Tes TPA Bappenas sering menjadi tahap penentu dalam seleksi LPDP, CPNS, BUMN, hingga program pascasarjana. Banyak peserta merasa gagal bukan karena tidak bisa mengerjakan soal, tetapi karena kurang memahami pola soal dan cara berpikir yang diuji. Oleh karena itu, latihan dengan contoh soal yang sesuai standar TPA Bappenas menjadi kunci untuk meningkatkan skor secara signifikan.
Artikel ini menyajikan contoh soal TPA Bappenas lengkap dengan jawaban dan pembahasan pada kemampuan verbal, numerik, dan penalaran logis. Dengan memahami pembahasannya, diharapkan pembaca tidak hanya tahu jawaban yang benar, tetapi juga memahami logika penyelesaian yang sering digunakan dalam tes sebenarnya.
Baca Juga: Contoh Soal Tes Potensi Akademik dan Jawabannya
1. Soal Verbal – Sinonim
Soal:
Kata yang paling tepat sebagai sinonim dari “AKURAT” adalah …
A. Perkiraan
B. Tepat
C. Hampir
D. Mendekati
E. Sementara
Jawaban: B. Tepat
Pembahasan:
“Akurat” berarti sesuai dengan keadaan sebenarnya, tidak meleset. Kata yang maknanya paling dekat adalah tepat. Pilihan lain mengandung unsur ketidakpastian.
2. Soal Verbal – Analogi
Soal:
Guru : Sekolah = Dokter : …
A. Klinik
B. Rumah
C. Pasien
D. Obat
E. Perawat
Jawaban: A. Klinik
Pembahasan:
Guru bekerja di sekolah, sedangkan dokter bekerja di klinik (atau rumah sakit). Hubungan profesi dan tempat kerja.
3. Soal Numerik – Deret Angka
Soal:
2, 6, 12, 20, 30, …
A. 40
B. 41
C. 42
D. 44
E. 46
Jawaban: C. 42
Pembahasan:
Pola selisih:
+4, +6, +8, +10
Selanjutnya +12 ? 30 + 12 = 42
4. Soal Numerik – Aritmetika
Soal:
Sebuah angka dinaikkan 25%, lalu hasilnya diturunkan 20%. Perubahan akhir terhadap angka semula adalah …
A. Tetap
B. Naik 5%
C. Turun 5%
D. Naik 10%
E. Turun 10%
Jawaban: A. Tetap
Pembahasan:
Misal angka awal = 100
Naik 25% ? 125
Turun 20% dari 125 ? 100
Artinya kembali ke nilai semula.
5. Soal Penalaran Logis – Silogisme
Soal:
Semua dosen adalah akademisi.
Sebagian akademisi adalah peneliti.
Kesimpulan yang pasti benar adalah …
A. Semua dosen adalah peneliti
B. Semua peneliti adalah dosen
C. Sebagian dosen adalah peneliti
D. Semua akademisi adalah dosen
E. Tidak ada dosen yang peneliti
Jawaban: C. Sebagian dosen adalah peneliti
Pembahasan:
Karena dosen termasuk akademisi, dan sebagian akademisi adalah peneliti, maka sebagian dosen bisa menjadi peneliti. Kesimpulan lain terlalu mutlak.
6. Soal Penalaran Numerik (Logika Angka)
Soal:
Jika
3 ? 5 = 16
4 ? 6 = 25
Maka nilai dari 5 ? 7 adalah …
A. 30
B. 32
C. 35
D. 36
E. 42
Jawaban: D. 36
Pembahasan:
Perhatikan pola operasi:
3 ? 5 = (3 × 5) + 1 = 15 + 1 = 16
4 ? 6 = (4 × 6) + 1 = 24 + 1 = 25
Maka:
5 ? 7 = (5 × 7) + 1 = 35 + 1 = 36
7. Soal Numerik – Perbandingan
Soal:
Perbandingan jumlah mahasiswa laki-laki dan perempuan di sebuah kelas adalah 3 : 5. Jika jumlah seluruh mahasiswa adalah 40 orang, maka jumlah mahasiswa perempuan adalah …
A. 15
B. 20
C. 22
D. 25
E. 32
Jawaban: D. 25
Pembahasan:
Total perbandingan = 3 + 5 = 8
Jumlah perempuan = 5/8 x 40 = 25
8. Soal Numerik – Soal Cerita
Soal:
Sebuah mesin dapat menyelesaikan suatu pekerjaan dalam 6 jam. Mesin lain dapat menyelesaikan pekerjaan yang sama dalam 4 jam. Jika kedua mesin bekerja bersama, pekerjaan tersebut selesai dalam …
A. 2 jam
B. 2,4 jam
C. 3 jam
D. 4 jam
E. 5 jam
Jawaban: B. 2,4 jam
Pembahasan:
Kecepatan kerja:
Mesin 1 = 1/6 pekerjaan per jam
Mesin 2 = 1/4 pekerjaan per jam
Total = 1/6 + 1/4 = 5/12
Waktu = 1/ (5/12) = 12/5 = 2,4 jam
9. Soal Verbal – Antonim
Soal:
Lawan kata yang paling tepat dari “KONSISTEN” adalah …
A. Stabil
B. Tetap
C. Berubah-ubah
D. Tegas
E. Kuat
Jawaban: C. Berubah-ubah
Pembahasan:
“Konsisten” berarti tetap dan tidak berubah. Antonim paling tepat adalah berubah-ubah.
10. Soal Penalaran Logis – Analitis
Soal:
Semua peserta yang lulus TPA Bappenas mengikuti wawancara.
Sebagian peserta yang mengikuti wawancara tidak diterima.
Pernyataan yang pasti benar adalah …
A. Semua peserta lulus TPA Bappenas diterima
B. Semua peserta wawancara diterima
C. Sebagian peserta lulus TPA Bappenas tidak diterima
D. Semua peserta tidak diterima gagal TPA
E. Sebagian peserta diterima tidak mengikuti wawancara
Jawaban: C. Sebagian peserta lulus TPA Bappenas tidak diterima
Pembahasan:
Karena semua yang lulus TPA ikut wawancara, dan sebagian peserta wawancara tidak diterima, maka sebagian peserta yang lulus TPA bisa tidak diterima.
Tes TPA Bappenas bukan soal siapa yang paling pintar secara akademik, melainkan siapa yang paling siap membaca pola, berpikir logis, dan mengelola waktu. Dengan memahami tipe soal verbal, numerik, dan penalaran logis seperti contoh di atas, peserta bisa menghindari jebakan yang sering membuat nilai turun meski konsep dasarnya sudah dikuasai.
Kunci keberhasilan ada pada latihan yang terarah dan konsisten. Bukan sekadar mengerjakan banyak soal, tetapi mengevaluasi kesalahan dan memahami logika di balik setiap jawaban. Semakin sering berlatih dengan pola yang tepat, semakin besar peluang meraih skor TPA Bappenas yang dibutuhkan untuk lolos seleksi LPDP, CPNS, maupun BUMN.



