Tag Archive for tips tpa oto bappenas

Soal Tes Potensi Akademik Sinonim

Soal Tes Potensi Akademik Sinonim

 

Soal Tes Potensi Akademik Sinonim – Tes persamaan kata atau sinonim adalah salah satu contoh soal tpa untuk mengetes kemampuan verbal seseorang. Dalam tes ini Sobat akan di suguhkan sebuah kata dan ada lima pilihan jawaban, dari A, B, C, D serta E. Nah disini Anda di tuntut untuk menentukan pilihan mana yang paling sesuai dengan soal.

Soal TPA Bappenas Free Download

Kali ini sukses-tpa.com akan memberikan soal – soal tes potensi akademik sinonim simulasi, yang disertai dengan pembahasannya. Berikut adalah Soal Tes Potensi Akademik Sinonim simulasi dan pembahasannya :

  1. RELUNG = . . . . . .

   A.Dangkal

   B.Panjang

   C.Labirin

   D.Ruang

   E.Dalam

Jawaban:

RUANG (D)

Relung dapat diartikan sebagai kolong, lubuk, lekuk, dan ruang.

  1. INTERPRETASI = . . . . . .

   A.Perkiraan

   B.Perkataan

   C.Tafsir

   D.Dugaan

   E.Rekaan

Jawaban:

TAFSIR (B)

Interpretasi dapat diartikan sebagai pemberian kesan; tafsiran; pendapat;  pandangan teoritis.

  1. MAYA = . . . . . .

   A.Rabun

   B.Teknologi

   C.Khayalan

   D.Alam

   E.Nyata

Jawaban:

KHAYALAN (C)

Hanya tampaknya ada, tapi nyatanya tidak ada; angan-angan; khayalan. Dan ini biasanya dikenal dengan maya.

  1. ABOLISI = . . . . . .

   A.Kepercayaan

   B.Kepatuhan

   C.Pemberian mandat

   D.Penghapusan hukuman

   E.Pemberian maaf

Jawaban:

PENGHAPUSAN HUKUMAN (D)

Abolisi artinya peniadaan peristiwa pidana, penghapusan (perbudakan di Amerika).

  1. PREVALENSI = . . . . . .

   A.Umum

   B.Khusus

   C.Guncangan

   D.Ketakutan

   E.Senang

Jawaban:

UMUM (A)

Prevalensi memiliki arti umum, atau lazim. Pada pilihan jawaban (B), khusus merupakan lawan kata dari umum. Pilihan (C), guncangan berarti gerakan atau goyang yang kuat. Pilihan (D), ketakutan artinya rasa takut dan pilihan (E), senang berarti puas atau lega.

  1. ENIGMA = . . . . . .

   A.Semesta

   B.Nyata

   C.Bayangan

   D.Klenik

   E.Misteri

Jawaban:

MISTERIUS (E)

Enigma memiliki arti teka-teki, tidak jelas atau misterius. Semesta artinya selmuanya, nyata artinya ada, bayangan artinya sesuatu yang seakan-akan ada padahal tidak, dan klenik artinya kegiantan perdukunan.

  1. INKUBASI = . . . . . .

   A.Pengembangbiakan

   B.Masa tunas

   C.Merawat

   D.Laju sel

   E.Pengubahan

Jawaban:

MASA TUNAS (B)

Inkubasi merupakan istilah yang umum digunakan dalam bidang kedokteran yang berarti masa dari saat penyebab penyakit masuk ke tubuh sampai saat penyakit itu timbul masa tunas. Dari pilihan jawaban yang tersedia, yang maknanya paling mendekati adalah masa tunas.

  1. ANALOGI = . . . . . .

   A.Tersusun

   B.Perbandingan

   C.Pengembangan

   D.Telaah

   E.Menguraikan

Jawaban:

PERBANDINGAN (B)

Analogi memiliki arti perbadingan, kias atau metafora. Sedangkan pada hilihan lain yakni tersusun, pengembangan, telaan dan menguraikan tidak memiliki arti yang sesuai dengan analogi.

