang berlatar belakang pendidikan non eksakta mempunyai skor yang relatif lebih rendah bila dibandingkan peserta dengan latar belakang eksakta; dan peserta yang tinggal di luar Jawa rata-rata mengalami hal yang sama bila dibandingkan dengan peserta yang ada di Pulau Jawa.

Karena secara umum potensi akademik merupakan potensi seseorang yang tidak ada korelasinya dengan latar belakang baik perbedaan usia, jenis kelamin, suku, wilayah, dll, maka kegiatan pelatihan TPA Bappenas ini dianggap penting agar semua calon peserta tes disegarkan kembali ingatannya dan memiliki persepsi maupun memahami aturan main tes yang sama sehingga potensi akademisnya dapat terukur dengan tepat.

Info Lebih Lanjut Mengenai Pelatihan TPA Bappenas KLIK WhatsApp Sekarang

Tes TPA Bappenas

WA Kami Sekarang
Send via WhatsApp