Tag

Soal TPA Bappenas Archives - Pusat Pelatihan Tes Potensi Akademik

Contoh Tes TPA Bappenas

By | Uncategorized | No Comments

Contoh Tes TPA Bappenas

 

Contoh Tes TPA Bappenas – Tes Potensi Akademik atau TPA merupakan tes psikologi yang dapat mengungkap apa yang telah dicapai seseorang secara intelektual. Karena mengungkap kualitas intelektual, maka tinggi/rendah-nya nilai TPA sering dihubungkan dengan tinggi/rendah-nya tingkat kecerdasan. TPA sesungguhnya merupakan versi Indonesia dari tes GRE atau Graduate Record Examination. Model, materi, dan bidang yang diuji dalam TPA sebagian besar merujuk kepada GRE. Saat ini, TPA  telah menjadi tes standar penyaringan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), rekrutmen karyawan swasta, serta karyawan BUMN di tahun 2018.

Contoh Tes TPA Bappenas

Bahkan kenaikan jabatan setingkat meneger di berbagai perusahaan juga mensyaratkan karyawannya mencapai TPA dengan dengan skor minimum tertentu. Tes Potensi Akademik juga umum dipakai sebagai tes penerimaan mahasiswa untuk jenjang S1 dan S2.

Berikut merupakan Contoh Tes TPA Bappenas yang mungkin sering di keluarkan pada soal-soal TPA nantinya. Di bawah adalah contoh soal tes TPA pahami dengan seksama supaya paham dan bisa ingat pada Waktu tes TPA nantinya.

Tes Persamaan Kata (Sinonim)

Pilih satu jawaban yang paling dekat artinya dengan kata yang tercetak KAPITAL

  1. GANCU =

A.Serokan

B.karung

C.Timbangan

D.Pengait

E.Galah

  1. ISTAL =

A.Kandang Sapi

B.Kandang Kambing

C.Kandang Kuda

D.Kandang Gajah

E.Kandang Macan

  1. HATTA =

A.Atau

B.Bahwa

C.Karena

D.Lalu

E.Dan

  1. LAIK =

A.Patut

B.Berguna

C.Cocok

D.Serasi

E.Sesuai

  1. EPILOG =

A.Kesimpulan

B.Pendahuluan

C.Preambul

D.Penutup

E.Mukadimah

Tes Lawan Kata (Antonim)

Pilih satu jawaban yang paling berlawanan artinya dengan kata yang tercetak KAPITAL

  1. AWAM ><

A.Khusus

B.Pandai

C.Bodoh

D.Umum

E.Pakar

  1. PROLETAR ><

A.Feodalis

B.Kapitalis

C.Komunis

D.Sosialis

E.Individualis

  1. DESKRIPTIF ><

A.Fiktif

B.Persuatif

C.Perspektif

D.Argumentatif

E.Naratif

  1. PREFIKS ><

A.Awalan

B.Akhiran

C.Imbuhan

D.Sisipan

E.Keterangan

  1. ABOLISI ><

A.Keringanan

B.Grasi

C.Pengurangan

D.Pemberatan

E.Penambahan

Tes Padanan Hubungan Kata (Analogi)

Pilih satu jawaban yang sesuai dengan pola kata yang tercetak KAPITAL

  1. JARUM : BENANG =

A.Lurah : Aparat

B.Manajer : Karyawan

C.Bapak : Anak

D.Pemimpin : Pengikut

E.Komandan : Tentara

  1. IKLIM : KLIMATOLOGI =

A.Fosil : Antropologi

B.Asal-Usul Kata : Etnologi

C.Sekolah : Pedagogis

D.Bintang : Astrologi

E.Kulit : Dermatologi

  1. SEGI TIGA : PIRAMIDA =

A.Lingkaran : Bola

B.Segi Empat : Kotak

C.Segi Lima : Pentagon

D.Segi Enam : Kubus

E.Segi Delapan : Oktagon

  1. STETOSKOP : DOKTER = OSILOSKOP :

A.Neurolog

B.Arkeolog

C.Masinis

D.Montir

E.Insinyur

  1. SEKUTU : KOMPETISI = KOLABORASI :

A.Teman

B.Persaingan

C.Lawan

D.Musuh

E.Pertandingan

Tes Deret Angka

Pilih satu jawaban yang sesuai dengan pola angka Aritmetika.

  1. 706, 705, 702, 697, 690, …

A.684

B.683

C.682

D.681

E.680

  1. 4, 2, 2, 5, 6, 4, 4, 7, 8, 6, 6, 9, 10, …

A.11

B.10

C.9

D.8

E.7

  1. 6, 9, 7, 12, 9, 15, 13, 18, …

A.12

B.15

C.18

D.21

E.24

  1. 81, 6, 9, 27, 12, 15, 9, 18, …

A.3, 23

B.12, 21

C.21, 3

D.12, 23

E.12, 3

  1. 25, 23, 21, 23, 21, 19, 21, 19, 17, 19, …

A.17, 25

B.17, 23

C.17, 21

D.17, 15

E.17, 13

Tes Numerik

Pilih satu jawaban yang paling tepat.

  1. Jika x = 60 derajat dan jika sudut suatu segitiga adalah 2y, 4y, dan 4y maka …

A.x > y

B.x < y

C.x = y

D.2x = 3y

E.x dan y tidak bisa ditentukan

  1. Diketahui panjang sisi-sisi sebuah segitiga sama sisi adalah 3 cm dan di dalamnya dibuat segitiga sama sisi yang panjangnya 1 cm. Berapakah jumlah maksimum segitiga kecil yang dibentuk?

A.3

B.6

C.9

D.12

E.15

  1. Sebuah Aquarium panjangnya 4 kaki, lebarnya 3 kaki, dan dalamnya 2 kaki. Jika air dalam aquarium mencapai 4 inci dari atas aquarium maka berapa kaki kubikkah volume air yang ada di aquarium? (1 kaki= 12 inci)

A.8

B.12

C.16

D.20

E.24

  1. Sebuah balok berukuran 9 m x 300 cm x 12 m dipotong menjadi kubus dengan ukuran terbesar yang dapat dibuat. Berapa banyakkah kubus yang dapat dibuat?

A.6

B.8

C.10

D.12

E.14

  1. Sebuah bujur sangkar B, luasnya 81 yang memiliki sisi y. Sedangkan A adalah persegi panjang dengan sisi 18, dan sisi yang lainnya x. Bila luas A sama dengan 2 kali luas B, maka …

A.x > y

B.y > x

C.x = y

D.3y = x+2

E.x dan y tidak bisa ditentukan

TES LOGIKA ANALISA

Pilih satu jawaban dengan menggunakan Logika Analisa

  1. Semua pengendara harus mengenakan helm. Sebagian pengendara mengenakan sarung tangan.

A.Sebagian pengendara tidak mengenakan helm

B.Semua pengendara tidak mengenakan sarung tangan

C.Sebagian pengendara mengenakan helm dan sarung tangan

D.Sebagian pengendara tidak mengenakan helm dan sarung tangan

E.Sebagian pengendara tidak mengenakan helm dan tidak mengenakan sarung tangan

  1. Semua yang hadir merupakan anggota perkumpulan, sebagian yang hadir adalah psikolog.

A.Semua psikolog hadir dalam rapat

B.Semua anggota perkumpulan adalah psikolog

C.Semua anggota perkumpulan yang hadir

D.Sebagian psikolog adalah anggota perkumpulan

E.Sebagian yang hadir bukan anggota perkumpulan

  1. Tidak semua hipotesis penelitian terbukti benar. Beberapa penelitian skripsi tidak menguji hipotesis.

A.Beberapa sarjana tidak menulis skripsi

B.Beberapa hipotesis skripsi tidak terbukti benar

C.Semua hipotesis skripsi terbukti benar

D.Semua hipotesis penelitian terbukti benar

E.Semua sarjana, hipotesis skripsinya benar

  1. Ada lima orang bersahabat : Yuan, Dian, Nadia, Nisa, dan Yuni. Yang paling muda di antara mereka Yuni. Yuan tidak lebih tua dibandingkan Dian dan Nadia. Hanya Yuan lebih muda dari Nisa. Nadia lebih tua dibandingkan Dian. Urutan usia kelima orang sahabat tersebut dari yang paling tua ke yang paling muda adalah:

A.Nadia, Dian, Nisa, Yuan, Yuni

B.Yuan, Nadia, Nisa, Dian, Yuni

C.Yuni, Nisa, Yuan, Nadia, Dian

D.Yuni, Yuan, Nisa, Dian, Nadia

E.Nadia, Dian, Yuan, Nisa, Yuni

  1. Ogis lebih tinggi daripada Benny, Rangga lebih pendek daripada Ogis, maka:

A.Jika Rangga 180 cm, Benny 180

B.Jika Rangga 180 cm, Benny tingginya kurang dari 180 cm

C.Jika Rangga 180 cm, Benny tingginya lebih dari 180 cm

D.Jika Ogis 180 cm, Benny dan Rangga tingginya kurang dari 180 cm

E.Tidak ada jawaban yang tepat

Demikian Postingan kami kali ini mengenai Contoh Tes TPA Bappenas. Semoga bermanfaat dan terimakasih atas kunjungannya.

Untuk Anda yang ingin mengikuti tes potensi akademik, Anda perlu belajar dulu supaya menguasai betul-betul materi tes dengan cara mengikuti Pelatihan TPA Bappenas.

Info Lebih Lanjut Mengenai Pelatihan TPA Bappenas Silahkan KLIK WhatsApp Sekarang

Contoh Tes TPA Bappenas

Jadwal TPA Bappenas 2018

By | Uncategorized | No Comments

Jadwal TPA Bappenas 2018

 

Jadwal TPA Bappenas 2018 – Tes potensi akademik (TPA) adalah sebuah tes yang bertujuan untuk mengetahui bakat dan kemampuan seseorang di bidang keilmuan (akademis).

Tes ini juga sering dibungkan dengan kecerdasan seseorang. Saat ini, TPA  telah menjadi tes standar penyaringan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), rekrutmen karyawan swasta, serta karyawan BUMN di tahun 2018.

Jadwal TPA Bappenas 2018

Bahkan kenaikan jabatan setingkat meneger di berbagai perusahaan juga mensyaratkan karyawannya mencapai TPA dengan dengan skor minimum tertentu. Tes Potensi Akademik juga umum dipakai sebagai tes penerimaan mahasiswa untuk jenjang S1 dan S2.

Adapun Tes Potensi Akademik ini umumnya memiliki empat jenis soal. Yaitu, tes verbal atau bahasa, tes numerik atau angka, tes logika, dan tes spacial atau gambar.

  • Tes verbal berfungsi untuk mengukur kemampuan seseorang di bidang kata dan bahasa. Tes ini meliputi tes sinonim (Persamaan kata), antonim (lawan kata), tes padanan hubungan kata, dan tes pengelompokan kata.
  • Tes angka mengukur kemamuan seseorang di bidang angka, dalam rangka berfikir terstruktur, dan logis matematis. Tes ini meliputi tes aritmatik (hitungan), tes seri angka, tes seri huruf, tes logika angka, dan tes angka dalam cerita.
  • Tes logika berfungsi mengukur kemampuan seseorang dalam penalaran dan pemecahan persoalan secara logis atau masuk akal. Tes logika ini meliputi tes logika umum, tes analisa pernyataan dan kesimpulan (silogisme), tes logika cerita, dan tes logika diagram.
  • Sedangkan tes spesial atau tes gambar berfungsi untuk mengukur daya logika ruang yang dimiliki seseorang.