  1. DEPORTASI = . . . . . .

   A.Perhubungan

   B.Penurunan

   C.Pengangkatan

   D.Pengusiran

   E.Pengawasan

Jawaban:

PENGUSIRAN (D)

Deportasi artinya pembuangan, pengasingan, atau pengungsian seseorang ke luar negeri sebagai hukuman atau karena orang tersebut tidak berhak tinggal disuatu daerah. Dari semua pilihan yang tersedia, kata yang memiliki makna mendekati kata deportasi hanya pengusiran.

  1. AFIRMASI = . . . . . .

   A.Penerbitan

   B.Perlakuan

   C.Penegasan

   D.Penentuan

   E.Penekanan

Jawaban:

PENEGASAN (C)

Afirmasi berasal dari kata ‘affirmation‘ yang bisa diartikan penguatan atau penegasan.

Bagaimana ? Semakin banyak kan kosakata Anda sekarang ? Dalam Soal Tes Potensi Akademik Sinonim ini memang harus benar-benar menguasai kosakata yang luas. Jadi, meskipun ditanya persamaan atau lawan katanya pun Anda bisa dengan mudah menjawab dengan benar.

Untuk mempermudah Anda dalam menghadapi Tes Potensi Akademik, ada baiknya anda mengikuti Pelatihan TPA Bappenas. Di Pelatihan TPA Bappenas ini Anda akan di ajarkan mengenai sinonim, antonim, matematika, silogisme, logika cerita dan gambar. Selain itu, Anda juga akan diajarkan trik dan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawab soal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat.

Mengapa Pelatihan TPA Penting ?

Pada umumnya calon peserta Tes TPA yang telah lama meninggalkan bangku kuliah di perguruan tinggi mempunyai skor TPA yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan peserta yang baru lulus dari pendidikannya; peserta yang telah memasuki usia 35 tahun atau lebih punya kecenderungan skor yang diperolehnya relatif lebih rendah dari mereka yang lebih muda; peserta yang berlatar belakang pendidikan non eksakta mempunyai skor yang relatif lebih rendah bila dibandingkan peserta dengan latar belakang eksakta; dan peserta yang tinggal di luar Jawa rata-rata mengalami hal yang sama bila dibandingkan dengan peserta yang ada di Pulau Jawa.

Karena secara umum potensi akademik merupakan potensi seseorang yang tidak ada korelasinya dengan latar belakang baik perbedaan usia, jenis kelamin, suku, wilayah, dll, maka kegiatan pelatihan TPA ini dianggap penting agar semua calon peserta tes disegarkan kembali ingatannya dan memiliki persepsi maupun memahami aturan main tes yang sama sehingga potensi akademisnya dapat terukur dengan tepat.

Apa Saja Manfaat  Pelatihan TPA ?

Konsultan sukses-tpa berpengalaman menyelenggarakan Pelatihan TPA maupun Private TPA. Berdasarkan pengalaman selama ini bahwa banyak peserta yang nilainya rendah disebabkan awam dengan model soal TPA. Namun setelah mengikuti pelatihan di konsultan Sukses TPA hasilnya sebagian besar peserta TPA meningkat tajam. Ini dikarenakan mereka telah belajar soal-soal TPA dan bagaimana cara mengerjakan dengan cepat.

Pada umumnya nilai TPA pasca pelatihan yang  diperoleh karyawan/ peserta tes adalah nilai obyektif yaitu apabila nilainya yang  tinggi  bukan karena unsur kebetulan dan nilai TPA rendah juga bukan karena kebetulan, namun memang merupakan nilai yang objektif tinggi/rendah.

