Memahami 3 Subtes TPA Tes Potensi Akademik

TPA Tes Potensi Akademik

TPA Tes Potensi Akademik

Memahami 3 Subtes TPA Tes Potensi Akademik

TPA Tes potensi akademik merupakan tes yang digunakan untuk mengukur keberhasilan seorang siswa daam menyelesaikan studi di perguruan tinggi. Ketika tes ini dijalankan, biasanya para siswa akan menemukan banyak kegagalan dan menghambat langkahnya untuk masuk perguruan tinggi favorit. Semua ini karena tes TPA selalu terlihat sulit dan banyak jawaban yang menjebak. Tes ini secara langsung benar-benar menguji tingkat kecerdasan dan kecepatan berpikir siswa. Karena selain rumit, dengan adanya tes ini, para calon mahasiswa dituntut untuk berpikir cepatdalam menjawab ratusan soal tersebut.

Di dalam tes TPA Tes potensi akademik, biasanya terdiri dari tiga sub tes atau 3 bagian materi. Materi pertama yang dimunculkan adalah materi soal verbal. Di dalam materi yang pertama ini, Anda akan menemukan beberapa bagian penting seperti tes persamaan kata atau sinonim, tes lawan kata atau antonim, dan tes analogi verbal. Meskipun terlihat mudah, tes antonim dan sinonim juga bisa membuat Anda salah. Dengan waktu yang sedikit dan tekanan suasana yang besar, bukan tidak mungkin Anda akan gagal dalam menjawab soal bukan?

TPA Tes potensi akademik yang kedua adalah tes kuantitatif. Seperti namanya, tes ini melibatkan angka-angka. Rata-rata, Anda akan menghadapi empat jenis tes yaitu tes number,tes aritmetik, tes seri,dan logika aritmetika. Tes ini merupakan tes yang lebih slit dari tes verbal, karena melibatkan logika matematika. beberapa siswa yang tidak memiliki kemampuan maematika yang baik, mungkin akan terhadang oleh tes ini dalam proses memasuki perguruan tinggi.

Materi sub TPA Tes potensi akademik yang ketiga adalah tes penalaran. Di dalam tes ini, logika kita dituntut untuk terus atif dan kritis dalam berpikir. Secara tidak langsung, tes ini juga melibatkan logika berpikir matematika, dan siswa yang terlatih menyelesaikan banyak masalah di dunia nyata, akan mudah menyelesaikan tes penalaran ini. ada beberapa bagian yang mencakup tes penalaran yaitu logika formal, analitis, keruangan (spasial), dn penalaran logis.

Secara umum, telah dibuktikan baha siswa yang sering belatih TPA Tes potensi akademik, akan mendapatkan skor yang lebih tinggi dibanding teman-teman mereka yag tidak pernah berlatih soal-soal mengenai TPA. Semua ini berarti, dengan berlatih, maka Anda sekaligus menin gkatkan kemampuan menghadapi dan nilai dalam tes potensi akademik. Selain itu, Anda disarankan untuk meningkatkan kemampuan TPA dikarenakan bobot TPA pada SNMPTN 2009 sebesar 30%, sedangkan mata pelajaran lain masing-masing hanya 10%.

Soal-soal TPA Tes potensi akademik telah dirancang dengan waktu yang sangat terbatas. Oleh karena itu, Anda sangat disarankan untuk terus berlatih dalam memahami pertanyaan, mencari cara pemecahan, serta meningkatkan kecepatan dan kepercayaan diri dalam menjawab soal TPA Tes potensi akademik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

WA Kami Sekarang
Send via WhatsApp