Berikut jadwal TPA Bappenas 2018 :

Jenis Ujian Tanggal Ujian Tempat Ujian Penyelenggara
TPA 01 Desember 2018 Gedung Bappenas Pusat UUO PT Koperasi Pegawai Bappenas
TPA 16 Desember 2018 Gedung Bappenas Pusat UUO PT Koperasi Pegawai Bappenas

Untuk mempermudah anda dalam menghadapi Tes Potensi Akademik, ada baiknya anda mengikuti Kursus Persiapan TPA. Mungkin bagi sebagian orang, mengikuti pelatihan TPA Bappenas adalah hal yang tidak penting. Tetapi sebenarnya Les TPA Bappenas sangat bermanfaat. Karena saat mengikuti Pelatihan TPA Bappenas, anda akan mendapatkan trik dan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawab soal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat.

Nahh, untuk Anda yang ingin mengikuti tes potensi akademik, Anda perlu belajar dulu supaya menguasai betul-betul materi tes dengan cara mengikuti Pelatihan TPA Bappenas.

Mengapa Pelatihan TPA Bappenas Penting ?

Pada umumnya calon peserta Tes TPA yang telah lama meninggalkan bangku kuliah di perguruan tinggi mempunyai skor TPA yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan peserta yang baru lulus dari pendidikannya; peserta yang telah memasuki usia 35 tahun atau lebih punya kecenderungan skor yang diperolehnya relatif lebih rendah dari mereka yang lebih muda; peserta yang berlatar belakang pendidikan non eksakta mempunyai skor yang relatif lebih rendah bila dibandingkan peserta dengan latar belakang eksakta; dan peserta yang tinggal di luar Jawa rata-rata mengalami hal yang sama bila dibandingkan dengan peserta yang ada di Pulau Jawa.

Karena secara umum potensi akademik merupakan potensi seseorang yang tidak ada korelasinya dengan latar belakang baik perbedaan usia, jenis kelamin, suku, wilayah, dll, maka Les TPA Bappenas ini dianggap penting agar semua calon peserta tes disegarkan kembali ingatannya dan memiliki persepsi maupun memahami aturan main tes yang sama sehingga potensi akademisnya dapat terukur dengan tepat.

Apa Saja Manfaat  Pelatihan TPA ?

Konsultan sukses-tpa.com berpengalaman menyelenggarakan Pelatihan TPA maupun Private TPA. Berdasarkan pengalaman selama ini bahwa banyak peserta yang nilainya rendah disebabkan awam dengan model soal TPA. Namun setelah mengikuti pelatihan di konsultan Sukses TPA hasilnya sebagian besar peserta TPA meningkat tajam. Ini dikarenakan mereka telah belajar soal-soal TPA dan bagaimana cara mengerjakan dengan cepat.

Pada umumnya nilai TPA pasca pelatihan yang  diperoleh karyawan/ peserta tes adalah nilai obyektif yaitu apabila nilainya yang  tinggi  bukan karena unsur kebetulan dan nilai TPA rendah juga bukan karena kebetulan, namun memang merupakan nilai yang objektif tinggi/rendah.

Pelatihan TPA akan sangat membantu terutama bagi mereka yang belum pernah melakukan tes TPA atau mereka yang telah lama meninggalkan bangku kuliah. Jika belum mengenal tipe dan bentuk soal TPA langsung mengikuti Tes Potensi Akademik, dipastikan hasilnya akan kurang memuaskan. Bisa jadi ketika mengerjakan akan tertegun, gagap, bingung dan lainnya karena waktu yang diberikan begitu cepat. Dengan mengikuti Pelatihan TPA, akan diakhiri dengan evaluasi berupa Tes Prediksi TPA, maka baik Lembaga maupun Karyawan  dapat memperkirakan potensi akademisnya, selain  perasaan percaya diri lebih tinggi dalam menghadapi tes TPA.

Materi Pelatihan & Instruktur

Verbal (padanan kata, lawan kata, analogi verbal);  Kuantitatif (hitungan, deret bilangan, komparasi kuantitatif); Penalaran (logika formal, analitis, keruangan, penalaran logis) serta ditambah dengan teknik mengerjakan TPA dengan metode berpikir strategis. Baik materi ataupun model TPA selalu di update/direvisi mengikuti perubahan materi dan model penyelenggara TPA lainnya. Dengan revisi rutin peserta lebih siap mengikuti tes TPA dari berbagai lembaga penyelenggara. Instruktur berpengalaman & sebagian besar berlatar  belakang pendidikan yang relevan dengan materi pelatihan.

Tempat & Waktu

Pelatihan dilaksanakan hanya satu hari untuk semua materi dan latihan soal.

Waktu Pelatihan Reguler di hari libur kerja Sabtu/Minggu (jadwal silahkan lihat disini) mulai Pk. 08.00 s.d 16.30 WIB

Lokasi Pelatihan : Pusat Studi Jepang UI Depok

Info Lebih Lanjut Mengenai Pelatihan TPA Bappenas KLIK WhatsApp Sekarang

Jadwal TPA Bappenas 2018

Soal Tes Potensi Akademik Aritmatika

By | Uncategorized | No Comments

Soal Tes Potensi Akademik Aritmatika

 

Soal Tes Potensi Akademik Aritmatika – Tes Potensi Akademik atau yang sering disingkat dengan TPA adalah sebuah tes yang berkaitan dengan kemampuan akademis atau keilmuan seseorang.

Tes Potensi Akademik terdiri dari empat (4) jenis tes yang masing-masing terbagi menjadi beberapa jenis subtes.

  • Tes kemampuan verbal : sinonim, antonim, dan padanan kata
  • Tes kemampuan numerik : tes deret bilangan, matematika berpola, aritmatika dasar, logika matematika dan matematika bercerita
  • Tes kemampuan penalaran : silogisme, soal cerita dan penalaran
  • Tes kemampuan visual spasial : gambar

Soal Tes Potensi Akademik Aritmatika

Nah kali ini kami akan berbagi mengenai tes kemampuan numerik : Soal Tes Potensi Akademik Aritmatika. Tes ini berfungsi untuk mengukur kemampuan seseorang dibidang angka, dalam rangka berpikir terstruktur dan logis matematis.

Untuk dapat memahami nya, berikut kami berikan conth Soal Tes Potensi Akademik Aritmatika dan pembahasannya :

  1. 54 adalah 27% dari ?

A.190

B.210

C.200

D.300

E.127

PEMBAHASAN :

54/A x 100% = 27%

54/27% x 100% = A

200 = A

JAWABAN : C

 

  1. (3 x 9/4) – (1/3)2 = …

A.6 39/36

B.7 9/36

C.6 23/36

D.6 20/26

E.6 16/26

PEMBAHASAN :

(3 x 9/4) – (1/3)2 = 27/4 – 1/9

= 6 + 3/4 – 1/9

= 6 + 27/36 – 4/36

= 6 + 23/36

= 6 23/36

JAWABAN : C

 

  1. 2,00486 x 0,5 = …

A.1,000243

B.1,00243

C.1,0243

D.1,00234

E.1,00253

PEMBAHASAN :

2,00486 x 0,5 = 2,00486 x 1/2

= 2,00486/2

= 1,00243

JAWABAN : B

 

  1. : 0,5 = …

A.6

B.12

C.18

D.24

E.60

PEMBAHASAN :

 : 0,5 =  : 1/2

= 12 x 2

= 24

JAWABAN : D

 

  1. 216 x 0,875 = …

A.188

B.198

C.218

D.209

E.189

PEMBAHASAN :

216 x 0,875 = 216 x 7/8

= (2.2.2.27) x 7/8

= 27 x 7

= 189

JAWABAN : E

 

  1. 1.036/0.04 = …

A.108.33

B.92.59

C.25.90

D.238.33

E.258

PEMBAHASAN :

1.036/0.04 = 1.036/(1/25)

= 1.036 x 25

= 25.9

JAWABAN : C

 

  1. (1/2 x 3) : 0,25 = …

A.2,7

B.3,7

C.6,0

D.7,0

E.7,7

PEMBAHASAN :

(1/2 x 3) : 0,25 = 3/2 : 1/4

= 3/2 x 4

= 6

JAWABAN : C

  1. 40% dari 110 sama dengan berapa dari 300?

A.14 2/3 %

B.15 %

C.16 1/2 %

D.14 5/6 %

E.16 %

PEMBAHASAN :

40% x 110 = A x 300

4% x 11 = A x 3

44/3 % = A

14 2/3 % = A

JAWABAN : A

  1. (882 + 115) ² =…..

A.994.003

B.994.004

C.994.009

D.894.003

E.894.009

PEMBAHASAN :

(882 + 115) ² =…..

=(997)² mendekati (1.000)², karena paling belakang angka 7 maka 7 x 7 =49

= 1.000.000 kurang sedikit dan angka belakang 9, maka

= 994.009

JAWABAN : C

  1. Jika Y% dari 80 adalah 32, maka nilai Y =
  2. 40
  3. 50
  4. 60
  5. 25,6
  6. 25

PEMBAHASAN :

Jika Y% dari 80 adalah 32, maka nilai Y =

y/…. x 80 = 32

y/100=32/80

y/100 =4/10

y=400/10= 40

JAWABAN : A

Bagaimana Soal Tes Potensi Akademik Aritmatika diatas ?? Mudah bukan ?? Jika Anda masih kesulitan untuk mengerjakan dan memahami soal-soal diatas, ada baik nya Anda lebih banyak berlatih soal dan mengikuti Pelatihan TPA. Dengan mengikuti Pelatihan TPA Bappenas, Anda akan mendapatkan trik dan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawab soal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat. Lalu dengan mengikuti Pelatihan TPA Bappenas kita akan diberikan materi-materi yang harus kita hafal.

Mengapa Pelatihan TPA  Bappenas Penting?

Pada umumnya calon peserta Tes TPA yang telah lama meninggalkan bangku kuliah di perguruan tinggi mempunyai skor TPA yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan peserta yang baru lulus dari pendidikannya; peserta yang telah memasuki usia 35 tahun atau lebih punya kecenderungan skor yang diperolehnya relatif lebih rendah dari mereka yang lebih muda; peserta yang berlatar belakang pendidikan non eksakta mempunyai skor yang relatif lebih rendah bila dibandingkan peserta dengan latar belakang eksakta; dan peserta yang tinggal di luar Jawa rata-rata mengalami hal yang sama bila dibandingkan dengan peserta yang ada di Pulau Jawa.

Karena secara umum potensi akademik merupakan potensi seseorang yang tidak ada korelasinya dengan latar belakang baik perbedaan usia, jenis kelamin, suku, wilayah, dll, maka kegiatan pelatihan TPA ini dianggap penting agar semua calon peserta tes disegarkan kembali ingatannya dan memiliki persepsi maupun memahami aturan main tes yang sama sehingga potensi akademisnya dapat terukur dengan tepat.

Manfaat Kursus Tes TPA

Berdasarkan pengalaman selama ini bahwa banyak peserta yang nilainya rendah disebabkan awam dengan model soal TPA. Namun setelah mengikuti pelatihan, hasilnya sebagian besar peserta TPA skornya meningkat tajam. Selain itu keuntungan lainnya adalah : Nilai TPA pasca pelatihan yang  diperoleh karyawan/ peserta tes adalah nilai obyektif yaitu apabila nilainya yang  tinggi  bukan karena unsur kebetulan dan nilai TPA rendah juga bukan karena kebetulan, namun memang merupakan nilai yang objektif tinggi/rendah.