Pelatihan TPA akan sangat membantu terutama bagi mereka yang belum pernah melakukan tes TPA atau mereka yang telah lama meninggalkan bangku kuliah. Jika belum mengenal tipe dan bentuk soal TPA langsung mengikuti Tes Potensi Akademik, dipastikan hasilnya akan kurang memuaskan. Bisa jadi ketika mengerjakan akan tertegun, gagap, bingung dan lainnya karena waktu yang diberikan begitu cepat. Dengan mengikuti Pelatihan TPA, akan diakhiri dengan evaluasi berupa Tes Prediksi TPA, maka baik Lembaga maupun Karyawan  dapat memperkirakan potensi akademisnya, selain  perasaan percaya diri lebih tinggi dalam menghadapi tes TPA.

Materi Pelatihan & Instruktur

Verbal (padanan kata, lawan kata, analogi verbal);  Kuantitatif (hitungan, deret bilangan, komparasi kuantitatif); Penalaran (logika formal, analitis, keruangan, penalaran logis) serta ditambah dengan teknik mengerjakan TPA dengan metode berpikir strategis. Instruktur berpengalaman & berlatar  belakang pendidikan yang relevan dengan materi pelatihan.

Tempat & Waktu

Pelatihan dilaksanakan hanya satu hari untuk semua materi dan latihan soal.

Waktu Pelatihan Reguler di hari libur kerja Sabtu/Minggu (jadwal silahkan lihat disini) mulai Pk. 08.00 s.d 16.30 WIB

Lokasi Pelatihan : Pusat Studi Jepang UI Depok

Info Lebih Lanjut Mengenai Pelatihan TPA Bappenas Silahkan KLIK WhatsApp Sekarang

Soal Tes Potensi Akademik Sinonim

Tes TPA Bappenas 2018

Tes TPA Bappenas 2018

 

Tes TPA Bappenas 2018 – TPA dirancang untuk mengungkap potensi intelektual, yang dianggap mendasari kemungkinan keberhasilan seseorang jika yang bersangkutan mengikuti jenjang pendidikan S2 atau S3.

Tes TPA Bappenas 2018

Tes TPA Bappenas 2018

Materi Tes TPA Bappenas 2018

Tes verbal berfungsi untuk mengukur kegesitan mental seseorang di bidang kata dan bahasa. Tes ini meliputi tes sinonim (persamaan kata), tes antonim (lawan kata), tes padanan hubungan kata, tes pengelompokan kata, tes logika umum, tes analisa pernyataan dan kesimpulan (silogisme), serta tes logika cerita.

Tes angka berfungsi mengukur kegesitan mental seseorang di bidang angka, dalam rangka berpikir terstruktur dan logis matematis. Tes ini meliputi tes aritmetik (hitungan), tes seri angka, tes seri huruf, tes logika angka dan tes angka dalam cerita.

Tes figural berfungsi mengukur kegesitan mental seseorang berurusan dengan gambar, simbol dan diagram. Tes ini meliputi tes logika diagram.

Soal TPA OTO Bappenas terdiri atas 250 soal dengan waktu pengerjaan 3 jam. Soal dibagi dalam 3 subtes, yaitu tes kemampuan verbal, tes numerik, dan tes penalaran.

Jadwal Tes TPA Bappenas 2018

Berikut jadwal Tes TPA Bappenas 2018 :

Jenis Ujian Tanggal Ujian Tempat Ujian Penyelenggara
TPA 01 Desember 2018 Gedung Bappenas Pusat UUO PT Koperasi Pegawai Bappenas
TPA 16 Desember 2018 Gedung Bappenas Pusat UUO PT Koperasi Pegawai Bappenas

Soal Tes TPA Bappenas 2018

Tes Persamaan Kata (Sinonim)

