Contoh Soal Penalaran Umum TPA Bappenas
Tes Potensi Akademik (TPA) Bappenas dikenal sebagai salah satu tes yang paling menuntut kemampuan berpikir logis dan analitis. Pada bagian soal penalaran umum, peserta tidak hanya diuji kemampuan berhitung atau menghafal konsep, tetapi terutama ketelitian dalam membaca aturan, konsistensi berpikir, dan kemampuan menarik kesimpulan yang tepat. Banyak peserta merasa kesulitan bukan karena soalnya terlalu sulit, melainkan karena kurang terbiasa menghadapi soal berbasis kondisi dan hubungan logis. Oleh karena itu, mempelajari contoh soal TPA Bappenas bagian penalaran umum menjadi langkah penting untuk memahami pola soal, menghindari jebakan logika, serta meningkatkan kecepatan dan akurasi saat ujian.
Baca Juga: Soal Tes TPA Dan Pembahasan 2020
Soal 1
Untuk soal nomor 1-4, gunakan informasi berikut!
Sepasang pengantin akan jalan-jalan ke Yogyakarta dan berencana mengunjungi enam tempat wisata, yaitu Malioboro, Alun-alun, Candi Borobudur, Candi Prambanan, Parangtritis, dan Keraton. Adapun aturan pengunjungnya, yaitu:
- Malioboro harus dikunjungi sebelum Candi Borobudur dan Keraton.
- Candi Prambanan hanya boleh dikunjungi jika Candi Borobudur sudah dikunjungi.
- Parangtritis harus dikunjungi setelah Malioboro namun sebelum Alun-alun.
- Jika Alun-alun dikunjungi sebelum Candi Borobudur dan Parangtritis dikunjungi setelah Keraton maka yang dikunjungi terakhir adalah…
A. Alun-alun
B. Candi Borobudur
C. Candi Prambanan
D. Malioboro - Yang tidak mungkin dikunjungi setelah Alun-alun adalah ….
A. Alun-alun
B. Candi Borobudur
C. Candi Prambanan
D. Malioboro - Jika Keraton dikunjungi setelah Alun-alun dan Candi Prambanan dikunjungi sebelum Parangtritis maka…
A. Yang dikunjungi kedua adalah Alun-alun.
B. Yang terakhir dikunjungi adalah Parangtritis
C. Yang dikunjungi ketiga adalah Candi Prambanan.
D. Yang dikunjungi kedua adalah Parangtritis. - Tempat yang pertama kali harus dikunjungi adalah…
A. Malioboro
B. Alun-alun
C. Candi Borobudur
D. Candi Prambanan
Soal 2
Untuk soal nomor 1-4, gunakan informasi berikut!
Suatu proyek terdiri atas beberapa jenis proyek kecil, yakni proyek A, B, C, D, E, dan F. Proyek kecil ini berkaitan satu sama lain sehingga tiap jenis pekerjaan diatur sebagai berikut:
- Proyek B hanya boleh dikerjakan bersama proyek C
- Proyek A boleh dikerjakan bersama proyek E
- Proyek B tidak boleh dikerjakan bersama dengan proyek D
- Proyek E dikerjakan jika dan hanya proyek F dikerjakan
- Jika proyek A dan D dikerjakan maka yang pasti tidak dikerjakan adalah proyek …
A. B
C. E
B. C
D. F - Jika minggu kedua pekerjaan wajib mengerjakan proyek F dan tidak boleh mengerjakan proyek C maka…
A. Pekerjaan juga mengerjakan proyek D
B. Pekerjaan tidak mengerjakan proyek B
C. Pekerjaan tidak mengerjakan proyek E
D. Pekerjaan pasti mengerjakan proyek A - Jika pekerjaan sudah mengerjakan proyek E maka…
A. Pekerjaan tidak akan mengerjakan proyek A
B. Pekerjaan tidak mengerjakan proyek D
C. Pekerjaan juga mengerjakan proyek F
D. Pekerjaan hanya akan mengerjakan proyek B - Jika pekerjaan tidak mengerjakan proyek C maka..
A. Pekerjaan akan mengerjakan proyek D
B. Pekerjaan akan mengerjakan proyek E
C. Pekerjaan tidak mengerjakan proyek A
D. Pekerjaan tidak mengerjakan proyek B
Soal 3
Untuk soal nomor 1-3, gunakan informasi berikut.
Dalam rangka seleksi calon anggota tim bola basket putri dilakukan pengukuran tinggi badan. Anis lebih tinggi daripada Bunga. Tinggi Centika sama dengan tinggi Esty, Fentya lebih tinggi daripada Dawiyah hanya ada dua peserta yang tinggi badannya sama.
- Jika Centika lebih tinggi daripada Anis maka…
A. Anis lebih tinggi daripada Esty.
B. Esty lebih tinggi daripada Bunga.
C. Centika lebih tinggi daripada Dawiyah.
D. Fentya lebih tinggi daripada bunga. - Pernyataan yang pasti salah adalah…
A. Bunga lebih tinggi daripada Dawiyah
B. Anis lebih tinggi daripada Dawiyah
C. Anis sama tinggi dengan Esty
D. Dawiyah lebih tinggi daripada Anis - Jika Bunga lebih tinggi daripada Fentya maka…
A. Anisa lebih tinggi daripada Dawiyah
B. Fenty lebih tinggi daripada Anis
C. Dawiyah lebih tinggi daripada Bunga
D. Centika lebih tinggi daripada Fentya
Bagian penalaran umum dalam TPA Bappenas menuntut latihan yang konsisten dan strategi berpikir yang tepat. Dengan memahami karakter soal, membiasakan diri membaca informasi secara sistematis, serta berlatih menarik kesimpulan logis, peluang menjawab soal dengan benar akan semakin besar. Contoh soal penalaran umum bukan sekadar bahan latihan, tetapi sarana untuk membentuk pola pikir yang dibutuhkan dalam tes sesungguhnya. Semakin sering berlatih, semakin terasah kemampuan analisis dan ketelitian yang menjadi kunci keberhasilan di TPA Bappenas.