Pelatihan TPA akan sangat membantu terutama bagi mereka yang belum pernah melakukan tes TPA atau mereka yang telah lama meninggalkan bangku kuliah. Dengan mengikuti Kursus TPA (Tes Potensi Akademik) yang akan diakhiri dengan evaluasi berupa Tes Prediksi TPA, maka baik Lembaga maupun Karyawan dapat memperkirakan potensi akademisnya, selain perasaan percaya diri lebih tinggi dalam menghadapi TPA.

Materi Pelatihan & Instruktur

Verbal (padanan kata, lawan kata, analogi verbal);  Kuantitatif (hitungan, deret bilangan, komparasi kuantitatif); Penalaran (logika formal, analitis, keruangan, penalaran logis) serta ditambah dengan teknik mengerjakan TPA dengan metode berpikir strategis. Baik materi ataupun model TPA selalu di update/direvisi mengikuti perubahan materi dan model penyelenggara TPA lainnya. Dengan revisi rutin peserta lebih siap mengikuti tes TPA dari berbagai lembaga penyelenggara. Instruktur berpengalaman & sebagian besar berlatar  belakang pendidikan yang relevan dengan materi pelatihan.

Tempat & Waktu

Pelatihan dilaksanakan hanya satu hari untuk semua materi dan latihan soal.

Waktu Pelatihan Reguler di hari libur kerja Sabtu/Minggu (jadwal silahkan lihat disini) mulai Pk. 08.00 s.d 16.30 WIB

Lokasi Pelatihan : Pusat Studi Jepang UI Depok

Jika Anda berminat mengikuti Pelatihan TPA Bappenas, silahkan hubungi kami melalui sitebar di sebelah kiri website kami atau KLIK WhatsApp Sekarang

Soal Tes Potensi Akademik Aritmatika

Tes Potensi Akademik Lawan Kata

By | Uncategorized | No Comments

Tes Potensi Akademik Lawan Kata

 

Tes Potensi Akademik Lawan Kata – Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) antonim adalah kata yang  berlawanan makna dengan kata lain. Tes antonim merupakan salah satu bagian dalam tes potensi akademik seperti halnya tes sinonim maupun padanan kata yang sudah pernah saya posting sebelumnya. Tes antonim mempunyai maksud untuk mengukur wawasan seseorang akan sesuatu hal dipandang dari segi kebenaran dan juga kebalikannya. Dalam tes ini menuntut penguasaan atas perbendaharaan kata yang baik karena dalam tes tersebut para peserta harus mencari kata yang paling bertentangan dengan kata dalam soal yang diberikan.

Tes Potensi Akademik Lawan Kata

Banyak orang yang sering terkecoh dalam mengerjakan soal ujian TPA yang membahas tentang lawan kata (Antonim). Yang dimaksud terkecoh di sini adalah kurang telitinya seseorang dalam membaca soal yang diperintahkan. Biasanya untuk soal ujian TPA jenis lawan kata pengurutannya diletakkan berdekatan dengan soal-soal persamaan kata. Dan hal inilah yang biasanya membuat seseorang sering lupa atau salah kaprah dalam mengerjakan. Seharusnya yang dicari adalah lawan katanya malah yang dipilih adalah persamaan katanya.

Untuk dapat memahaminya, kami akan membagikan contoh Tes Potensi Akademik Lawan Kata beserta pembahasannya :

  1. PROFESIONAL >< …..

A.Profesor

B.Expert

C.Pakar

D.Amatir

E.Jawara

Jawaban:

Profesional dapat diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan profesi dan memerlukan kepandaian khusus. Lawan dari kata profesional dapat diartikan sebagai hal-hal yang dilakukan hanya berdasarkan kesenangan atau hobi semata. Yang demikian itu biasa disebut amatiran atau amatir. Jadi antonim dari kata profesional adalah AMATIR (D).

  1. ABSEN >< …..

A.Izin

B.Cuti

C.Hadir

D.Tidak Masuk

E.Berhalangan Hadir

Jawaban:

Untuk dapat menjawab pertanyaan diatas, Anda harus mengetahui makna dari kata absen. Absen memiliki arti tidak masuk atau tidak hadir. Empat pilihan jawaban, yaitu A (izin), B (cuti), D (tidak masuk) dan E (berhalangan hadir), memiliki makna yang sama dengan kata absen. Dengan demikian, lawan kata atau antonim yang tepat dari kata absen adalah HADIR (C).

  1. HETEROGEN >< …..

A.Oksigen

B.Homogen

C.Agen

D.Beragam

E.Berlainan Jenis

Jawaban:

Untuk dapat menjawab pertanyaan diatas, Anda harus mengetahui makna dari kata heterogen. Heterogen berarti terdiri atas berbagai unsur yang berbeda, berlainan jenis, atau beragam. Piliah jawaban D (beragam) dan E (berlainan jenis) merupakan sinonim dari kata heterogen. Adapun lawan kata dari heterogen adalah terdiri atas unsur, jenis dan macam yang sama, atau di sebut juga dengan homogen. Jadi, antonim yang tepat dari kata heterogen adalah HOMOGEN (B).

  1. HAMBATAN >< …..

A.Rintangan

B.Kendala

C.Halangan

D.Gangguan

E.Kesempatan

Jawaban:

Hambatan dapat diartikan sebagai penghalang, perintang, dan segala sesuatu yang membuat pekerjaan atau perjalanan menajdi lambat atau tidak lancar. Dengan demikian, pilihan jawaban A, B, C dan D merupakan sinonim dari kata harapan. Jadi lawan kata atau sinonim yang tepat dari halanan adalah KESEMPATAN (E).

  1. IMPRESIF >< …..

A.Keren

B.Mengagumkan

C.Sederhana

D.Mengesankan

E.Berharga

Jawaban:

Impresif dapat diartikan sebagai sesuatu yang memberi atau meninggalkan kesan yang sangat mendalam, atau sesuatu yang pertisius dan berharga. Pilihan jawaban A, B, D dan E merupakan sinonim dari kata impresif. Jadi lawan kata yang tepat dari impresif adalah SEDERHANA (C).

  1. SIMPATI >< …..

A.Kasih Sayang

B.Empati

C.Antipati

D.Tenggang Rasa

E.Afeksi

Jawaban:

Simpati dapat diartikan sebagai rasa kasih, rasa suka, atau keikutsertaan merasakan perasaan senang, susah dan sebagainya yang dirasakan orang lain. Pilihan jawaban A, B, D dan E memiliki makna yang hampir sama dengan kata simpati, sehingga bukan jawabannya. Lawan kata yang sesuai untuk kata simpati adalah ANTIPATI (C).

  1. YAYI >< …..

A.Adik

B.Kakak

C.Ayah

D.Ibu

E.Tante

Jawaban:

Untuk menjawab pertanyaan diatas Anda harus mengetahui terlebih dahulu arti kata yayi. Yayi merupakan kata yang berasal dari bahasa Jawa, yang berarti adik. Antonim yang tepat untuk kata yayi adalah KAKAK (B).

  1. BADANIAH >< …..

A.Lahiriah

B.Jasmaniah

C.Rohaniah

D.Fisik

E.Ragawi

Jawaban:

Badaniah adalah segala sesuatu yang bersifat fisik, jasmaniah, kebendaan, lahirian, materiil, ragawi dan sebagainya. Dengan demikian pilihan jawaban A, B, D dan E merupakan sinonim dari badaniah. Adapun lawan kata dari badaniah adalah segala sesuatu yang bersifat batiniah, kejiwaan, dan kerohanian. Dengan begitu, antonim yang tepat dari badaniah adalah ROHANIAH (C).

  1. DINAMIS >< …..

A.Dinamit

B.Dinamo

C.Dimensi

D.Aktif

E.Statis

Jawaban:

Dinamis berarti selalu bergerak dengan cepat dan mudah berubah menyesuaikan keadaan. Dinamit berarti bom atau alat peledak. Dinamo memiliki arti mesin atau alat pemangkit listrik. Dimensi merupakan ukuran atau ruang. Aktif merupakan sinonim dari dinamis, yaitu selalu bergerak, bersemangat, bergairah. Adapun statis memiliki arti keadaan yang diam, tidak berubah, tidak mau menyesuaikan diri dengan zaman. Jadi, antonim yang tepat untuk kata dinamis adalah STATIS (E).

  1. TANYA >< …..

A.Apa

B.Kenapa

C.Jawab

D.Bagaimana

E.Diam

Jawaban:

Kata tanya atau bertanya dapat diartikan sebagai kegiatan memimta keterangan, penjelasan dan sebagainya. Pilihan jawaban A (apa), B (kenapa), dan D (bagaimana) merupakan bentuk dari kata tanya, sehigga bisa dipastikan bukan itu jawabannya. Pilihan jawaban C (jawab), dapat diartikan sebagai kegiatan memberi penjelasan atau keterangan atas sebuah pertanyaan. Jadi antonim yang tepat untuk kata tanya adalah JAWAB (C).

Itulah sedikit contoh Tes Potensi Akademk Lawan Kata (Antonim) dan pembahasannya. Untuk mempermudah Anda dalam menghadapi Tes Potensi Akademik, ada baiknya Anda mengikuti Pelatihan TPA Bappenas. Karena dengan mengikuti Pelatihan TPA Bappenas, Anda akan mendapatkan trik dan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawab soal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat.

Jika Anda berminat mengikuti Pelatihan TPA Bappenas, silahkan hubungi kami melalui sitebar di sebelah kiri website kami atau KLIK WhatsApp Sekarang

Tes Potensi Akademik Lawan Kata

Contoh Soal TPA Matematika dan Pembahasannya

By | Uncategorized | No Comments

Contoh Soal TPA Matematika dan Pembahasannya

 

 

Contoh Soal TPA Matematika dan Pembahasannya – Tes Potensi Akademik atau yang sering disingkat dengan TPA adalah sebuah tes yang berkaitan dengan kemampuan akademis atau keilmuan seseorang.

Tes Potensi Akademik terdiri dari empat (4) jenis tes yang masing-masing terbagi menjadi beberapa jenis subtes.

  • Tes kemampuan verbal
  • Tes kemampuan numerik
  • Tes kemampuan penalaran
  • Tes kemampuan visual spasial

Contoh Soal TPA Matematika dan Pembahasannya

Nah kali ini kami akan berbagi mengenai tes kemampuan numerik. Tes kemampuan numerik merupakan tes yang berkaitan dengan bidang matematika dasar. Tujuan dari tes ini adalah untuk mengukur kemampuan seseorang dalam berpikir secara logis dan terstruktur.

Tes Kemampuan Numerik terbagi menjadi beberapa subtes antara lain:

  • Tes Deret Bilangan
  • Tes Matematika Berpola
  • Tes Aritmatika Dasar
  • Tes Logika Matematika dan Matematika Bercerita

Untuk dapat memahaminya berikut akan kami berikan Contoh Soal TPA Matematika dan Pembahasannya.

  1. (4) (2) (20)

       (5) (1) (26)

       (7) (3) (K)

Nilai K yang tepat adalah …..

A.58

B.52

C.49

D.55

E.50

Jawaban:

Pola yang berlaku jika dimisalkan dengan A, B, dan C adalah:
(A)2 + (B)2 = C

Maka nilai K yang tepat adalah:
(7)2 + (3)2 = K
49 + 9 = K
K = 58
Jadi, jawaban yang tepat adalah 58. Jawaban: A

  1. (6) (10) >< (2) (30)

      (5) (9) >< (15) (3)

      (8) (8) >< (4) (X)

Nilai X yang tepat adalah …..