Pilih satu jawaban yang paling sama artinya dengan kata yang tercetak KAPITAL

  1. EKSKAVASI

A.Pengeboran

B.Pemindahan

C.Penggalian

D.Penyulingan

E.Pengangkutan

  1. ARKETIPE

A.Simbol

B.Model

C.Arsip

D.Fosil

E.Artefak

  1. EKSENTRIK

A.Aneh

B.Unik

C.Antik

D.Artistik

E.Etnik

  1. PEMANTULAN

A.Refleksi

B.Refraksi

C.Transformasi

D.Transmisi

E.Transmutasi

  1. KULMINASI

A.Keadaan emosi seseorang

B.Tempat untuk mendinginkan

C.Sumbu bumi

D.Panas terik matahari

E.Tingkatan yang tertinggi

Tes Lawan Kata (Antonim)

Pilih satu jawaban yang paling berlawanan artinya dengan kata yang tercetak KAPITAL

  1. DISKREPANSI ><

A.Kecocokan

B.Ketimpangan

C.Keterkaitan

D.Keseragaman

E.Keakraban

  1. TENTATIF ><

A.Cepat

B.Lancar

C.Praktis

D.Pasti

E.Tepat

  1. NISBI ><

A.Benar

B.Penting

C.Harus

D.Mutlak

E.Pasti

  1. LATEN ><

A.Tersembunyi

B.Jelas

C.Tampak

D.Terang

E.Ada

  1. SPORADIS ><

A.Sering

B.Sembarangan

C.Terukur

D.Jarang

E.Serius

Tes Padanan Hubungan Kata (Analogi)

Pilih satu jawaban yang sesuai dengan pola kata yang tercetak KAPITAL

  1. PETANI : TRAKTOR =

A.raja : kereta

B.dalang : cerita

C.dokter : mobil

D.nelayan : jaring

E.sopir : sepeda

  1. SENAPAN : BERBURU =

A.kapal : berlabuh

B.kereta : langsir

C.pancing : ikan

D.parang : mengasah

E.perangkap : menangkap

  1. MOBIL : GARASI = PESAWAT :

A.bandara

B.landasan

C.stasiun

D.pelabuhan

E.hanggar

  1. OPTIMISME : SEMANGAT = PESIMISME :

A.kegagalan

B.kekecewaan

C.kebimbangan

D.keberanian

E.keputusasaan

  1. WARTEG : NASI RAMES = ANGKRINGAN :

A.nasi liwet

B.nasi gudeg

C.nasi uduk

D.nasi goreng

E.nasi kucing

  1. 1/3 4/5   3/2   8/3   5   …

A.12

B.10

C.9/5

D.5/2

E.3/5

  1. 405 127   278   128   150   129   …

A.427

B.12

C.249

D.21

E.247

  1. -8271 16542   24813   -8270   16540   24810   -8269   …

A.16538   24813

B.16538   24807

C.-16542   24807

D.16542   24813

E.16542   -24807

  1. 3 2   4   6   8   7   9   …   13   12

A.12

B.11,5

C.11

D.10,5

E.10

  1. 100% 4/3   ¾   -2/3   ½   -8/3   …

A.25%   -4/3

B.1/4     125%

C.25%   -4,67

D.0%     -1,33

E.1/4        -1,67

  1. Sebuah bangun ruang berada di atas lantai dan disusun oleh 12 kubus-kubus kecil yang bervolume 8 cm³.  Tinggi  bangun  ruang  tersebut  adalah 2  kubus  dan  ternyata  tingginya  sama  dengan  lebar bangun  ruang    Jika  bangun  ruang  tersebut  dijadikan  meja  dan  diatasnya  diberi  taplak berbentuk segi empat yang semua ujung-ujungnya  menyentuh lantai sehingga tidak terlihat lagi kubus-kubus kecil tersebut, maka berapakah luas taplak yang dibutuhkan?

A.100 cm²

B.144 cm²

C.168 cm²

D.188 cm²

E.200 cm²

  1. Sebuah kolam  air  mancur  berbentuk  lingkaran  yang  kelilingnya  44    Sekeliling  kolam  tersebut dibangun jalan yang lebarnya 3,5 m. Berapakah luas jalan yang dibangun?