A.14

B.21

C.19

D.10

E.16

Jawaban:

(A) (B) >< (C) (D)
(8) (8) >< (4) (X)

Pola yang berlaku jika dimisalkan dengan A, B, C, dan D adalah:
(A) x (B) = (C) x (D)

Maka nilai X adalah:
8 x 8 = 4 x X
64 = 4X
X = 16
Jadi, jawaban yang tepat adalah 16. Jawaban: E

  1. 18 23 19 25 22 29 … …
    A.25 dan 34
    B.23 dan 33
    C.27 dan 35
    D.25 dan 35
    E.24 dan 32

Jawaban:

Terdapat dua pola yang berlaku:
Pola pertama ditambahkan dengan bilangan ganjil yang berurutan naik.
18 + 1 = 19
19 + 3 = 22
22 + 5 = 27

Pola kedua ditambahkan dengan bilangan genap berurut naik.
23 + 2 = 25
25 + 4 = 29
29 + 6 = 35

Jadi jawaban yang tepat adalah 27 dan 35. Jawaban : C

  1. 4 17 8 14 16 11 32 8 … …
    A.66 dan 4
    B.58 dan -3
    C.60 dan 3
    D.64 dan 5
    E.61 dan 2

Jawaban:

Terdapat 2 pola dalam deret ini:
Pola dikali 2, yaitu 4, 8, 16, 32.
Pola berkurangi 3, yaitu 17, 14, 11 dan 8.
Dengan memperhatikan pola yang ada, maka bilangan selanjutnya adalah

Pola dikalikan 2, bilangan setelah 32 adalah 64
Pola dikurangi 3, bilangan setelah 8 adalah 5
Jadi jawaban yang tepat adalah 64 dan 5. Jawaban D

  1. 32+ 52 + 72 = …..
    A.83
    B.74
    C.66
    D.61
    E.69

Jawaban: A.
Pembahasan:
3 2 + 5 2 + 7 2 = …..
9 + 25 + 49 = 83
Jadi, jawaban yang tepat adalah 83.

  1. 201 x 3 + y = 3.230
      Nilai y yang tepat adalah …..
    A.2.834
    B.2.627
    C.3.012
    D.2.246
    E.2.476

Jawaban: B.
Pembahasan :
210 x 3 + y = 3.230
603 + y = 3.230
y = 3.230 – 603
y = 2.627
Jadi, jawaban yang tepat adalah 2.627

  1. 5 x a x 14 = 6 x 7 x 4
      Nilai a yang tepat adalah …..
    A.24
    B.18
    C.21
    D.22
    E.36

Jawaban: A
Pembahasan :
5 x a x 14 = 6 x 70 x 4
a x 70 = 6 x 70 x 4
a = 6 x 4
a = 24
Jadi, jawaban yang tepat dalah 24.

  1. Bondan telah melakukan 3 kali tes Matematika dengan nilai rata-rata 89. Berapa nilai yang harus Bondan peroleh jika ingin nilai tes selanjutnya mendapatkan rata-rata 90?
    A.97
    B.94
    C.90
    D.93
    E.95

Jawaban:  D
Pembahasan:
Nilai rata-rata 3 kali tes Matematika adalah 89. Jadi 3 x 89 = 267
Nilai ke-4 agar nilai rata-rata menjadi 90 : 4 x 90 = 360
Nilai yang harus didapat adalah 360 – 267 = 93.
Jadi, jawaban yang tepat adalah 93.

  1. Jika tahu 2015 Feni berumur 3,25 windu, maka pada tahun 2002 umur Feni adalah …..
    A.12 Tahun
    B.8 Tahun
    C.11 Tahun
    D.17 Tahun
    E.13 Tahun

Jawaban: E.
Pembahasan :
Tahun 2015 umur Feni = 3.25 windu
1 windu = 8 tahun
3,25 windu = 26 tahun
Tahun lahir Feni = 2015 – 26 = 1989
Umur Feni pada tahun 2002 = 2002 – 1989 = 13 tahun
Jadi, jawaban yang tepat adalah 13 tahun.

  1. Pak Taufik adalah seorang penjahit. Dia mampu menjahit 18 baju selama 3 hari. Jumlah baju yang dapat dijahit pak Taufik dari tanggal 1 Desember sampai dengan 25 Desember adalah …..
    A.170
    B.162
    C.140
    D.138
    E.150

Jawaban: E
Pembahasan :
Pak Taufik bisa menjahi 18 baju dalam 3 hari, maka dalam sehari Pak Taufik bisa menjahit 6 baju.
1 Desember – 25 Desember = 25 hari
Dalam 25 hari, jumlah baju yang dijahit Pak Taufik = 6 x 25 = 150 baju.
Jadi, jawaban yang tepat adalah 150 baju.

Itulah gambaran umum mengenai Contoh Soal TPA Matematika dan Pembahasannya. Untuk mempermudah Anda dalam menghadapi Tes Potensi Akademik, ada baiknya Anda mengikuti Pelatihan TPA Bappenas. Mungkin bagi sebagian orang, mengikuti pelatihan TPA Bappenas adalah hal yang tidak penting. Tetapi sebenarnya pelatihan TPA Simak S2 UI sangat bermanfaat. Karena saat mengikuti Pelatihan TPA Bappenas, Anda akan mendapatkan trik dan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawab soal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat.

Jika Anda berminat mengikuti Pelatihan TPA Bappenas, silahkan hubungi kami melalui sitebar di sebelah kiri website kami atau KLIK WhatsApp Sekarang

Contoh Soal TPA Matematika dan Pembahasannya

Contoh Soal TPA Bappenas S2 Download

By | Uncategorized | No Comments

Contoh Soal TPA Bappenas S2 Download

 

Contoh Soal TPA Bappenas S2 Download – Tes potensi akademik adalah sebuah tes yang barangkali pernah dirasakan oleh semua orang. Tes ini biasanya dilakukan pada penerimaan calon pegawai negeri sipil, rekrutmen karyawan perusahaan swasta, dan penerimaan mahasiswa baru baik S1, S2 atau S3.

Bahkan, untuk kenaikan jabatan karier pun ada pula yang mewajibkan lolos tes potensi akademik sebagai salah satu syaratnya.

Contoh Soal TPA Bappenas S2 Download

Di dunia internasional, tes potensi akademik setara dengan tes GRE (Graduate Record Examination). Umumnya test ini terdiri dari empat bagian, yaitu sesi tes bahasa atau verbal, sesi tes numerik atau angka, sesi tes gambar, dan sesi tes logika.

Materi Soal TPA Bappenas

Pada Soal TPA Bappenas  tersebut dibagi menjadi 3 bagian yaitu:

  1. Tes verbal berfungsi untuk mengukur kemampuan seseorang di bidang kata dan bahasa. Tes ini meliputi tes sinonim (persamaan kata), tes antonim (lawan kata), tes padanan hubungan kata, dan tes pengelompokan kata.
  2. Tes angka berfungsi mengukur kemampuan seseorang di bidang angka, dalam rangka berpikir terstruktur dan logis matematis. Tes ini meliputi tes aritmetik (hitungan), tes seri angka, tes seri huruf, tes logika angka dan tes angka dalam cerita.
  3. Tes logika berfungsi mengukur kemampuan seseorang dalam penalaran dan pemecahan persoalan secara logis atau masuk akal. Tes logika ini meliputi tes logika umum, tes analisa pernyataan dan kesimpulan (silogisme), tes logika cerita dan tes logika diagram.
  4. Sedangkan tes spasial atau tes gambar, berfungsi mengukur daya logika ruang yang dimiliki seseorang. Tes ini meliputi antara lain tes padanan hubungan gambar, tes seri gambar, tes pengelompokan gambar, tes bayangan gambar dan tes identifikasi gambar.Dalam test TPA OTO BAPPENAS score terendah adalah 200 dan tertinggi 800. Agar dapat lulus TPA peserta harus memiliki nilai minimal 500. Tidak ada pengurangan score karena salah menjawab jadi bila masih kosong sebaiknya diisi ngawur, barangkali saja jawabannya benar.

Untuk Anda yang sedang mencari Contoh Soal TPA Bappenas S2 Download, Anda berada di website yang tepat… Karena kami menyediakan Contoh Soal TPA Bappenas S2 yang dapat di Download GRATISSS

Contoh Soal TPA Bappenas S2 Download dibawah ini akan berisi soal-soal yang memiliki pola dan pattern mirip dengan soal TPA resmi, memang soal yang tertera disana tidak akan sama persis tapi setidaknya dengan terbiasa mengerjakan soal-soal serupa akan memudahkan anda menganalisa soal TPA resmi. Selamat berlatih 🙂

Contoh Soal TPA Bappenas S2 Download : Modul 1

Contoh Soal TPA Bappenas S2 Download : Modul 2

Contoh Soal TPA Bappenas S2 Download : Modul 3

Contoh Soal TPA Bappenas S2 Download : Modul 4

Contoh Soal TPA Bappenas S2 Download : Try Out 1

Untuk mempermudah Anda dalam menghadapi Tes Potensi Akademik, ada baiknya Anda mengikuti Pelatihan TPA Bappenas. Mungkin bagi sebagian orang, mengikuti pelatihan TPA Bappenas adalah hal yang tidak penting. Tetapi sebenarnya pelatihan TPA Simak S2 UI sangat bermanfaat. Karena saat mengikuti Pelatihan TPA Bappenas, Anda akan mendapatkan trik dan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawab soal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat. Lalu dengan mengikuti Pelatihan TPA Bappenas kita akan diberikan materi-materi yang harus kita hafal.

Mengapa Pelatihan TPA  Bappenas Penting?

Pada umumnya calon peserta Tes TPA yang telah lama meninggalkan bangku kuliah di perguruan tinggi mempunyai skor TPA yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan peserta yang baru lulus dari pendidikannya; peserta yang telah memasuki usia 35 tahun atau lebih punya kecenderungan skor yang diperolehnya relatif lebih rendah dari mereka yang lebih muda; peserta yang berlatar belakang pendidikan non eksakta mempunyai skor yang relatif lebih rendah bila dibandingkan peserta dengan latar belakang eksakta; dan peserta yang tinggal di luar Jawa rata-rata mengalami hal yang sama bila dibandingkan dengan peserta yang ada di Pulau Jawa.

Karena secara umum potensi akademik merupakan potensi seseorang yang tidak ada korelasinya dengan latar belakang baik perbedaan usia, jenis kelamin, suku, wilayah, dll, maka kegiatan pelatihan TPA ini dianggap penting agar semua calon peserta tes disegarkan kembali ingatannya dan memiliki persepsi maupun memahami aturan main tes yang sama sehingga potensi akademisnya dapat terukur dengan tepat.

Manfaat Kursus Tes TPA

Berdasarkan pengalaman selama ini bahwa banyak peserta yang nilainya rendah disebabkan awam dengan model soal TPA. Namun setelah mengikuti pelatihan, hasilnya sebagian besar peserta TPA skornya meningkat tajam. Selain itu keuntungan lainnya adalah : Nilai TPA pasca pelatihan yang  diperoleh karyawan/ peserta tes adalah nilai obyektif yaitu apabila nilainya yang  tinggi  bukan karena unsur kebetulan dan nilai TPA rendah juga bukan karena kebetulan, namun memang merupakan nilai yang objektif tinggi/rendah.