A.154 m²

B.192,5 m²

C.346,5 m²

D.539 m²

E.500,5 m²

  1. Fory mengadakan pesta untuk pertama kali. Dia mengundang 10 kawan perempuan dan 15 kawan laki-lakinya serta  menghabiskan  roti  6,5    Kemudian  dia  mengadakan  pesta  kedua  dan mengundang 25 kawan laki-laki dan 20 kawan perempuan serta menghabiskan roti 15 Kg. Jika Fory ingin mengundang 50 kawan perempuan dan 50 kawan laki-lakinya, sedangkan dia masih punya 10 Kg roti, berapa Kg roti lagi yang harus dia persiapkan?

A.43,75 Kg

B.32,5 Kg

C.31,75 Kg

D.42,5 Kg

E.52,5 Kg

  1. Sheanie, Niesa, dan Dita masing-masing membawa lidi yang panjangnya 12 cm, 5 cm, dan 13 cm. Jika ujung-ujung lidi dipertemukan di atas tanah, maka luas tanah maksimal yang dibentuk dari lidi-lidi tersebut adalah …

A.65 cm²

B.30 cm²

C.60 cm²

D.780 cm²

E.156 cm²

  1. Besar sudut pertama sebuah segitiga adalah dua kali besar sudut kedua. Sedangkan besar sudut ketiga adalah  lima  derajat  lebih  besar  daripada  sudut pertama.  Berapakah  ukuran  sudut  ketiga dikurangi sudut kedua?

A.75°

B.70°

C.40°

D.35°

E.5°

  1. Satu galon bensin dituangkan ke dalam sebuah pengisi yang berbentuk seperti kubus yang panjang sisinya 7 inci. Berapakah kira-kira tinggi bensin dalam pengisi tersebut ? (1 galon = 231 inci kubik)

A.3,8 inci

B.4,2 inci

C.4,7 inci

D.5,2 inci

E.5,6 inci

  1. Jika jari-jari lingkaran P adalah 60% dari jari-jari lingkaran Q, berapa persenkah luas lingkaran P dari luas lingkaran Q?

A.36

B.40

C.64

D.80

E.120

  1. Ki Agus telah menjual barang dengan harga Rp 95.000,-, ia memperoleh laba 25% dari harga beli. Berapakah harga beli sebenarnya?

A.Rp 88.000

B.Rp 80.000

C.Rp 77.000

D.Rp 76.000

E.Rp 64.000

  1. Cita bekerja  di  sebuah  pabrik  dari  jam 08.00  hingga  pukul  00.  Ia  diberikan  upah  Rp  800/jam. Apabila ia lembur, maka ia akan dibayar 50%/jam jika lewat dari jam 16.00. Jika ia menerima upah sebesar Rp 8.000 pada hari itu, maka pukul berapa ia pulang??

A.17.00

B.17.50

C.18.45

D.19.30

E.20.00

  1. Lembaran seng lebarnya 18/3 kaki (delapan belas per tiga kaki). 1 kaki = 16 cm. Lembaran ini akan dipotong-potong menjadi  beberapa  bagian  yang  masing-masing  4  inchi  (1  inchi  =  1  ½  cm). Berapakah potongan yang akan dihasilkan dari lembaran tersebut…

A.18 potong

B.17 potong

C.16 potong

D.15 potong

E.14 potong

LOGIKA ANALISA

Pilih satu jawaban dengan menggunakan Logika Analisa

  1. Baju-baju yang dijual di toko pakaian “Mewah” tidak ada yang memiliki renda. Neni membeli sebuah baju berenda di toko pakaian remaja.

Kesimpulan:

A.Baju berenda hanya ada di toko pakaian remaja.

B.Neni tidak pernah membeli baju di toko pakaian “Mewah”

C.Di toko pakaian “Mewah” tidak ada pakaian remaja.

D.Toko pakaian “Mewah” adalah satu-satunya toko yang tidak menjual baju berenda.