Pelatihan TPA akan sangat membantu terutama bagi mereka yang belum pernah melakukan tes TPA atau mereka yang telah lama meninggalkan bangku kuliah. Dengan mengikuti Kursus TPA (Tes Potensi Akademik) yang akan diakhiri dengan evaluasi berupa Tes Prediksi TPA, maka baik Lembaga maupun Karyawan dapat memperkirakan potensi akademisnya, selain perasaan percaya diri lebih tinggi dalam menghadapi TPA.

Materi Pelatihan & Instruktur

Verbal (padanan kata, lawan kata, analogi verbal);  Kuantitatif (hitungan, deret bilangan, komparasi kuantitatif); Penalaran (logika formal, analitis, keruangan, penalaran logis) serta ditambah dengan teknik mengerjakan TPA dengan metode berpikir strategis. Baik materi ataupun model TPA selalu di update/direvisi mengikuti perubahan materi dan model penyelenggara TPA lainnya. Dengan revisi rutin peserta lebih siap mengikuti tes TPA dari berbagai lembaga penyelenggara. Instruktur berpengalaman & sebagian besar berlatar  belakang pendidikan yang relevan dengan materi pelatihan.

Tempat & Waktu

Pelatihan dilaksanakan hanya satu hari untuk semua materi dan latihan soal.

Waktu Pelatihan Reguler di hari libur kerja Sabtu/Minggu (jadwal silahkan lihat disini) mulai Pk. 08.00 s.d 16.30 WIB

Lokasi Pelatihan : Pusat Studi Jepang UI Depok

Jika Anda berminat mengikuti Pelatihan TPA Bappenas, silahkan hubungi kami melalui sitebar di sebelah kiri website kami atau KLIK WhatsApp Sekarang

 

Contoh Soal TPA Bappenas S2 Download

Contoh Soal Tes Potensi Akademik dan Jawabannya

By | Uncategorized | No Comments

Contoh Soal Tes Potensi Akademik dan Jawabannya

 

Contoh Soal Tes Potensi Akademik – Tes potensi ak ademik (TPA) adalah sebuah tes yang bertujuan untuk mengetahui bakat dan kemampuan seseorang di bidang keilmuan (akademis).

Tes ini juga sering dibungkan dengan kecerdasan seseorang. Saat ini, TPA  telah menjadi tes standar penyaringan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), rekrutmen karyawan swasta, serta karyawan BUMN di tahun 2018.

Contoh Soal Tes Potensi Akademik dan Jawabannya

Bahkan kenaikan jabatan setingkat manager di berbagai perusahaan juga mensyaratkan karyawannya mencapai TPA dengan dengan skor minimum tertentu. Tes Potensi Akademik juga umum dipakai sebagai tes penerimaan mahasiswa untuk jenjang S1 dan S2.

Berikut merupakan Contoh Soal Tes Potensi Akademik yang mungkin sering di keluarkan pada soal-soal TPA nantinya. Di bawah adalah contoh soal tes TPA pahami dengan seksama supaya paham dan bisa ingat pada Waktu tes TPA nantinya.

Sinonim

  1. LUGU

a.Kampungan

b.Bersahaja

c.Sabar

d.Bodoh

e.Penurut

Lugu adalah sifat yang tidak banyak tingkah, sewajarnya, apa adanya, bersahaja. (b)

  1. KESAHIHAN

a.Kebenaran

b.Kematangan

c.Keberlakuan

d.Kesalahan

e.Kemantapan

Sahih adalah sah; benar; sempurna; sehat (tiada celanya); pasti. Kesahihan = Kebenaran. (a)

  1. DEBAT

a.Komentar

b.Diskusi

c.Perbantahan

d.Permasalahan

e.Pembicaraan

Debat adalah Perbantahan, pertengkaran dengan kata-kata (c)

  1. AKSESORI

a.Cenderamata

b.Kalung

c.Penghias

d.Perhiasan

e.Suvenir

Aksesori adalah barang / benda yang berfungsi sebagai pelengkap, pemanis, penghias. (c)

  1. INSTING

a.Jiwa

b.Perasaan

c.Rohani

d.Naluri

e.Hati

Insting adalah sesuatu yang dilakukan sesuai kata hati, sinonim dengan naluri, yaitu menurut kata hati (d)

  1. DELUSI

A.Kekecewaan

B.Khawatir

C.Ilusi

D.Friksi

E.Nyata

Jawaban: C. Ilusi

Delusi = pikiran atau pandangan yang tidak berdasar ( tidak rasional), biasanya tidak berwujud sifat kemegahan diri atau perasaan dikejar-kejar; pendapat yang tidak berdasarkan kenyataan; khayal; ilusi.

  1. BENCANA

A.Bantuan

B.Rapat sekali

C.Lawan

D.Kawan

E.Bala

Jawaban: E. Bala

Bencana = sesuatu yang menyebabkan (menimbulkan) kesusahan ; kerugian; atau penderitaan; kecelakaan; bahaya; bala.

  1. TEMPAT

A.Piringan Hitam

B.Bulan

C.Loka

D.Tanggal

E.Kebun

Jawaban: C. Loka

Tempat = sesuatu yang dipakai untuk menaruh (menyimpan meletakkan, dan sebagainya); wadah; bekas; area daerah kawasan letak; lingkungan; loka; lokasi; posisi; zona.

  1. CIRI

A.Watak

B.Tabiat

C.Jiwa

D.Akhlak

E.Karakteristik

Jawaban: E. Karakteristik

Ciri = atribut, identitas, individualitas; jati diri, karakter, karakteristik; kekhasan; kekhususan; keunikan; sifat; tanda.

  1. OTAK BESAR

A.Serebrum

B.Syaraf

C.Kue

D.Daging

E.Otot

Jawaban: A. Serebrum

Otak besar = bagian depan otak manusia yang berukuran besar, berlekuk dalam, membujur berwarna abu-abu; yang memnbentuk bagian terbesar dari sistem saraf pusat; serebrum.

Antonim

  1. ANTIPATI >< …..

A.Apatis

B.Simpati

C.Acuh

D.Tidak Suka

E.Peduli

Jawaban: B. Simpati

Antipati = tidak suka. Lawan kata yang tepat untuk kata antipati adalah kata simpati.

  1. TENGGELAM >< …..

A.Terombang-Ambing

B.Melayang-Layang

C.Tak Tentu

D.Terapung

E.Terkatung-katung

Jawaban: D. Terapung

Tenggelam = masuk terbenam ke dalam air; karam. Lawan kata yang tepat untuk kata tenggelam adalah terapung.

  1. TIDAK BERDAYA >< …..

A.Invalid

B.Abnormal

C.Anomali

D.Disfungsi

E.Sinergi

Jawaban: E. Sinergi

Lawan kata yang tepat untuk kata tidak berdaya adalah kata sinergi yang berarti berdaya

  1. ENGGAN >< …..

A.Sudi

B.Tidak

C.Setuju

D.Maju

E.Siap

Jawaban: A. Sudi

Enggan = tidak mau. Lawan kata yang tepat untuk kata enggan adalah kata sudi, yang berarti mau.

  1. KALEIDOSKOP >< …..

A.Pengumpulan

B.Lensa Okuler

C.Seragam

D.Kebersamaan

E.Bhineka

Jawaban: C. Seragam

Kaleidoskop = beraneka ragam. Lawan kata yang tepat untuk kata kaleidoskop adalah kata seragam.

  1. VERBAL >< …..

a.lisan

b.tulisan

c.perilaku

d.karakter

e.bahasa

  1. UTOPIS >< …..

a.nyata

b.sempurna

c.khayalan

d.bijaksana

e.sejahtera

  1. GASAL >< …..

a.ganjil

b.genap

c.asli

d.gatal

e.jarang

  1. ABADI >< …..

a.kekal

b.pendek

c.sementara

d.tetap

e.fana

  1. SEKULER >< …..

a.keagamaan

b.duniawi

c.rokhaniah

d.cendekia

e.tradisional

  1. PIZZA : GANDUM

a.rumah : tukang

b.genteng : tanah liat

c.patung : pemahat

d.gambar : pelukis

e.skripsi : buku

  1. MODERN : TRADISIONAL

a.roket : rudal scud

b.ferrari : fiat

c.pesawat : sepeda motor

d.mobil : pedati

e.tv : vcd player

Alat  moderen dan alat tradisional adalah mobil dan pedati. (D) Semua alat lain yang disebutkan adalah moderen.

  1. INDONESIA : BELANDA

a.malaysia : inggris

b.india : spanyol

c.australia : selandia baru

d.singapura : china

e.brunei darussalam : timor leste

Indonesia pernah dijajah oleh Belanda. Dan Malaysia pernah dijajah oleh Inggris. (A)

  1. KARNIVORA : SINGA

a.reptilia : buaya

b.manusia : omnivora

c.herbivora : sapi

d.omnivora : harimau

e.herbivora : omnivora

Salah satu jenis karnivora (pemakan daging) adalah singa. Pilihan B tidak sepadan dengan urutan pertanyaan (Jenis : Contoh, bukan Contoh : Jenis). Jadi pilihan B kurang tepat, meskipun benar manusia adalah omnivora.  Sedangkan salah satu jenis herbivora (pemakan tumbuhan) adalah sapi. Jadi, pilihan yang benar dan tepat adalah (C)

  1. NORWEGIA : LUXEMBURG

a.Vietnam : Indonesia

b.Australia : Inggris

c.Brazil : Spanyol

d.Iraq : Australia

e.Chili : China

Norwegia dan Luxemburg adalah dua negara yang sama-sama berada di benua Eropa. Vietnam dan Indonesia adalah dua negara yang sama-sama berada di benua Asia.

  1. KAPAL : BURITAN = BURUNG : …

A.Sayap

B.Tulang

C.Ekor

D.Bulu

E.Dahan

Jawaban: C. Ekor

Bagian belakang dari sebuah kapal adalah buritan. Bagian belakan dari seekor burung adalah ekor.

  1. PASIEN : DOKTER : RESEP = ….

A.Murid: Guru: Tes

B.Penumpang : Sopir : Suntikan

C.Pasien : Suster : Suntikan

D.Masinis : Kereta : Rel

E.Presiden : Menteri : Peraturan

Jawaban: A. Murid : Guru : TES

Seorang pasien biasanya oleh dokter diberi resep. Seorang murid oleh guru biasanya diberi tes.

  1. JATUH : SAKIT = MENGANTUK : …

A.Berjalan

B.Kalori

C.Teriakan

D.Tersenyum

E.Tidur

Jawaban: E. Tidur

Saat terjatuh biasanya akan merasa sakit. Saat mengantuk biasanya akan tidur.

  1. RAMALAN : ASTROLOGI = PENYAKIT : …

A.Psikologi

B.Patologi

C.Kardiologi

D.Teologi

E.Bakteriologi

Jawaban: B. Patologi

Ilmu yang mempelajari tentang ramalan adalah astrologi. Ilmu yang mempelajjari tentang penyakit adalah patologi.

  1. INSENTIF : PRESTASI = ….

A.Hadiah : Pengabdian

B.Hak : Kewajiban

C.Prestasi : Kerja

D.Usaha : Hadiah

E.Hadiah : Motivasi

Jawaban:  A. HADIAH : PENGABDIAN

Insentif biasanyadiberikan karena prestasi seseorang. Hadiah biasanya diberikan karena pengabdian seseorang.