E.Baju berenda Neni tidak dibeli di toko pakaian “Mewah”

  1. Pabrik roti M hanya membuat roti dengan bahan dasar tepung beras atau tepung jagung. Untuk bulan ini, roti “pisang crispy” tidak dibuat dengan menggunakan tepung beras. Kesimpulan:

A.Roti “pisang crispy” selalu dibuat dengan menggunakan tepung jagung.

B.Untuk bulan ini pabrik roti M hanya membuat roti dengan bahan dasar tepung jagung.

C.Roti “pisang crispy” selalu dibuat dengan menggunakan bahan dasar tepung beras.

D.Pabrik roti M hanya membuat roti “pisang crispy” pada bulan ini.

E.Untuk bulan ini roti “pisang crispy” dibuat dengan menggunakan tepung jagung.

  1. Setiap hari seluruh tiket masuk kebun binatang G habis terjual. Hari ini masih tersisa tiga buah tiket masuk cadangan kebun binatang. Kesimpulan:

A.Masih ada tiket cadangan yang tidak terjual pada hari libur.

B.Hari ini bukan hari libur maka tiket tidak terjual habis.

C.Hanya di kebun binatang G yang semua tiketnya terjual pada hari libur.

D.Tiket masuk cadangan kebun binatang G tidak terjual habis.

E.Tiket masuk kebun binatang G kadang tidak terjual habis.

  1. Setiap boneka yang dijual di toko “imoet” mengenakan pakaian biru atau merah. Boneka Barbie yang dibeli Benny di toko “imoet” tidak mengenakan rok merah. Kesimpulan:

A.Benny membeli satu-satunya boneka Barbie di toko  “imoet”

B.Hanya toko “imoet” yang menjual boneka berpakaian biru.

C.Boneka Barbie yang dibeli Benny pasti mengenakan pakaian berwarna biru.

D.Benny hanya membeli boneka yang mengenakan pakaian berwarna biru.

E.Benny tidak menyukai boneka yang mengenakan rok merah.

  1. Semua orang Jogja ramah dan baik hati. Nafis orang Jogja. Kesimpulan:

A.Nafis orangnya baik hati.

B.Nafis orang yang ramah.

C.Nafis baik hati dan ramah.

D.Nafis tinggal di Jogja.

E.A, B, C, D tidak benar.

Tes TPA Bappenas 2018 – Untuk mempermudah anda dalam menghadapi Tes Potensi Akademik, ada baiknya anda mengikuti Kursus Persiapan TPA. Mungkin bagi sebagian orang, mengikuti pelatihan TPA Bappenas adalah hal yang tidak penting. Tetapi sebenarnya Les TPA Bappenas sangat bermanfaat. Karena saat mengikuti Pelatihan TPA Bappenas, anda akan mendapatkan trik dan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawab soal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat.

Info Lebih Lanjut Mengenai Pelatihan TPA Bappenas KLIK WhatsApp Sekarang

Tes TPA Bappenas 2018

Tips TPA OTO Bappenas

Tips TPA OTO Bappenas

 

Tips TPA OTO Bappenas – Tes Potensi Akademik dianggap sebagai tes yang sulit bagi sebagian besar orang. Memang soal-soal TPA tidak dirancang untuk dijawab semuanya. Kita ambil soal matematika dasarnya sebagai contoh. 90 soal, 60 menit. Berarti 1 soal 40 detik. Orang jenius macam apa yang bisa mengerjakan setiap soal dalam 40 detik ? Untuk membaca soalnya saja sudah menghabiskan waktu sekitar 20 detik. Ada beberapa tips dan trik yang dapat membantu anda dalam menghadapi tes ini. Jadi, strateginya adalah dalam 20 detik membaca soal itu kita sudah tentukan, soal ini mudah atau tidak. Kalau sulit, ya jangan dikerjakan.