Itulah beberapa Contoh Soal Tes Potensi Akademik dan Jawabannya. Untuk Anda yang ingin mengikuti tes potensi akademik, Anda perlu belajar dulu supaya menguasai betul-betul materi tes dengan cara mengikuti Pelatihan TPA Bappenas. Info lebih lanjut mengenai Pelatihan TPA KLIK DISINI

Contoh Soal Tes Potensi Akademik dan Jawabannya

Soal TPA Bappenas ITB

By | Uncategorized | No Comments

Soal TPA Bappenas ITB

 

Soal TPA Bappenas ITB – Institut Teknologi Bandung (ITB), didirikan pada tanggal 2 Maret 1959. Kampus utama ITB saat ini merupakan lokasi dari sekolah tinggi teknik pertama di Indonesia. Kali ini kami akan membahas mengenai TPA Bappneas ITB. Jadi, TPA Bappenas adalah standard TPA yang dipakai oleh ITB sebagai salah satu syarat untuk mendaftar S2. Syarat skor minimal TPA Bappenas ITB adalah 475.

Soal TPA Bappenas ITB

TPA Bappenas ini rutin dilaksanakan di Jakarta pusat setiap 2 minggu sekali (untuk jadwal pastinya silahkan cek website Bappenas), tapi saat ini di ITB pun juga sudah bekerja sama dengan Bappenas untuk melaksanakan TPA Bappenas ITB.

Soal TPA Bappenas ITB

Kali ini kami akan membagikan Soal TPA Bappenas ITB

Bagian 1 : Persamaan Kata (Sinonim)

Petunjuk : Carilah persamaan arti atau yang memiliki arti yang sama dari kata-kata berikut:

  1. Friksi

A.Membelah

B.Melepaskan

C.Perpecahan

D.Putus Asa

E.Penggabungan

  1. Rancu

A.Canggung

B.Jorok

C.Kacau

D.Tidak wajar

E.Semu

  1. Virtual

A.Maya

B.Impian

C.Nyata

D.Virgin

E.Hiponema

  1. Semiotika

A.Ilmu tentang tanda

B.Ilmu seni

C.Ilmu bahasa

D.Bahasa simbol

E.Ungkapan kata

  1. Renovasi

A.Pemagaran

B.Pemugaran

C.Pembongkaran

D.Peningkatan

E.Pemekaran

 

Bagian 2 : Lawan Kata (Antonim)

Petunjuk : Carilah kebalikan arti atau yang memiliki arti yang berlawanan dari kata-kata berikut:

  1. Apriori

A.Unggulan

B.Tidak Istimewa

C.Proporsi

D.Prioritas

E.Aposteriori

  1. Absurd

A.Omong kosong

B.Istilah terkini

C.Mustahil

D.Tak terpakai

E.Masuk akal

  1. Paradoksal

A.Berseberangan

B.Sejalan

C.Kesempatan

D.Perumpamaan

E.Hubungan

  1. Prominen

A.Konsisten

B.Biasa

C.Tak setuju

D.Konsekuen

E.Perintis

  1. Utopis

A.Komunis

B.Realistis

C.Agamis

D.Sosialis

E.Demokratis

Bagian 3 : Padanan atau Hubungan Kata

(Analogi)

  1. Air : Es = Uap : …

A.Salju

B.Es

C.Air

D.Hujan

E.Embun

 

  1. Hujan : Kekeringan = … : … : …

A.Api : kebakaran

B.Penuh : sesak

C.Panas : api

D.Lampu : gelap

E.Angin : dingin

  1. Rekan : Rival = … :…

A.Pendukung : penghambat

B.Dermawan : serakah

C.Dokter : pasien

D.Adat : istiadat

E.Tradisonal : kontemporer

  1. Pakaian : Lemari = … : …

A.Gelap : lampu

B.Kepala : rambut

C.Rumah : atap

D.Air : ember

E.Api : panas

  1. Hewan : Senapan : Berburu = … : … : …

A.Tanah : petani : sawah

B.Nasi : sendok : makan

C.Meja : kursi : duduk

D.Halaman : ibu : masak

E.Beras : nasi : jemur

Bagian 4 : Test Deret Seri

  1. Seri bilangan 5 – 10 – 8 – 24 – 21 – 84 ….

A.80

B.81

C.168

D.252

E.336

  1. Seri bilangan 25 – 13 – 21 – 20 – 18 – 32 – 31 – 23 – 27 – 26 – 28 –….

A.43

B.42

C.40

D.39

E.38

  1. Seri bilangan 90 – 84 – 82 – 84 – 78 – 76 – 78 ….

A.68

B.58

C.76

D.72

E.60

  1. Seri bilangan 31 – 55 – 61 – 34 – 56 – 59 – 37 – 57 – 57 – 40 – 58 – ….

A.53

B.55

C.57

D.58

E.60

  1. Seri bilangan 7007 – 7106 – 7105 – 7205 – 7204 – 7305 – 7304 – ….

A.7306

B.7405

C.7406

D.7408

E.7506

Bagian 5 : Test Aritmatika

  1. Jika x = p.1.1, dan y = p+1+1, (p = bilangan positif), maka…

A.x > y

B.x < y

C.x = y

D.x dan y tidak bisa ditentukan

E.2x > 2y

  1. Jika x3 – 43 = 300, dan y + 5x = 42, maka…

A.x > y

B.x < y

C.x = y

D.x dan y tidak bisa ditentukan

E.2x > 2y

  1. Jika x = -(66), dan y = (-6)6, maka….

A.x > y

B.x < y

C.x = y

D.x dan y tidak bisa ditentukan

E.2x > 2y

  1. Jika x = 156788 – 156788/2, dan y = 156788/2, maka…

A.x > y

B.x < y

C.x = y

D.x dan y tidak bisa ditentukan

E.2x > 2y

  1. Jika angka 3 dalam bilangan 453689 bernilai 3.10x, dan y = 5x/25, maka…

A.x > y

B.x < y

C.x = y

D.x dan y tidak bisa ditentukan

E.2x > 2y

  1. Sebuah buku disewakan dengan harga Rp.1.000 untuk 3 hari pertama dan untuk selanjutnya Rp. 600 setiap hari. Jika penyewa buku tersebut membayar Rp. 11.800 untuk sebuah buku, berapa harikah buku tersebut disewanya ?

A.15

B.18

C.20

D.21

E.24

  1. Nadia hendak membeli sepatu dan gaun dengan membawa uang sebesar Rp 363.000,-. Harga sepatu di toko A adalah Rp. 210.000,- dengan diskon 35 % dan harga celana adalah Rp. 85.000,- dengan diskon 15 %. Uang sisa pembelian sepatu dan celana adalah …

A.Rp. 145.750,-

B.Rp. 154.250,-

C.Rp. 155.750,-

D.Rp. 144.250,-

E.Rp. 145.250,-

  1. Sebuah lonceng jam berbunyi setiap 35 menit sekali. Lonceng tersebut berbunyi untuk pertama kali pada tengah malam. Pada malam yang sama, berapa menit lagikah lonceng tersebut akan berbunyi setelah pukul 04.12 ?

A.7

B.9

C.14

D.19

E.28

  1. Sebuah sepeda memiliki roda berjari-jari 21 cm. Jika roda berputar sebanyak 2.500 kali, maka panjang lintasan lurus yang dilaluinya adalah …

A.1,65 Km

B.3,3 Km

C.33 Km

D.330 Km

E.16,5 Km

  1. Seekor burung berkicau setiap 14 menit dan sebuah bell berdering setiap 12 menit. Jika burung dan bell berbunyi bersama-sama pada pukul 12 siang maka pukul berapakah mereka pertama kali berbunyi setelah pukul 12 siang tadi?

A.14:48

B.14:24

C.13:54

D.13:24

E.12:42

Bagian 7 : Tes penalaran logis

  1. Tidak ada dua perhiasan berlian yang mempunyai kilau yang sama. Cincin X dan Y terbuat dari berlian. Kesimpulan:

A.Hanya cincin X dan Y yang berbeda kilaunya

B.Cincin berlian X dan Y mempunyai kilau yang berbeda.

C.Semua cincin berlian memiliki kilau yang berbeda dengan cincin X dan Y

D.Ada cincin berlian selain cincin X dan Y yang memiliki kilau.

E.Semua perhiasan yang sama bentuk dengan cincin X dan Y pasti berkilau.

  1. Hanya barang-barang dari plastik yang dijual di toko Kurnia. Tekstil terbuat dari bahan dasar kapas. Kesimpulan:

A.Barang plastik hanya dijual di toko Kurnia

B.Semua barang di toko Kurnia bahan dasarnya plastik

C.Tidak ada tekstil yang dijual di toko kurnia.

D.Toko kurnia menjual barang dari kapas dan plastik.

E.Di toko Kurnia terdapat segalam macam barang .

  1. Olahraga adalah aktivitas yang selalu dilakukan Badu setiap hari. Hari ini Badu sakit kepala. Kesimpulan:

A.Hari ini Badu tidak berolah raga

B.Kewajiban Badu setiap hari adalah berolahraga kecuali bila sakit

C.Hari ini Badu berolahraga walaupun sakit kepala

D.Hampir setiap hari Badu sakit kepala.

E.Badu tidak suka olah raga saat sakit

  1. Noda hitam akan tampak jelas pada pakaian putih. Noda putih akan tampak jelas pada pakaian hitam. Deterjen dapat digunakan untuk menghilangkan noda. Kesimpulan:

A.Noda pada pakaian akan tampak jelas.

B.Tidak mungkin segumpal detergen dapat menghilangkan noda.

C.Detergen membuat noda putih tampak tidak jelas pada pakaian hitam bernoda putih.

D.Tidak mungkin hitam menjadi putih

E.Deterjen menimbulkan noda.

  1. Andini selalu pergi berwisata di akhir pekan. Tidak semua tempat wisata terletak di luar kota Kesimpulan:

A.Andini selalu pergi berwisata di luar kota

B.Andini tidak suka berwisata di luar kota

C.Kadangkala Andini berwisata di dalam kota

D.Kadangkala Andini tidak berwisata di akhir pekan

E.Tempat wisata lebih banyak terletak di dalam kota.

Itulah Contoh Soal TPA Bappenas ITB. Tes Potensi Akademik (TPA) itu sebenarnya mudah apabila kita tahu trik untuk menghadapinya, gampang untuk dikerjakan apabila tahu cara menjawabnya. Untuk menghadapi tes TPA ini Anda harus banyak berlatih, berlatih dan berlatih contoh soal tes TPA. Selain dengan perbanyak latihan mengerjakan soal tes potensi akademik, Anda bisa juga mengikuti Pelatihan Tes Potensi Akademik.

Soal TPA Bappenas ITB

Pembahasan Soal Tpa Bappenas

By | Uncategorized | No Comments

Pembahasan Soal Tpa Bappenas

 

Pembahasan Soal Tpa Bappenas – Tes Potensi Akademik atau TPA adalah sebuah tes yang bertujuan untuk mengetahui bakat dan kemampuan seseorang di bidang keilmuan atau akademis. Karenanya TPA ini sering dihubungkan dengan kecerdasan seseorang. Tes Potensi Akademik identik dengan tes GRE atau Graduate Record Examination sebagai standar internasional. Model, materi, dan bidang yang diuji dalam TPA sebagian besar merujuk kepada tes GRE. Tes GRE menjadi standar internasional syarat penerimaan mahasiswa Perguruan Tinggi.

Pembahasan Soal Tpa Bappenas

Tes Potensi Akademik (TPA) pada umumnya juga sering di ujikan dalam proses penerimaan karyawan atau pegawai baru di sebuah perusahaan. Berbeda dengan psikotes, tes ini bertujuan untuk mengukur dan mengetahui kemampuan seseorang di bidang akademik dan pengetahuan umum lainnya. Melalui tes postensi akademik (TPA) maka akan dapat diketahui tingkat kecerdasan seseorang atau calon karyawan dan pegawai baru.

Soal TPA Bappenas

Soal TPA Bappenas dibagi dalam 3 subtes, antara lain :

  • Tes verbal berfungsi untuk mengukur kemampuan seseorang di bidang kata dan bahasa. Tes ini meliputi tes sinonim (persamaan kata), tes antonim (lawan kata), tes padanan hubungan kata, dan tes pengelompokan kata.
  • Tes angka berfungsi mengukur kemampuan seseorang di bidang angka, dalam rangka berpikir terstruktur dan logis matematis. Tes ini meliputi tes aritmetik (hitungan), tes seri angka, tes seri huruf, tes logika angka dan tes angka dalam cerita.
  • Tes penalaran berfungsi mengukur kemampuan seseorang dalam penalaran dan pemecahan persoalan secara logis atau masuk akal. Tes logika ini meliputi tes logika umum, tes analisa pernyataan dan kesimpulan (silogisme), tes logika cerita dan tes logika diagram.

Pada artikel kali ini akan ada Pembahasan Soal TPA Bappenas, silahkan simak selengkapnya.

Ingat, banyak sekali manfaat yang bisa di dapat dengan memperbanyak belajar dengan latihan-latihan seperti ini. Bukan hanya tambah pintar tapi akan meningkatkan kepercayaan diri kita dalam menjawab berbagai soal tes yang ada.

Kan memang sudah tidak asing lagi, biasanya saat akan menghadapi tes masuk baik itu untuk perguruan tinggi maupun kerja kita sering membutuhkan berbagai referensi soal untuk latihan misalnya latihan untuk test tpa. Langsung saja, berikut ini Pembahasan Soal TPA Bappenas

  1. Lugu

A.Kampungan

B.Bersahaja

C.Sabar

D.Bodoh

E.Penurut

Pembahasan Soal TPA Bappenas : Lugu adalah sifat yang tidak banyak tingkah, sewajarnya, apa adanya, bersahaja (B)

  1. Kesahihan

A.Kebenaran

B.Kematangan

C.Keberlakuan

D.Kesalahan

E.Kemantapan

Pembahasan Soal TPA Bappenas : Sahih adalah sah; benar; sempurna; sehat (tiada celanya); pasti. Kesahihan = Kebenaran (A)

  1. Debat

A.Komentar

B.Diskusi

C.Perbantahan

D.Permasalahan

E.Pembicaraan

Pembahasan Soal TPA Bappenas : Debat adalah Perbantahan, pertengkaran dengan kata-kata (C)

  1. Aksesori

A.Cenderamata

B.Kalung

C.Penghias

D.Perhiasan

E.Suvenir

Pembahasan Soal TPA Bappenas : Aksesori adalah barang/benda yang berfungsi sebagai pelengkap, pemanis, penghias (C)

  1. Insting

A.Jiwa

B.Perasaan

C.Rohani

D.Naluri

E.Hati

Pembahasan Soal TPA Bappenas : Insting adalah sesuatu yang dilakukan sesuai kata hati, sinonim dengan naluri, yaitu menurut kata hati (D)

  1. PEMUPUKAN >< . . . . . .

   A.Rehabilitasi

   B.Reboisasi

   C.Penggundulan

   D.Defertilisasi

   E.Renovasi

Pembahasan Soal TPA Bappenas : Pemupukan merupakan perbuatan menyuburkan tanah dengan rabuk (pupuk) dan lawannya adalah keadaan tidak subur (defertilisasi) (D)

  1. SIAU >< . . . . . .

   A.Mendidih

   B.Memuai

   C.Membeku

   D.Mencair

   E.Memanas

Pembahasan Soal TPA Bappenas : Siau bisa diartikan sudah tak panas lagi; dingin kembali. Dan lawannya adalah mendidih (A)

  1. PREMAN >< . . . . . .

   A.Pengawal

   B.Sendiri

   C.Dinas

   D.Mafia

   E.Partikelir

Pembahasan Soal TPA Bappenas : Preman sama dengan partikelir, tidak sedang berdinas, bukan tentara, tidak sedang berseragam, kepunyaan sendiri (C)

  1. HIRAU >< . . . . . .

   A.Lupa

   B.Ingat

   C.Lalai

   D.Kolase

   E.Acuh

Pembahasan Soal TPA Bappenas : Menghiraukan mempunyai lawan mengindahkan; mengacuhkan (E)

  1. OPAS >< . . . . . .

   A.Porter

   B.Komandan

   C.Pesuruh

   D.Pemimpin

   E.Prajurit

Pembahasan Soal TPA Bappenas : Pesuruh, tukang jaga, porter mempunyai arti yang sama dengan opas. Jadi lawannya adalah pemimpin (D)

  1. BUNGA : RIBA =

A.Hasrat : Ekstravaganza

B.Hemat : Kikir

C.Khawatir : Bangkrut

D.Akrab : Sengit

E.Rumah : Keluarga

Pembahasan Soal TPA Bappenas : Bunga adalah sebuah konotasi yang baik dari kata riba. Maka, kata-kata yang mempunyai padanan hubungan dengan soal adalah Hemat: Kikir, karena hemat adalah sebuah konotasi yang baik dari kata kikir (B)

  1. HUTAN: POHON =

A.Papan : Kayu

B.Armada : Kapal

C.Mawar : Duri

D.Rak : Buku

E.Baris : Peleton

Pembahasan Soal TPA Bappenas : Hutan merupakan tempat berkumpulnya pepohonan. Maka, kata-kata yang mempunyai padanan hubungan dengan soal adalah Armada: Kapal, karena armada merupakan tempat berkumpulnya kapal-kapal (B)

  1. ACEH : SERAMBI MEKAH =

A.Michael Jackson : King of Pop

B.Michael Shumacher : Pembalap

C.Michael Gorbachev : Pemimpin Soviet

D.Madonna : Lukisan

E.Ka’bah : Arab Saudi

Pembahasan Soal TPA Bappenas : Aceh mempunyai julukan Serambi Mekah. Katakata yang mempunyai padanan hubungan dengan soal adalah Michael Jackson: King of Pop, karena Michael Jackson mempunyai julukan King of Pop (A)

  1. KANTUK : KEPENATAN =

A.Mimpi : Tidur

B.Marah : Kegeraman

C.Muka : Ekspresi

D.Ceria : Akting

E.Senyum : Kegembiraan

Pembahasan Soal TPA Bappenas : Kantuk muncul akibat sebuah kepenatan. Maka, kata-kata yang mempunyai padanan hubungan dengan soal adalah Senyum: Kegembiraan, karena senyum muncul akibat sebuah kegembiraan (E)

  1. BAIT: PUISI =

A.Bendera : Lagu Kebangsaan

B.Loteng : Bangunan

C.Sajak : Prosa

D.Hiasan Dinding : Lukisan

E.Rumah : Keluarga

Pembahasan Soal TPA Bappenas : Bait merupakan salah satu bagian yang terdapat pada sebuah puisi. Maka, kata-kata yang mempunyai padanan hubungan dengan soal adalah Loteng: Bangunan, karena loteng merupakan salah satu bagian yang terdapat pada sebuah bangunan (B)

Demikianlah postingan tentang Pembahasan Soal TPA Bappenas. Semoga bermanfaat ….

Pembahasan Soal Tpa Bappenas

Soal Tes Potensi Akademik Bappenas

By | Uncategorized | No Comments

Soal Tes Potensi Akademik Bappenas

 

Soal Tes Potensi Akademik Bappenas – TPA yang mempunyai kepanjangan Tes Potensi Akademik adalah sebuah tes yang bertujuan untuk mengetahui bakat dan kemampuan seseorang di bidang keilmuan (akademik). Tes ini menjadi tes standar yang digunakan oleh banyak instansi baik negeri maupun swasta dalam syarat perekrutan atau penerimaan. Penyaringan calon pegawai negeri sipil (CPNS), rekrutmen karyawan BUMN, rekrutmen karyawan swasta, syarat kenaikan jabatan, penerimaan mahasiswa baru jenjang D3/S1 (SBMPTN) dan juga pascasarjana semuanya adalah contoh-contoh instansi yang menggunakan TPA sebagai syarat lulus.

Soal Tes Potensi Akademik Bappenas

Cara paling EFEKTIF dan JITU dalam menghadapi TPA Bappenas adalah dengan mempelajari langsung soal-soal sebelumnya. Dengan sering mempelajari dan latihan soal TPA Bappenas kita akan terbiasa melihat bentuk, pola soal TPA Bappenas serta tingkat kesulitannya seperti apa. Berikut kami berikan Soal Tes Potensi Akademik Bappenas :

SINONIM

  1. DELUSI

A.Kekecewaan

B.Khawatir

C.Ilusi

D.Friksi

E.Nyata

Jawaban: C. Ilusi

Delusi = pikiran atau pandangan yang tidak berdasar ( tidak rasional), biasanya tidak berwujud sifat kemegahan diri atau perasaan dikejar-kejar; pendapat yang tidak berdasarkan kenyataan; khayal; ilusi.

  1. BENCANA

A.Bantuan

B.Rapat sekali

C.Lawan

D.Kawan

E.Bala

Jawaban: E. Bala

Bencana = sesuatu yang menyebabkan (menimbulkan) kesusahan ; kerugian; atau penderitaan; kecelakaan; bahaya; bala.

  1. TEMPAT

A.Piringan Hitam

B.Bulan

C.Loka

D.Tanggal

E.Kebun

Jawaban: C. Loka

Tempat = sesuatu yang dipakai untuk menaruh (menyimpan meletakkan, dan sebagainya); wadah; bekas; area daerah kawasan letak; lingkungan; loka; lokasi; posisi; zona.

  1. CIRI

A.Watak

B.Tabiat

C.Jiwa

D.Akhlak

E.Karakteristik

Jawaban: E. Karakteristik

Ciri = atribut, identitas, individualitas; jati diri, karakter, karakteristik; kekhasan; kekhususan; keunikan; sifat; tanda.

  1. OTAK BESAR

A.Serebrum

B.Syaraf

C.Kue

D.Daging

E.Otot

Jawaban: A. Serebrum

Otak besar = bagian depan otak manusia yang berukuran besar, berlekuk dalam, membujur berwarna abu-abu; yang memnbentuk bagian terbesar dari sistem saraf pusat; serebrum.

ANTONIM

  1. ANTIPATI

A.Apatis

B.Simpati

C.Acuh

D.Tidak Suka

E.Peduli

Jawaban: B. Simpati

Antipati = tidak suka. Lawan kata yang tepat untuk kata antipati adalah kata simpati.

  1. TENGGELAM

A.Terombang-Ambing

B.Melayang-Layang

C.Tak Tentu

D.Terapung

E.Terkatung-katung

Jawaban: D. Terapung

Tenggelam = masuk terbenam ke dalam air; karam. Lawan kata yang tepat untuk kata tenggelam adalah terapung.

  1. TIDAK BERDAYA

A.Invalid

B.Abnormal

C.Anomali

D.Disfungsi

E.Sinergi

Jawaban: E. Sinergi

Lawan kata yang tepat untuk kata tidak berdaya adalah kata sinergi yang berarti berdaya

  1. ENGGAN

A.Sudi

B.Tidak

C.Setuju

D.Maju

E.Siap

Jawaban: A. Sudi

Enggan = tidak mau. Lawan kata yang tepat untuk kata enggan adalah kata sudi, yang berarti mau.