Tips TPA OTO Bappenas

Triknya adalah dengan mengerjakan soal yang mudah-mudah saja. Toh, yang diukur di sini skornya, sedang soal TPA itu jumlahnya 250 soal, jadi bila anda mampu mengerjakan 70% saja dengan benar, itu sudah cukup untuk meloloskan anda untuk maju ke seleksi berikutnya, misal tes wawancara atau tes kesehatan. Tapi ingat, kalau jumlah peserta yang ikut tes TPA ratusan atau bahkan ribuan, maka mau tidak mau skor harus anda tingkatkan menjadi 80%. Karena, peserta yang bakal diterima nantinya berdasarkan ranking dari nilai skor yang diperoleh.

Berikut adalah tips lebih detail dalam menghadapi TPA

  1. Berlatihlah Sesering Mungkin

Seperti kata pepatah, practice makes perfect. Semakin sering seseorang berlatih, semakin besar pula peluangnya untuk mencapai tujuan dengan baik. Beberapa minggu sebelum waktu pelaksanaan tes, persiapkan senjata berperang Anda dan siapkan mental untuk berjuang. Usahakan untuk memperoleh buku yang merangkum berbagai jenis soal-soal TPA pada tahun sebelumnya sesuai tujuan Anda. Tidak harus membeli yang baru, bahkan Anda bisa mencari sendiri contoh soal di internet dan mencetaknya untuk dikerjakan sebagai latihan.

Dengan rajin latihan soal, semakin lama Anda akan semakin akrab dengan model soal dan lebih terampil dan cepat dalam menjawabnya. Ingatlah bahwa saat tes berlangsung akan ada batasan waktu, ada baiknya Anda juga memberi batasan waktu sedari masih dalam tahap latihan, sehingga nantinya lebih bisa mengatur strategi untuk menjawab soal dengan waktu yang efisien.

  1. Pahami Karakteristik Soal TPA

Walaupun sama-sama dinamakan dengan TPA, namun jika penyelenggaranya berbeda, tentunya tingkat kesulitan, model soal, dan strategi penyelesaiannya pun berbeda. TPA yang diadakan oleh Bappenas misalnya, tentu berbeda dengan TPA untuk pascasarjana. Oleh karena itulah, sebelum waktu pelaksanaan tes, jauh-jauh hari cari terlebih dahulu informasi sebanyak-banyaknya tentang karakteristik soal penyelenggara tersebut.

Setiap instansi penyelenggara tentunya memiliki parameter tersendiri yang menentukan apakah seseorang lolos TPA atau tidak. Banyak-banyaklah mempelajari dan menganalisis model tiap soal sesuai instansi penyelenggara TPA yang akan Anda jalani. Usahakan pula selalu mempelajari soal-soal yang up to date, maksimal 3 tahun sebelumnya.

Semakin lama jenis soal TPA tentunya semakin berkembang, jangan sampai yang Anda pelajari sudah ketinggalan zaman dan tidak lagi akan muncul di tes yang akan dijalani. Biasanya jenis soal akan paling mirip dengan tes pada waktu tepat sebelumnya. Jika memungkinkan, rajinlah juga bertanya pada senior yang tahun sebelumnya berhasil lolos TPA.

  1. Kiat Mengerjakan Sesi Tes Verbal

Pada sesi tes verbal, Anda akan dihadapkan dengan soal yang berhubungan erat dengan makna suatu kata, lawan kata, sinonim kata, dan sebagainya. Pengetahuan yang luas mengenai perbendaharaan berbagai kata sangat diperlukan disini.

Untuk melatih kemampuan verbal Anda, lakukan beberapa hal berikut.