  1. KALEIDOSKOP

A.Pengumpulan

B.Lensa Okuler

C.Seragam

D.Kebersamaan

E.Bhineka

Jawaban: C. Seragam

Kaleidoskop = beraneka ragam. Lawan kata yang tepat untuk kata kaleidoskop adalah kata seragam.

ANALOGI

  1. KAPAL : BURITAN = BURUNG : …

A.Sayap

B.Tulang

C.Ekor

D.Bulu

E.Dahan

Jawaban: C. Ekor

Bagian belakang dari sebuah kapal adalah buritan. Bagian belakan dari seekor burung adalah ekor.

  1. PASIEN : DOKTER : RESEP = ….

A.Murid: Guru: Tes

B.Penumpang : Sopir : Suntikan

C.Pasien : Suster : Suntikan

D.Masinis : Kereta : Rel

E.Presiden : Menteri : Peraturan

Jawaban: A. Murid : Guru : TES

Seorang pasien biasanya oleh dokter diberi resep. Seorang murid oleh guru biasanya diberi tes.

  1. JATUH : SAKIT = MENGANTUK : …

A.Berjalan

B.Kalori

C.Teriakan

D.Tersenyum

E.Tidur

Jawaban: E. Tidur

Saat terjatuh biasanya akan merasa sakit. Saat mengantuk biasanya akan tidur.

  1. RAMALAN : ASTROLOGI = PENYAKIT : …

A.Psikologi

B.Patologi

C.Kardiologi

D.Teologi

E.Bakteriologi

Jawaban: B. Patologi

Ilmu yang mempelajari tentang ramalan adalah astrologi. Ilmu yang mempelajjari tentang penyakit adalah patologi.

  1. INSENTIF : PRESTASI = ….

A.Hadiah : Pengabdian

B.Hak : Kewajiban

C.Prestasi : Kerja

D.Usaha : Hadiah

E.Hadiah : Motivasi

Jawaban:  A. HADIAH : PENGABDIAN

Insentif biasanyadiberikan karena prestasi seseorang. Hadiah biasanya diberikan karena pengabdian seseorang.

TES SERI DERET

  1. Seri bilangan 31 – 55 – 61 – 34 – 56 – 59 – 37 – 57 – 57 – 40 – 58 – ….

A.53

B.55

C.57

D.58

E.60

  1. Seri bilangan 25 – 13 – 21 – 20 – 18 – 32 – 31 – 23 – 27 – 26 – 28 –….

A.43

B.42

C.40

D.39

E.38

  1. Seri bilangan 90 – 84 – 82 – 84 – 78 – 76 – 78 ….

A.68

B.58

C.76

D.72

E.60

  1. Seri bilangan 7007 – 7106 – 7105 – 7205 – 7204 – 7305 – 7304 – ….

A.7306

B.7405

C.7406

D.7408

E.7506

  1. Seri bilangan 5 – 10 – 8 – 24 – 21 – 84 ….

A.80

B.81

C.168

D.252

E.336

CONTOH SOAL LOGIKA / LOGIS:

  1. Zian kuliah disuatu kampus dengan Ridwan, Arif, dan Heru. Zian mengenal teman-teman kos mereka. Arga merupakan sepupu Heru, sementara Gandrung merupakan teman kos Ridwan.

A.Ridwan dan Arif mengenal Arga.

B.Arga mengenal Zian.

C.Arga dan Gandrung satu kampus.

D.Zian mengenal Gandrung.

E.Arif  tidak mengenal Arga.

Jawaban:  D. Zian Mengenal Gandrung.

Zian mengenal teman-teman kos Ridwan, Arif dan Heru. Jadi Zian mengenal Gandrung, karena Gandrung merupakan teman kos dari Ridwan.

  1. Agung adalah mahasiswa fakultas ekonomi. Banyak mahasiwa-mahasiwa yang malas. Harun adalah teman Agung.

A.Agung itu malas.

B.Harun itu malas.

C.Teman-teman Agung malas semua.

D.Harun mungkin satu fakultas dengan Agung.

E.Agung dan Harun mahasiswa yang malas.

Jawaban: D. Harun mungkin satu fakultas dengan Agung.

Agung adalah mahasiswa fakultas ekonomi. Karena Harun adalah teman Agung, maka Harun mungkin satu fakultas dengan Agung.

  1. Mahasiswa yang diterima melanjutkan S2 harus lulus tes potensi akademik. Anjar tidak diterima melanjutkan S2.

A.Anjar tidak mendaftar S2.

B.Anjar tidak lulus tes potensi akademik.

C.Anjar lulus tes poensi akademik.

D.Anjar lupa mengikuti tes potensi akademik.

E.Nilai tes potensi akademik Anjar belum keluar.

Jawaban:  B. Anjar tidak lulus tes potensi akademik.

Syarat melanjutkan S2harus lulus tes potensi akademik. Jika Anjar tidak diterima melanjutkan ke S2 ini berarti Anjar tidak lulus tes potensi akademik.

  1. Semua anak laki-laki di desa Wiyoro senang bermain sepak bola, namun tidak senang berenang. Pernyataan yang tidak sesuai dengan pernyataan di atas adalah …

A.Anak laki-laki di desa Wiyoro tidak senang berenang.

B.Anak laki-laki di desa Wiyoro senang bermain sepak bola.

C.Tidak seorangpun anak laki-laki di desa Wiyoro senang berenang.

D.Sebagian anak laki-laki di desa Wiyoro senang bermain sepak bola.

E.Tidak seorangpun anak laki-laki di desa Wiyoro yang senang bermain sepak bola.

Jawaban:  E. Tidak seorangpun anak laki-laki di desa Wiyoro yang senang bermain sepak bola.

Pernyataan “Tidak seorangpun anak laki-laki di desa Wiyoro yang senang bermain sepak bola” tidak sesuai, karena semua anak laki-laki di desa Wiyoro senang bermain sepak bola.

  1. Semua warga negara yang berumur di atas 17 tahun memiliki hak pilih. Semua mahasiswa S-1 berumur di atas 17 tahun.

A.Semua mahasiswa S-1 memiliki hak pilih.

B.Semua warga negara memiliki hak  pilih.

C.Tidak semua mahasiswa S-1 memiliki hak pilih.

D.Tidak ada mahasiswa S-1 yang memiliki hak pilih.

E.Tidak ada warga negara yang mrmiliki hak pilih pernah menjadi mahasiswa S-1.

Jawaban:  A. Semua mahasiswa S-1 memiliki hak pilih.

Semua warga negara yang berumur di atas 17 tahun memiliki hak pilih. Semua mahasiswa S-1 berumur di atas 17 tahun, sehingga semua mahasiswa S-1 memiliki hak pilih.

Untuk mempermudah anda dalam menghadapi Tes Potensi Akademik, ada baiknya anda mengikuti Pelatihan TPA Bappenas. Mungkin bagi sebagian orang, mengikuti pelatihan TPA Bappenas adalah hal yang tidak penting. Tetapi sebenarnya pelatihan TPA Bappenas sangat bermanfaat. Karena saat mengikuti Pelatihan TPA Bappenas, Anda akan mendapatkan trik dan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawab soal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat. Lalu dengan mengikuti Pelatihan TPA Bappenas kita akan diberikan materi-materi yang harus kita hafal.

Nahh, untuk Anda yang ingin mengikuti tes potensi akademik, Anda perlu belajar dulu supaya menguasai betul-betul materi tes dengan cara mengikuti Pelatihan TPA Bappenas.

Mengapa Pelatihan TPA  Bappenas Penting ?

Pada umumnya calon peserta Tes TPA yang telah lama meninggalkan bangku kuliah di perguruan tinggi mempunyai skor TPA yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan peserta yang baru lulus dari pendidikannya; peserta yang telah memasuki usia 35 tahun atau lebih punya kecenderungan skor yang diperolehnya relatif lebih rendah dari mereka yang lebih muda; peserta yang berlatar belakang pendidikan non eksakta mempunyai skor yang relatif lebih rendah bila dibandingkan peserta dengan latar belakang eksakta; dan peserta yang tinggal di luar Jawa rata-rata mengalami hal yang sama bila dibandingkan dengan peserta yang ada di Pulau Jawa.

Karena secara umum potensi akademik merupakan potensi seseorang yang tidak ada korelasinya dengan latar belakang baik perbedaan usia, jenis kelamin, suku, wilayah, dll, maka kegiatan pelatihan TPA ini dianggap penting agar semua calon peserta tes disegarkan kembali ingatannya dan memiliki persepsi maupun memahami aturan main tes yang sama sehingga potensi akademisnya dapat terukur dengan tepat.

Apa Saja Manfaat  Pelatihan TPA ?

Konsultan sukses-tpa berpengalaman menyelenggarakan Pelatihan TPA maupun Private TPA. Berdasarkan pengalaman selama ini bahwa banyak peserta yang nilainya rendah disebabkan awam dengan model soal TPA. Namun setelah mengikuti pelatihan di konsultan Sukses TPA hasilnya sebagian besar peserta TPA meningkat tajam. Ini dikarenakan mereka telah belajar soal-soal TPA dan bagaimana cara mengerjakan dengan cepat.

Pada umumnya nilai TPA pasca pelatihan yang  diperoleh karyawan/ peserta tes adalah nilai obyektif yaitu apabila nilainya yang  tinggi  bukan karena unsur kebetulan dan nilai TPA rendah juga bukan karena kebetulan, namun memang merupakan nilai yang objektif tinggi/rendah.

Pelatihan TPA akan sangat membantu terutama bagi mereka yang belum pernah melakukan tes TPA atau mereka yang telah lama meninggalkan bangku kuliah. Jika belum mengenal tipe dan bentuk soal TPA langsung mengikuti Tes Potensi Akademik, dipastikan hasilnya akan kurang memuaskan. Bisa jadi ketika mengerjakan akan tertegun, gagap, bingung dan lainnya karena waktu yang diberikan begitu cepat. Dengan mengikuti Pelatihan TPA, akan diakhiri dengan evaluasi berupa Tes Prediksi TPA, maka baik Lembaga maupun Karyawan  dapat memperkirakan potensi akademisnya, selain  perasaan percaya diri lebih tinggi dalam menghadapi tes TPA.

Materi Pelatihan & Instruktur

Verbal (padanan kata, lawan kata, analogi verbal);  Kuantitatif (hitungan, deret bilangan, komparasi kuantitatif); Penalaran (logika formal, analitis, keruangan, penalaran logis) serta ditambah dengan teknik mengerjakan TPA dengan metode berpikir strategis. Instruktur berpengalaman & berlatar  belakang pendidikan yang relevan dengan materi pelatihan.

Tempat & Waktu

Pelatihan dilaksanakan hanya satu hari untuk semua materi dan latihan soal.

Waktu Pelatihan Reguler di hari libur kerja Sabtu/Minggu (jadwal silahkan lihat disini) mulai Pk. 08.00 s.d 16.30 WIB

Lokasi Pelatihan : Pusat Studi Jepang UI Depok

Info Lebih Lanjut Mengenai Pelatihan TPA Bappenas Silahkan KLIK WhatsApp Sekarang

Soal Tes Potensi Akademik Bappenas

1
×
Assalamu'alaikum.... Ada yang bisa kami bantu ? :)