  • Banyak membaca. Jangan hanya membaca berita selebritis, cobalah tingkatkan kemampuan pemahaman istilah Anda dengan membaca koran, majalah ekonomi dan bisnis, atau buku-buku sastra. Semakin banyak dan rajin Anda membaca, semakin baik kemampuan verbal Anda.
  • Pelajari kata yang tidak dimengerti. Selama latihan TPA berlangsung, jika menemukan soal dengan kata yang asing dan belum Anda pahami, jangan tinggalkan begitu saja. Carilah maknanya di Kamus Besar Bahasa Indonesia sehingga Anda paham betul dan ketika ditanyakan kembali Anda sudah tahu jawabannya.
  • Buat daftar kata-kata tidak umum. Agar bisa dibaca sekilas sehari sebelum tes berlangsung, buatlah list kata-kata yang sering muncul di soal. Baca kembali sehari sebelum tes berlangsung sehingga persiapan Anda maksimal.
  1. Kiat Mengerjakan Tes Numerik

Pada sesi tes numerik yang behubungan dengan angka, Anda akan dihadapkan dengan operasi matematika yang dasar. Pada dasarnya, pengerjaan tes numerik tidak akan memerlukan ingatan mengenai rumus yang sangat rumit.

Lakukan kiat-kiat berikut untuk mengerjakan tes numerik :

  • Latihan menghitung cepat. Siapa pun bisa menghitung, namun tidak semua orang berlatih untuk menghitung cepat. Dari soal latihan TPA, cobalah untuk menekan diri Anda mengerjakan di bawah batas waktu yang diberikan. Semakin sedikit waktu yang Anda butuhkan untuk menyelesaikan soal, semakin banyak soal yang bisa dikerjakan.
  • Pilih soal yang mudah lebih dulu. Jangan berkutat terlalu lama memecahkan persoalan di satu soal sehingga soal lainnya terbengkalai. Ingatlah bahwa tiap soal akan dinilai dengan point yang sama. Jika Anda mendahulukan soal yang mudah dikerjakan, akan semakin banyak soal yang berhasil Anda jawab tanpa perlu menghabiskan waktu.
  • Asah logika berpikir. Kebanyakan soal numerik juga membutuhkan kemampuan logika yang kuat. Oleh karena itu, jangan hanya menghitung saja, namun pahami betul-betul apa yang Anda hitung dengan logika berpikir yang benar.
  1. Fokuskan Diri Mengerjakan Sesi Per Sesi

Saat mengerjakan TPA, fokuskan tubuh dan pikiran hanya untuk mengerjakan soal dan singkirkan sementara pikiran-pikiran lain yang mengganggu. Pendeknya, saat mengerjakan satu soal, baca baik-baik pertanyaan yang ada, dan tentukan terlebih dahulu apakah kira-kira Anda bisa mengerjakan soal tersebut.

Jika kira-kira soal tersebut asing modelnya bagi Anda, tinggalkan saja dan beralihlah untuk fokus ke soal yang lebih familiar. Semakin terlatih Anda, semakin Anda mampu memfokuskan pikiran lebih baik. Saat lebih fokus, biasanya orang juga akan lebih bijak dalam mengatur waktu untuk menyelesaikan sebanyak mungkin persoalan.

  1. Kerjakan soal yang paling mudah

Total keseluruhan soal sebanyak 250 butir, dan harus selesai dikerjakan dalam waktu 3 jam (rata-rata 1 jam per bagian soal). Kalau dirata-rata kan seluruhnya, per satu soal membutuhkan waktu 43.2 detik untuk berpikir, itu pun belum termasuk melingkari lembar jawaban. Jadi harus belajar bijaksana memanfaatkan waktu dengan mengakui kalau tidak mampu mengerjakan soal, skip! jangan sampai terpancing rasa “penasaran”, sehingga ngubek-ngubek soal itu-itu aja, bahaya kalau sampai penasaran, waktu taruhannya. Lewati saja soal yang dirasa sulit karena masih banyak soal lain yang lebih mudah.

Demikianlah 6 Tips TPA OTO Bappenas yang tentunya bisa dilakukan siapa saja, asalkan memiliki keinginan yang kuat dan kokoh. Semoga bermanfaat bagi Anda!

Tips TPA OTO Bappenas